sign up SIGN UP

Mengenal Satta Sheriff, Perempuan Liberia yang Aktif Suarakan Anti Kekerasan Seksual dan Pernikahan Dini

Riswinanti Pawestri Permatasari | Beautynesia
Selasa, 17 May 2022 09:00 WIB
Mengenal Satta Sheriff, Perempuan Liberia yang Aktif Suarakan Anti Kekerasan Seksual dan Pernikahan Dini
caption

Kekerasan seksual dan paksaan menikah dini seolah menjadi masalah yang tak pernah tuntas menimpa kaum perempuan. Hal ini menjadi kegelisahan Satta Sherif, perempuan muda asal Liberia yang tak pernah gentar mengampanyekan perlawanan terhadap pelanggaran hak dan martabat kaum perempuan.

Hingga saat ini, telah banyak pencapaian yang diraih dan membuatnya menjadi pelopor gen Z yang melawan kekerasan pada perempuan. Perjuangan Satta Sheriff ini juga telah menarik perhatian banyak pihak, termasuk filantropis Melinda Gates. Bagaimana kisah hidup dan perjuangannya? Dirangkum dari Glamour, yuk simak!

Mengenal Satta Sheriff

Satta Sheriff/Foto: Instagram.com/satta_f_sheriff_
Satta Sheriff/Foto: Instagram.com/satta_f_sheriff_

Satta Fatumata Shetiff adalah seorang aktivis hak asasi manusia (HAM) asal Liberia, yang juga menjabat sebagai Founder dan Direktur Eksekutif AJHR (Action for Justice and Human Rights). Dia masuk dalam daftar 100 Anak Muda Paling Berpengaruh Afrika, dan kini menjadi salah satu Young Leader untuk program SDSs (Sustainable Development Goals) yang dicanangkan PBB.

Selain itu, dia juga pernah menjadi pembicara dalam Parlemen Anak Liberia. Uniknya, dia telah menjadi aktivis HAM sejak usia 9 tahun, dan terus berjuang hingga kini.

Perjalanan Inspiratif Satta Sheriff

Satta Sheriff/Foto: Instagram.com/satta_f_sheriff_
Satta Sheriff/Foto: Instagram.com/satta_f_sheriff_

Menjadi aktivis di usia belia memang bukan hal yang bisa kita temukan setiap hari. Namun Satta punya alasan kuat kenapa dia memutuskan untuk berjuang di bidang tersebut.

Saat usia 9 tahun, dia menemukan kasus seorang perempuan berusia 13 tahun yang akan menikah dengan pria 39 tahun. Dia merasa hal itu sama sekali tidak benar dan berusaha menghentikannya. Usahanya berhasil, dan sejak saat itu dia terus berjuang membela hak-hak asasi manusia, terutama perempuan.

Pada usia 13 tahun, dia dipercaya menjadi pendidik sejawat untuk menekan diskriminasi terhadap anak atau orang dewasa yang terjangkit HIV/AIDS. Dia juga memimpin tim bernama “Daughters of the Kings” yang memberikan informasi dan pendidikan terkait kesehatan reproduksi, kekerasan dan eksploitasi seksual, kehamilan di usia remaja, serta isu sejenis.

Dalam perjalanannya, dia telah menangani berbagai kasus, mulai dari perkosaan perempuan 13 tahun oleh pejabat hingga kasus pembunuhan Alvin & Ruben Paye. Hal ini membuatnya menjadi sosok yang semakin disegani.

Penghargaan dari Melinda Gates

Satta Sheriff/Foto: Instagram.com/satta_f_sheriff_
Satta Sheriff/Foto: Instagram.com/satta_f_sheriff_

Aksinya sebagai aktivis mendapat sambutan baik dari dunia internasional. Pada tahun 2021, dia mendapat penghargaan Campaign Awards dari Gates Foundations dalam ajang Goalkeepers Global Goals Awards. Ajang ini digelar demi memberikan penghargaan pada pejuang SDGs.

Bukan Penghargaan Pertama

Satta Sheriff/Foto: Instagram.com/satta_f_sheriff_
Satta Sheriff/Foto: Instagram.com/satta_f_sheriff_

Penghargaan dari Gates Foundations bukan yang pertama kali untuk Satta Sherif. Jauh sebelumnya, dia pernah mendapat penghargaan Diana Princess of Wales Active Campaigner Awards berkat usahanya memperjuangkan hak anak-anak dan perempuan di Liberia. Selain menjadi speaker dan menjadi salah satu orang berpengaruh di Afrika, dia juga menjadi pendidik di sejumlah program, terutama yang ditujukan untuk kaum perempuan.

Harapan di Masa Depan

Satta Sheriff/Foto: Instagram.com/satta_f_sheriff_
Satta Sheriff/Foto: Instagram.com/satta_f_sheriff_

Satta Sheriff saat ini sedang menjalani pendidikan di Universitas Winttenburg, Ohio, AS berkat beasiswa yang diperoleh. Ke depannya dia bertekad akan terus memperjuangkan hak asasi manusia, terutama untuk meminimalisir kekerasan terhadap perempuan dan pernikahan dini. Dia ingin terus memberdayakan orang dan mengusahakan perubahan.

“Saya tak mau jadi korban kekerasan berikutnya,” ungkapnya saat wawancara dengan Glamour Magazine.

Semoga semangat dan kisah dari Satta Sheriff bisa menginspirasi dan memotivasi kamu ya, Beauties!

***

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk, gabung ke komunitas pembaca Beautynesia, B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

(naq/naq)

Our Sister Site

mommyasia.id