STATIC BANNER
160x600
STATIC BANNER
160x600
BILLBOARD
970x250

Mengenal Penyebab dan Dampak Bandwagon Effect, Fenomena Ikut-ikutan Tren yang Lagi Viral

Retno Anggraini | Beautynesia
Kamis, 17 Feb 2022 23:30 WIB
Mengenal Penyebab dan Dampak Bandwagon Effect, Fenomena Ikut-ikutan Tren yang Lagi Viral

Beauties, apakah kamu selalu ingin mengikuti tren yang sedang viral? Atau mungkin kamu selalu mengikuti gaya fashion influencer yang lagi naik daun? Kondisi ini dikenal dengan istilah bandwagon effect.

Bandwagon effect merupakan istilah untuk menggambarkan fenomena seseorang yang cenderung mengikuti suatu tren, mulai dari gaya berpakaian hingga perilaku sosial. Contoh perilaku bandwagon effect yang sering dijumpai dalam kehidupan sehari-hari adalah mengikuti pola diet yang sedang dijalankan para artis hingga membuat konten media sosial yang sedang ramai diperbincangkan.

Meskipun tidak berbahaya, perilaku ini ternyata bisa menimbulkan beberapa dampak buruk bagi kehidupan, lho! Lantas, apa yang menyebabkan seseorang gemar 'ikut-ikutan' sebuah tren? Yuk, pahami tiga penyebab utama dan dampak bandwagon effect di bawah ini yang telah dirangkum dari berbagai sumber.

Pemikiran Kelompok

Penyebab bandwagon effect
Penyebab bandwagon effect/Foto: Freepik.com/wayhomestudio

Adanya tekanan yang diberikan oleh orang-orang di sekitar dapat memicu seseorang terjerat dalam bandwagon effect. Jadi, ketika seseorang tidak berperilaku sesuai dengan lingkungannya dapat membuat mereka kesulitan bersosialisasi. Tidak hanya itu, tren yang sedang ramai diperbincangkan banyak orang juga bisa membuat seseorang 'latah' untuk mengikuti tren tersebut demi meraih popularitas di media sosial.

Keinginan untuk Diakui Dalam Suatu Kelompok

Penyebab bandwagon effect
Penyebab bandwagon effect/Foto: Freepik.com/katemangostar

Beauties, pernah tidak melihat seseorang yang ikut-ikutan memakai model pakaian yang tengah viral karena teman satu kelompoknya memiliki pakaian yang sama? Perasaan ingin diakui dalam kelompok seperti ini dapat menjadi penyebab bandwagon effect, lho! Lantas, mengapa dilakukan? Semua karena orang tersebut ingin diterima dalam kelompoknya.

Ketakutan akan Dikucilkan

Penyebab bandwagon effect
Penyebab bandwagon effect/Foto: Pexels.com/cottonbro

Masih ada, lho, orang yang di-bully karena tidak mengikuti tren yang sedang viral. Padahal tidak semua orang wajib mengikuti tren tersebut. Karena takut akan perbuatan yang tidak menyenangkan atau dikucilkan inilah yang juga membuat seseorang mengikuti tren yang sedang viral.

Dampak Bandwagon Effect

Mengikuti suatu tren sebenarnya merupakan hal yang umum dilakukan oleh manusia. Tapi, bandwagon effect bisa merugikan jika kamu tidak selektif dalam mengikuti tren. Contohnya tren fitur Add Yours yang beberapa waktu lalu viral di kalangan pengguna Instagram. Tren ini bisa mengungkapkan data pribadi yang mana bisa disalahgunakan oleh oknum tidak bertanggung jawab.

Dampak positif bandwagon effect
Dampak positif bandwagon effect/Foto: Pexels.com/Andrea Piacquadio

Namun di sisi lain, bandwagon effect tidak selalu memberikan dampak negatif, Beauties. Misal kamu berada dalam suatu kelompok yang gemar hidup sehat, kamu pun akan terdorong untuk mengubah pola hidup kamu agar lebih sehat dari sebelumnya. Bahkan kamu bisa merencanakan olahraga bersama-sama dengan kelompok tersebut.

Baik buruknya bandwagon effect tergantung dari bagaimana kamu menyikapinya dan di lingkungan seperti apa kamu berada. Ingat, jangan sampai mengikuti tren yang bisa menghilangkan jati diri kamu dan mengabaikan keamanan hidup hanya demi popularitas, ya!

***

[Gambas:Video Beautynesia]

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk, gabung ke komunitas pembaca Beautynesia, B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

(naq/naq)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE