STATIC BANNER
160x600
STATIC BANNER
160x600
BILLBOARD
970x250

Raja Charles III Kirim Ucapan Duka Cita atas Tragedi Kanjuruhan, Ini Reaksi Netizen Indonesia!

Rayoga Firdaus | Beautynesia
Kamis, 06 Oct 2022 11:00 WIB
Raja Charles III Kirim Ucapan Duka Cita atas Tragedi Kanjuruhan, Ini Reaksi Netizen Indonesia!

Tragedi Kanjuruhan di Malang pada 1 Oktober 2022 juga turut menarik atensi dunia internasional termasuk Raja Charles III. Penguasa yang baru naik takhta tersebut turut menyampaikan ucapan bela sungkawa kepada masyarakat Indonesia melalui media sosial resmi Kerajaan Inggris.

"Saya dan istri saya sangat sedih mendengar hilangnya nyawa dan cedera pada pertandingan sepak bola di Malang pada 1 Oktober.

Saya menyampaikan belasungkawa yang tulus kepada Anda, keluarga yang terkena dampak dan rakyat Republik Indonesia di masa yang sulit ini," tulisnya.

Unggahan tersebut juga ramai dikomentari para netizen Indonesia yang mengucapkan terima kasih atas kepeduliannya.

"Thank you from Indonesia, Your Majesty🙏" tulis salah satu akun.

Yang lain bahkan ada yang memakai bahasa Jawa, "Matur nuwun King".

[Gambas:Instagram]

Melansir dari Detik, per 5 Oktober 2022 berdasarkan laporan terbaru dari pihak Kepolisian jumlah korban jiwa telah mencapai 131 orang.

Presiden Jokowi sendiri telah mengunjungi korban luka dan selamat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Saiful Anwar, Kota Malang, Jawa Timur, pada Rabu, 5 Oktober 2022. Beliau juga turut menyerahkan santunan sebesar Rp50 juta.

Presiden Jokowi tinjau Stadion Kanjuruhan, MalangPresiden Jokowi tinjau Stadion Kanjuruhan, Malang/ Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden

"Saya sudah menyampaikan kepada para pasien korban bahwa seluruh biaya untuk perawatan ditanggung oleh pemerintah (pusat) dan pemerintah daerah," ujarnya seperti dikutip dari laman Presiden RI.

Presiden Jokowi juga menyatakan bahwa dirinya telah dihubungi oleh FIFA terkait upaya memperbaiki manajemen persepakbolaan Indonesia.

"Senin malam saya sudah telepon kepada Presiden FIFA, Gianni Infantino. Beliau menyampaikan, kalau diperlukan FIFA bisa membantu memperbaiki tata kelola persepakbolaan Indonesia. Beliau menyampaikan kesanggupannya itu," jelasnya.

Tragedi Kanjuruhan tak hanya jadi catatan kelam dunia olahraga sepakbola Indonesia tapi juga internasional. Terparah kedua, setelah tragedi kerusuhan di Estadio Nacional, Lima di Peru pada 24 Mei 1964 dengan korban jiwa mencapai 328 orang.

---

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk gabung ke komunitas pembaca Beautynesia B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

(raf/raf)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE