Perlu Dihindari, 6 Daftar Kebiasaan Pagi yang Bikin Brain Fog

Nindya Putri Hermansyah | Beautynesia
Selasa, 15 Sep 2026 20:00 WIB
3. Kurang Cahaya Matahari dan Minum Air Putih
Ilustrasi membuka tirai dan minum air putih/Freepik: tirachardz

Pernah nggak, Beauties, baru bangun tidur tapi rasanya otak masih loading? Mau mulai kerja atau kuliah, tapi susah fokus, gampang terdistraksi, dan rasanya butuh waktu lama sampai benar-benar “melek”?

Bisa jadi bukan cuma karena kurang tidur. Kebiasaan pagi yang kamu lakukan setelah membuka mata juga bisa memengaruhi rasa waspada dan kemampuan berkonsentrasi. Yuk, cek apakah kamu masih sering melakukan beberapa kebiasaan yang bisa bikin pagi terasa lebih foggy berikut ini.

1. Langsung Mengecek Ponsel

Ilustrasi bermain ponsel di pagi hari/Freepik: Magnific

“Cuma mau lihat jam” tapi tahu-tahu sudah buka WhatsApp, Instagram, TikTok, sampai email kerja. Siapa yang begini juga, Beauties? 

Masalahnya bukan sekadar memegang ponsel setelah bangun. Penggunaan ponsel yang intens dapat menuntut perhatian dan membuat otak harus terus berpindah dari satu informasi ke informasi lain. Dilansir dari Scientific Reports melalui PubMed, penggunaan smartphone selama 45 menit dapat meningkatkan rasa lelah mental dan kantuk serta menurunkan kewaspadaan dan kemampuan inhibisi.

Jadi, kalau baru bangun kamu langsung tenggelam dalam notifikasi dan media sosial, coba kasih jeda sebentar. Bangun, minum, buka tirai, dan bereskan diri dulu sebelum mulai scrolling.

2. Melewatkan atau Menunda Sarapan

Ilustrasi sarapan/freepik: tirachardz

Kalau kamu sering berpikir, “Nanti aja sarapannya, belum lapar” sebenarnya nggak selalu masalah. Kebutuhan sarapan memang bisa berbeda pada setiap orang. Tapi, kalau kamu merasa lebih sulit fokus ketika melewatkan makan pagi, ada penelitian yang bisa menjelaskan kemungkinan hubungannya.

Sarapan memberikan asupan energi setelah tubuh tidak mendapat makanan selama beberapa jam saat tidur. Beberapa penelitian menemukan adanya manfaat sarapan terhadap aspek kognitif tertentu, terutama memori.

Dilansir dari PubMed, orang dewasa sehat yang sarapan memiliki keuntungan kecil tetapi cukup konsisten pada kemampuan memori, khususnya delayed recall.  Jadi, Beauties, nggak harus memaksakan sarapan dalam porsi besar. Kalau memang belum terlalu lapar, pilih sesuatu yang ringan dan bergizi daripada membiarkan tubuh tanpa asupan sampai siang untuk menghindari brain fog di pagi hari.

3. Kurang Cahaya Matahari dan Minum Air Putih

Ilustrasi membuka tirai dan minum air putih/Freepik: tirachardz

Setelah bangun tidur, coba jangan langsung menutup diri di kamar, karena itu merupakan salah satu kebiasaan buruk di pagi hari. Coba buka tirai atau keluar sebentar untuk mendapat cahaya matahari pagi, lalu minum air putih agar tubuh kembali terhidrasi setelah tidur semalaman.

Dilansir dari PubMed, paparan cahaya dapat membantu meningkatkan kewaspadaan, sementara kondisi kurang cairan dalam beberapa penelitian dikaitkan dengan perubahan pada perhatian dan fungsi kognitif.

Jadi, sebelum sibuk buka HP atau mulai aktivitas, coba buka jendela dan minum segelas air dulu, Beauties!

4. Bangun Tidur Terlalu Mendadak

Ilustrasi bangun tidur terlalu mendadak/Freepik: gpointstudio

Pernah atau tidak, alarm baru bunyi langsung loncat dari kasur karena takut telat? Badan memang sudah bangun, tapi otak rasanya masih ketinggalan di bantal. Kondisi ini disebut sleep inertia, yaitu periode ketika seseorang masih merasa mengantuk, kurang waspada, atau mengalami penurunan performa sesaat setelah bangun tidur.

Dilansir dari PubMed, sleep inertia merupakan kondisi sementara setelah bangun yang ditandai dengan rasa mengantuk dan penurunan performa kognitif atau sulit fokus di pagi hari. Kondisi ini biasanya berkurang seiring bertambahnya waktu setelah bangun dan dapat menjadi lebih berat ketika seseorang kurang tidur atau terbangun dari tidur yang lebih dalam.

5. Tidak Melakukan Aktivitas Fisik di Pagi Hari

Ilustrasi stretching/Freeppik: tirachardz

Beauties nggak perlu langsung olahraga satu jam setelah bangun, kok. Jalan kaki sebentar, stretching, atau sekadar bergerak sambil membereskan kamar juga sudah membuat tubuh lebih aktif daripada langsung rebahan lagi.

Aktivitas fisik tidak hanya berkaitan dengan kebugaran tubuh, tetapi juga fungsi otak. Dilansir dari PubMed, kalau pagi-pagi kamu merasa otak masih blank, coba jangan langsung duduk berjam-jam. Gerak sebentar dulu, stretching, jalan keliling rumah, atau melakukan pekerjaan rumah ringan.

6. Konsumsi Makanan atau Minuman Tinggi Gula

Ilustrasi larangan mengonsumsi manis/Freepik: benzoix

Minum kopi susu dengan tambahan sirup atau minuman manis memang terasa nikmat buat menemani pagi. Tapi kalau hampir setiap pagi sarapannya didominasi minuman manis, pastry, atau makanan tinggi gula, sebaiknya mulai diperhatikan, Beauties.

Hubungan antara konsumsi gula dan fungsi otak memang nggak sesederhana “makan gula langsung bikin brain fog”. Dilansir dari PubMed, terdapat hubungan antara konsumsi gula tambahan dan risiko gangguan kognitif. Jadi, bukan berarti Beauties harus menghapus gula dari menu sepenuhnya. Yang penting jangan menjadikan makanan dan minuman tinggi gula sebagai menu pagi utama setiap hari. Lebih oke kalau dipadukan dengan protein, serat, dan makanan bergizi lainnya.

Jadi, Beauties, besok pagi coba jangan langsung gas buka HP setelah alarm bunyi, ya! Kasih tubuh waktu buat bangun, minum air, cari cahaya, dan gerak sedikit, siapa tahu pagimu jadi terasa jauh lebih “nyala”.

__

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(ria/ria)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE