STATIC BANNER
160x600
STATIC BANNER
160x600
BILLBOARD
970x250

Mengenal Marilyn vos Savant, Perempuan dengan IQ Tertinggi di Dunia

Retno Anggraini | Beautynesia
Selasa, 06 Dec 2022 14:30 WIB
Mengenal Marilyn vos Savant, Perempuan dengan IQ Tertinggi di Dunia

Marilyn vos Savant adalah kolumnis majalah New York, pengusaha, dan penulis drama. Namun, klaim ketenarannya yang populer adalah kecerdasannya. Dengan skor IQ 228, Marilyn vos Savant dikenal sebagai perempuan dengan IQ tertinggi dan sering disebut sebagai orang terpintar di dunia.

Dengan segala pertimbangan sebagai pemegang rekor dunia untuk IQ tertinggi, Marilyn vos Savant menjalani masa kecil yang biasa-biasa saja. Lahir di St. Louis, Missouri pada 11 Agustus 1946, Marilyn berasal dari keluarga penambang batu bara biasa dan orangtuanya adalah imigran Jerman dan Italia.

Fakta menarik seperti yang dilansir dari All Thats Interesting, nama Savant mengacu pada orang terpelajar, nama yang cocok untuknya dalam retrospeksi. Tumbuh dewasa, Marilyn adalah siswa yang unggul dalam sains dan matematika. Namun ketika Marilyn berusia 10 tahun, hidupnya berubah.

Menjadi Terkenal dengan IQ Tertinggi di Dunia

Profil Marilyn vos Savant
Marilyn vos Savant/Foto: Getty Images/Pascal Perich

Kecerdasan Marilyn muda diuji menggunakan dua jenis tes IQ. Salah satunya adalah tes IQ Stanford-Binet yang berfokus pada kemampuan verbal, dengan menggunakan lima komponen sebagai indikator kecerdasan dan pada awalnya dirancang untuk mengukur kekurangan mental pada anak-anak.

Tes lain yang dilakukan Marilyn adalah Tes Mega Hoeflin. Di tes kedua ini, Marilyn mencetak skor IQ sebesar 228, membuat namanya terdaftar dalam Guinness Book of World Records Hall of Fame untuk IQ Tertinggi dari tahun 1986 hingga 1989. Namun, perdebatan tentang keakuratan mengukur kecerdasan menggunakan tes IQ pun muncul, sehingga kategori IQ tertinggi dihentikan pada tahun 1990, menjadikan Marilyn orang terakhir yang diketahui memegang rekor tersebut.

Profil Marilyn vos Savant
Marilyn vos Savant/Foto: Instagram.com/strongshe_

Terlepas dari kecerdasannya yang tinggi, Marilyn mengatakan bahwa orangtuanya memperlakukan dia seperti anak-anak lain. Tidak hanya pandai di bidang sains dan matematika saja, Marilyn juga mengembangkan hasrat untuk menulis. Saat remaja, dia bekerja di toko kelontong ayahnya sambil mengirimkan tulisan ke majalah lokal dengan nama samaran.

Berbeda dari orang-orang pintar yang memutuskan untuk kuliah di universitas Ivy League, Marilyn justru mendaftar di Meramec Community College dan kemudian belajar filsafat di Universitas Washington. Namun, dia putus kuliah setelah dua tahun untuk membantu menjalankan bisnis investasi keluarga.

Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE