sign up SIGN UP

Sadar Putrinya Dibully di Sekolah, Sang Ayah Tulis Catatan Mengharukan di Bekal Makan Siang Anak Setiap Hari!

Camellia Quinita Ramadhani | Beautynesia
Rabu, 22 Jun 2022 22:00 WIB
Sadar Putrinya Dibully di Sekolah, Sang Ayah Tulis Catatan Mengharukan di Bekal Makan Siang Anak Setiap Hari!
Chris Yandle dan Putrinya Addison/Foto: Instagram/@chrisyandle

Semua orangtua menginginkan yang terbaik untuk anaknya. Apapun akan dilakukan untuk memberi anak kebahagiaan, rasa aman, dan rasa nyaman. Cerminan kasih sayang ini dapat dilihat dari kisah seorang ayah dari Louisiana, Amerika Serikat, yang mencoba menenangkan kecemasan putrinya di sekolah baru.

Dilansir dari laman People.com, Dr. Chris Yandle menyadari ada yang berbeda dari sikap anaknya pada Agustus tahun 2017 silam. Addison, putrinya yang saat itu baru duduk di bangku kelas 4 sekolah dasar, tiba-tiba menjadi lebih pendiam dari biasanya. Addison juga menjadi lebih cemas saat harus berangkat ke sekolah.

“Kemudian kamu menyadari bahwa dia menjadi bahan perundungan oleh temannya,” ujar Chris yang dikutip dari laman People.com.

Dr. Chris Yandle dan Addison/Foto: Instagram/ @chrisyandle
Dr. Chris Yandle dan Addison/Foto: Instagram/ @chrisyandle

Masa sulit yang dialami oleh Addison di sekolah bisa jadi merupakan imbas dari kepindahan keluarga Chris dari Georgia ke Louisiana karena pekerjaan baru Chris. Chris merasa bersalah dan merasa bertanggung jawab atas kecemasan yang dialami Addison di sekolah barunya.

“Saat itu, aku tidak bisa memaafkan diriku sendiri akibat kehilangan pekerjaan lamaku sehingga keluargaku harus pindah rumah ke Louisiana. Aku membenci diriku sendiri karena hal itu,” ujarnya.

Untuk menebus rasa bersalahnya, Chris mencoba untuk meredakan kecemasan Addison dengan menjalin komunikasi yang lebih intensif dengannya setiap hari. Inilah yang mendasari ide Chris untuk menempelkan sebuah catatan singkat berisi pengingat dan kata-kata bijak di atas bekal makan siang Addison. Dalam setiap kata-kata yang ditulisnya, Chris berharap ia bisa mengurangi rasa bersalahnya dengan cara membangun hubungan lebih baik dengan Addison.

Salah satu kutipan yang ia berikan pada Addison berbunyi “Berbuat baiklah pada sesama. Tidak semua orang akan terlihat sepertimu. Belajarlah untuk menemukan keunikan dan hal spesial yang ada dalam diri orang lain. Kamu punya kekuatan untuk mengubah hidup orang lain!”

“Dalam pikiranku, ku kira mendapat coretan catatan dari ayah di tas bekalnya mungkin akan membuatnya tersenyum atau membuat harinya lebih baik,” terang Chris. “Bagiku, yang kulakukan sama dengan mengatakan ‘aku di sini’ tanpa harus benar-benar duduk di sampingnya saat makan siang,” sambungnya.

Catatan Chris Untuk Addison/Foto: Instagram/@chrisyandle
Catatan Chris Untuk Addison/Foto: Instagram/@chrisyandle

Tanpa diduga, catatan tersebut memiliki nilai yang lebih besar dari ekspektasinya. Respon orang-orang yang mengetahui kisah itu dan membaca setiap pengingatnya pada Addison sangat hangat. Hingga pada tahun 2018, total pengingat makan siang yang diberikan kepada Addison mencapai 691 catatan dan dibukukan dengan judul ‘Lucky Enough’.  

Chris mengaku bahwa peluncuran buku berdasarkan catatan Chris kepada Addison tidak pernah dimaksudkan untuk tujuan komersil, apalagi mengharapkan predikat bestseller.

“Jika buku ini berhasil membantu bahkan hanya satu orangtua untuk terhubung lebih baik dengan anak mereka, maka itulah makna buku bestselling bagiku,” ungkapnya.

Chris mengaku, dalam 4 tahun upayanya konsisten menulis untuk Addison, hubungannya dengan Addison semakin dekat. Baginya, dampak tulisannya untuk pembentukan karakter dan moral Addison jauh lebih berharga dibandingkan nilai apapun yang akan didapat Addison di sekolah. Selain Addison, Chris sendiri juga merasakan dampak internal bagi dirinya.

“Setelah 4 tahun menulis catatan, aku belajar banyak tentang diriku sendiri, dan aku akhirnya belajar bagaimana cara untuk memaafkan diri sendiri karena kami tidak akan melakukan percakapan rutin ini jika bukan karena pengalamanku kehilangan pekerjaan di masa lalu. Hubungan kami mungkin akan menjadi sangat berbeda dari sekarang ini,” ucapnya.

“Segalanya mungkin akan berubah di sekolah menengah atas dan di perkuliahan, tapi untuk saat ini, aku tidak menginginkan hal lain selain ini,” sambung Chris menjelaskan kemungkinan yang akan datang.

Wah, mengharukan banget, ya, Beauties!

***

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk, gabung ke komunitas pembaca Beautynesia, B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

(naq/naq)

Our Sister Site

mommyasia.id