Remaja 14 Tahun Ciptakan Sabun untuk Obati Kanker Kulit, Harganya Cuma Rp7 Ribuan! Ini Kisahnya

Riswinanti Pawestri Permatasari | Beautynesia
Rabu, 01 Nov 2023 14:30 WIB
Meraih Kemenangan di Young Science Challenge
Heman Bekele dan Deborah Isabelle/Foto: Discovery Education 2023

Tingginya risiko kematian akibat kanker kulit telah menjadi keprihatinan bagi semua orang selama beberapa dekade terakhir. American Cancer Society melaporkan bahwa penyakit ini telah merenggut lebih dari 57.000 nyawa pada tahun 2020.

Selain itu, sebuah penelitian yang dilaporkan oleh International Agency for Research on Cancer melaporkan bahwa bahwa angka kasus kanker kulit diprediksi akan meningkat hingga 50 persen antara tahun 2020 hingga 2040.

Namun di tengah kekhawatiran tersebut, seorang remaja yang baru berusia 14 tahun berhasil memberikan harapan. Heman Bekele dari Annandale, Virginia berhasil menemukan cara sederhana untuk mengobati penderita kanker kulit hanya dengan sabun batang.

Bagaimana cara kerjanya? Seperti apa orang publik terkait penemuan ini? Berikut kisahnya!

Bagaimana Sabun Batang Bisa Mengobati Kanker?

Heman Bekele Memperkenalkan Sabun Anti Kanker Kulit/Foto: Discovery Education 2023
Heman Bekele Memperkenalkan Sabun Anti Kanker Kulit/Foto: Discovery Education 2023

Melansir Insider, melanoma treating soap (MTS) yang dikembangkan Heman mengandung molekul-molekul tertentu yang membantu menghidupkan kembali sel-sel kekebalan (dendritik) sehingga mereka mampu melawan melanoma atau sel-sel kanker kulit.

Penggunaan sabun sendiri dipilih karena umumnya lebih murah sehingga diharapkan bisa terjangkau oleh semua orang. Melansir USA Today, produk tersebut harganya kurang lebih 0,5 USD, atau sekitar Rp7 ribuan.

Konsep mengaktifkan pertahanan alami tubuh ini sebenarnya sudah diterapkan pada pengobatan dengan krim topikal untuk mengobati kutil kelamin. Dengan metode yang sama, Bekele berusaha mengembangkannya untuk mengatasi gangguan kanker kulit. Walau penelitian lebih lanjut masih diperlukan, namun gagasan ini dianggap cukup brilian untuk pengobatan kanker kulit.

Meraih Kemenangan di Young Science Challenge

Heman Bekele dan Deborah Isabelle/Foto: Discovery Education 2023

Sementara anak-anak seusianya masih sibuk bermain video atau ponsel, Heman Bekele justru melakukan penelitian untuk gagasannya tersebut. Bekele kemudian membawa penemuan ini ke ajang Young Science Challenge 2023 yang diselenggarakan oleh 3M.

Penemuan tersebut dinilai sangat mengesankan sehingga Bekele ditetapkan pemenang dan mendapatkan hadiah sebesar 25 ribu USD (lebih dari Rp396 juta menurut kurs 31 Oktober 2023).

Bekele bekerja dengan bantuan Deborah Isabelle, seorang spesialis teknik produk yang bertindak sebagai pembimbing. Sang mentor mengungkapkan bahwa Bekele adalah sosok yang cerdas, baik hati, menginspirasi, dan sangat enerjik. Terlepas dari kecerdasannya, hal paling penting dari Bekele adalah memiliki mimpi besar untuk membuat dunia lebih baik.

Terinspirasi Pengalaman Masa Kecil

Heman Bekele dan Ibunya, Muluemebet Getachew/Foto: Discovery Education 2023

Ide mengobati kanker kulit dengan sabun batang ternyata muncul karena diilhami oleh masa kecilnya di Ethiopia. Sebelum pindah ke Amerika pada usia 4 tahun, Bekele selalu melihat orang-orang yang bekerja keras di bawah terik matahari. Kondisi yang sangat berisiko itu memotivasinya untuk melakukan penelitian tentang kanker kulit.

"Di sana, saya selalu melihat orang-orang yang terus-menerus bekerja di bawah sinar matahari panas," ungkapnya sebagaimana dilansir dari Washington Post.

"Dalam penelitian ini, saya ingin membuat ide saya menjadi sesuatu yang tidak hanya hebat dari segi ilmu pengetahuan, tetapi juga dapat diakses oleh sebanyak mungkin orang," lanjutnya.

Masih Punya Mimpi yang Lebih Besar

Heman Bekele dan Deborah Isabelle/Foto: Discovery Education 2023

Heman Bekele berharap bahwa penemuannya bisa menjadi simbol harapan dan aksesibilitas, di mana pengobatan kanker kulit dapat dijangkau oleh semua orang. Namun tidak berhenti sampai di situ, Bekele berharap bisa memproduksi sabun tersebut dalam skala lebih besar untuk membantu lebih banyak orang.

Isabelle selaku mentor telah mempertemukan Heman Bekele dengan para ilmuwan yang mengkhususkan diri dalam produk medis. Sebagai bagian dari rencana lima tahunnya, ia sedang berusaha mengantongi persetujuan dari Food and Drug Administration (FDA) dan memulai organisasi nirlaba untuk mendistribusikan sabun tersebut.

Semoga bisa menjadi awal yang baik, ya!

***

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk gabung ke komunitas pembaca Beautynesia, B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

(naq/naq)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.