Selain 'Berdendang Bergoyang', Ini Sejumlah Konser Musik yang Pernah Dihentikan Polisi Imbas Jumlah Penonton Membludak

Meuthia Khairani | Beautynesia
Sabtu, 05 Nov 2022 17:30 WIB
Selain 'Berdendang Bergoyang', Ini Sejumlah Konser Musik yang Pernah Dihentikan Polisi Imbas Jumlah Penonton Membludak
Ilustrasi konser/Foto: iStock

Diadakannya kembali festival dan konser-konser musik di beberapa kota di Indonesia setelah melewati masa pandemi, seolah menjadi obat kerinduan para pecinta musik yang umumnya anak muda. Salah satunya adalah festival musik “Berdendang Bergoyang” yang semestinya diadakan selama tiga hari, yaitu pada 28/10 hingga 30/10.

Ya, event “Berdendang Bergoyang” yang diadakan di Istora Senayan ini dihentikan oleh polisi pada hari kedua karena terjadi insiden puluhan penonton pingsan dan luka-luka akibat berdesak-desakan. Penyebab keramaian tidak terbendung ini adalah jumlah penonton yang melebihi 10 ribu, yang mana melampaui kapasitas yang diizinkan oleh pihak kepolisian.

Kasus over capacity serupa bukan hanya terjadi di Indonesia dan baru sekarang-sekarang saja lho, Beauties. Kira-kira di negara mana saja dan seberapa parah kekacauan konser yang diakibatkan oleh lalainya penyelenggara konser musik? Simak ceritanya di bawah ini, ya!

1. Woodstock 99 (1999)

Woodstock 99 adalah konser sekuel dari event sebelumnya—Woodstock 69 yang pernah diramaikan oleh Janis Joplin, The Wo, Santana, dan Jimi Handrix—yang diadakan kembali pada tahun 1999.

Pertunjukan musik yang mengusung tema “Tiga Hari Perdamaian dan Musik” ini dihadiri oleh 400 ribu penonton, yang mana melebihi jumlah penonton yang diizinkan oleh pihak kepolisian. Demikian dikutip dari GoodtoKnow.

Dilansir dari iNews UK, sekitar 700 orang harus dirawat karena kelelahan dan dehidrasi sebagai buntut tidak mencukupinya persediaan air minum dan makanan dari tenant F&B di sana.

Membeludaknya jumlah penonton—menurut informasi yang dikutip dari Rolling Stone—diduga akibat adanya penjualan tiket palsu dan calo, serta lalainya pengamanan sehingga banyak penonton yang menyelinap masuk ke area konser. 

2. Konser Travis Scott (2021)

FILE - The crowd watches as Travis Scott performs at Astroworld Festival at NRG park on Friday, Nov. 5, 2021 in Houston. (Jamaal Ellis/Houston Chronicle via AP, File)FILE - The crowd watches as Travis Scott performs at Astroworld Festival at NRG park on Friday, Nov. 5, 2021 in Houston. (Jamaal Ellis/Houston Chronicle via AP, File)/ Foto: Jamaal Ellis/Houston Chronicle via AP, File

Konser yang menampilkan rapper Travis Scott di Astroworld pada tahun 2021 juga menelan banyak korban jiwa, Beauties. Sekitar 50 ribu penonton yang hadir terlibat aksi saling mendorong ke arah panggung agar para penggemar dapat menyaksikan penampilan Travis Scott lebih dekat.

Mengutip informasi dari Marca, konser tersebut merenggut nyawa delapan orang yang usianya berkisar antara 14 sampai 27 tahun. 

3. Konser Fally Ipupa, Kinshasa (2022)

Terbaru, konser musik yang dibintangi Fally Ipupa di Kinshasa (ibukota Kongo) menelan 11 ribu korban jiwa. Konser ini dikacaukan oleh sesaknya 80 ribu penonton yang berdesak-desakan di Stadium of Martyrs, lokasi konser tersebut. Beberapa di antaranya berusaha sebisa mungkin untuk bisa masuk ke area VIP.

Bukan hanya di tragedi Kanjuruhan polisi menembak penonton dengan gas air mata. Sebab, menurut informasi yang beredar di Reuters, pembubaran massa di Kanshasa pun juga diwarnai dengan penembakan dengan alat sejenis.

---

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk, gabung ke komunitas pembaca Beautynesia, B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

(fip/fip)
CERITA YUK!
Theme of The Month :

Theme of The Month :

Theme of The Month :

Theme of The Month :

Theme of The Month :

Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE