Pintar dan Bernyali Besar, Ini 5 Jurnalis Perempuan Pemberani yang Meliput Daerah Konflik dan Peperangan

Salsabila Pratiwi | Beautynesia
Senin, 23 May 2022 23:30 WIB
Pintar dan Bernyali Besar, Ini 5 Jurnalis Perempuan Pemberani yang Meliput Daerah Konflik dan Peperangan
Bushra Al-Twaeel/Foto: Palestina Komitee/Middle East Monitor

Beauties, berita yang kamu akses dari seluruh penjuru dunia adalah salah satu hasil dari pekerjaan seorang jurnalis. Yup, tugas utama seorang jurnalis yaitu melaporkan dan menyiarkan berita. Lalu, bagaimana dengan berita tentang peperangan dan negara yang sedang berkonflik?

Tugas dan tanggung jawab yang diemban oleh jurnalis yang meliput keadaan perang dan negara konflik tak main-main karena berisiko sangat tinggi. Seperti beberapa waktu lalu, wartawan veteran Al Jazeera, Shireen Abu Akleh, tewas ditembak tentara Israel saat meliput operasi penyerbuan pasukan Israel di kamp pengungsi Jenin di Tepi Barat.

Penuh dengan nyali yang besar, berikut beberapa jurnalis perempuan pemberani yang bertugas untuk meliput perang dan daerah konflik. Dirangkum dari Literary Ladies Guide, yuk simak!

Margaret Bourke-White 

Alasan Mengapa Masyarakat Harus Berhenti Menghalangi Perempuan Untuk Mewujudkan Mimpinya
Margaret Bourke White Foto: fineartamerica.com/Everett

Margaret Bourke adalah koresponden perang perempuan Amerika pertama dan fotografer asing pertama yang diizinkan mengambil foto rencana lima tahun Soviet. Pada tahun 1929, Bourke-White menjadi associate editor dan staf fotografer untuk majalah Fortune dan kemudian pada tahun 1936 menjadi jurnalis foto perempuan pertama untuk majalah Life.

Pada tahun 1941 ia melakukan perjalanan ke Uni Soviet ketika Jerman melanggar pakta non-agresi dan merupakan satu-satunya fotografer asing di Moskow ketika pasukan Jerman menyerbu. 

Dickey Chapelle

Alasan Mengapa Masyarakat Harus Berhenti Menghalangi Perempuan Untuk Mewujudkan Mimpinya
Dickey Chapelle/Foto: bbc.co.uk/BBC News

Dickey Chapelle adalah seorang jurnalis foto Amerika yang dikenal karena karyanya dengan National Geographic dari Perang Dunia II hingga Perang Vietnam. Tak kenal takut ketika harus meliput sebuah cerita, Chapelle dipenjara selama dua bulan selama Revolusi Hongaria tahun 1956 ketika dia ditangkap oleh Rusia dan dituduh sebagai mata-mata.

Sedihnya, Chapelle merupakan  koresponden perempuan pertama yang terbunuh dalam aksi. Saat meliput Perang Vietnam, ranjau darat meledak dan lehernya dipukul dengan pecahan peluru. Dickey Chapelle dimakamkan dengan penghormatan militer. 

Clarissa Ward

Alasan Mengapa Masyarakat Harus Berhenti Menghalangi Perempuan Untuk Mewujudkan Mimpinya
Clarissa Ward/Foto: cnn.com/CNN

Clarissa Ward adalah kepala koresponden internasional CNN yang sebelumnya telah meliput cerita seperti Perang Afghanistan, Penangkapan Saddam Hussein, perang Israel-Lebanon untuk beberapa jaringan berita terkenal. 

Ward awalnya meliput gerakan perang pertama Rusia dari Kharkiv. Setelah pindah ke Kyiv, dia fokus pada kemajuan pasukan Rusia, pelarian pengungsi Ukraina dan  menjadi yang pertama di antara jurnalis yang melaporkan situasi kemanusiaan saat perang. 

Holly Williams

Alasan Mengapa Masyarakat Harus Berhenti Menghalangi Perempuan Untuk Mewujudkan Mimpinya
Holly Williams/Foto: cbs.news/CBS News

Williams memulai kariernya dengan meliput Olimpiade Musim Panas 2008 di China dan kemudian meliput perang di Irak, Yaman, Suriah, Pakistan, Afghanistan, Libya, dan Gaza. Dia juga telah menerima penghargaan untuk liputannya tentang organisasi teroris ISIS. Sekarang, ia merupakan koresponden untuk CBS News dan meliput wilayah Ukraina Timur selama perang. 

Bushra Al-Taweel

Alasan Mengapa Masyarakat Harus Berhenti Menghalangi Perempuan Untuk Mewujudkan Mimpinya
Bushra Al-Twaeel/Foto: Palestina Komitee/Middle East Monitor

Jurnalis Palestina Bushra Al-Taweel pernah dipenjara oleh pasukan Israel untuk keempat kalinya dalam beberapa tahun terakhir. Ia ditangkap di sebuah pos pemeriksaan di Nablus pada 22 Maret 2022, dan akan dipenjara selama tiga bulan tanpa pengadilan atau dakwaan. 

Al-Taweel juga merupakan juru bicara Jaringan Media Aneen Al-Qaid, sebuah kantor berita lokal yang khusus meliput berita tentang tahanan Palestina dan tahanan politik.

***

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk, gabung ke komunitas pembaca Beautynesia, B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

(naq/naq)
CERITA YUK!
Theme of The Month :

Theme of The Month :

Theme of The Month :

Theme of The Month :

Theme of The Month :

Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE