Seluk Beluk, Asal Usul, Hingga Tips Aman Ngabuburit saat Pandemi Covid-19

Riswinanti Pawestri Permatasari | Beautynesia
Jumat, 08 Apr 2022 07:15 WIB
Seluk Beluk, Asal Usul, Hingga Tips Aman Ngabuburit saat Pandemi Covid-19
Ilustrasi ngabuburit/Foto: Freepik.com

Ngabuburit pastinya bukan hal asing jika kalian menjalani Ramadan di Tanah Air. Istilah ini merujuk pada kegiatan menunggu waktu berbuka. Inti dari kegiatan ini adalah untuk mengisi waktu agar tidak bosan saat menunggu momen buka puasa.

Namun bukan sekedar kegiatan musiman, ngabuburit ternyata memiliki makna dan sejarah yang menarik untuk diikuti. Jika awalnya hanya dilakukan muda-mudi di Jawa Barat, kini seluruh Indonesia sudah familiar dengan istilah ini. Simak seluk beluk, asal usul, hingga tips aman ngabuburit saat pandemi berikut ini, yuk!

Apa Itu Ngabuburit?

Ilustrasi Makan Sahur/freepik.comIlustrasi Ngabuburit/Foto: Freepik.com

Jika diartikan secara harfiah, ngabuburit adalah aktivitas yang dilakukan untuk menunggu buka puasa. Umumnya kegiatan ini dilakukan pada sore hari, dengan tujuan untuk mengisi waktu saat menunggu azan magrib. Kegiatan yang dilakukan pun cukup bervariasi, mulai dari jalan-jalan, mencari takjil, atau sekadar nongkrong bersama teman atau kerabat. 

Asal-usul Istilah Ngabuburit

Suasana Berbuka Puasa/sumber: freepik.com/Ilustrasi ngabuburit/Foto: Freepik.com

Istilah ngabuburit sendiri berasal dari bahasa Sunda, yaitu burit yang artinya sore hari. Secara lengkap, masyarakat Jawa Barat juga menyebutkan kata-kata ngalantung ngadagoan burit, yang berarti bersantai-santai sambil menunggu waktu sore. 

Seiring populernya kegiatan ini di kalangan masyarakat Sunda, terutama selama bulan Ramadan, istilah burit juga digunakan di berbagai wilayah Indonesia. Menyesuaikan dengan morfologi bahasa Indonesia, burit berkembang menjadi ngabuburit, yang artinya melakukan kegiatan di sore hari.

Dilihat dari arti kata, ngabuburit memang bukan hanya dikhususkan pada bulan Ramadan. Namun karena kegiatan jalan-jalan sore lebih banyak dilakukan saat momen puasa, istilah ini berkembang menjadi sesuatu yang identik dengan Ramadan. 

Ngabuburit di Tanah Air

Seluk-beluk Ngabuburit/Foto: Unsplash.com/Rendy Novantino
Seluk-beluk Ngabuburit/Foto: Unsplash.com/Rendy Novantino

Selain ngabuburit, orang Minang menggunakan istilah malengah puaso untuk kegiatan yang mengalihkan rasa haus dan lapar karena puasa. Selain itu, daerah-daerah di Indonesia juga memiliki cara tersendiri untuk melakukan aktivitas ini.

Di Surabaya, warga membunuh waktu menjelang berbuka dengan melakukan balap perahu layar di sekitar Pantai Kenjeran. Sementara warga Bangka-Belitung memilih untuk berkeliling pulau. Ada pula panjat tebing di Madiun, Kumbohan (mencari ikan) di Lamongan, dan lain-lain.

Sementara itu, warga Bandung dan sejumlah daerah lain kebanyakan memilih mengunjungi pasar kaget yang menjual takjil dan menu buka puasa. Sedangkan masyarakat di sekitar pantai, misalnya Makassar, umumnya menghabiskan waktu sore di tepi laut.

Tips Aman Ngabuburit saat Pandemi

Seluk-beluk Ngabuburit/Foto: Pexels.com/Ketut Subiyanto
Seluk-beluk Ngabuburit/Foto: Pexels.com/Ketut Subiyanto

Kegiatan ngabuburit umumnya adalah jalan-jalan atau berkumpul dengan orang dekat. Namun mengingat saat ini kita masih dalam situasi pandemi, kegiatan ini kurang disarankan karena dikhawatirkan dapat menjadi sumber penyebaran virus COVID-19. Lalu apa yang bisa kita lakukan agar tetap bisa ngabuburit dengan nyaman?

Simak tips aman ngabuburit di saat pandemi berikut ini:

  • Menghabiskan waktu sore dengan memasak sendiri hidangan untuk berbuka.
  • Perhatikan asupan saat buka puasa. Pastikan tetap sehat dan higienis agar terhindar dari penyakit.
  • Jika tidak memungkinkan untuk memasak, kamu bisa memesan makanan secara online untuk menghindari kerumunan.
  • Daripada jalan-jalan dan berkerumunan, olahraga menjelang berbuka puasa jauh lebih bermanfaat.
  • Meluangkan waktu untuk beribadah, terutama membaca Al Quran.
  • Berkumpul dengan orang dekat lewat video call/conference.
  • Jika memang harus ke luar rumah, tetap patuhi protokol kesehatan.

Itulah seluk beluk tentang ngabuburit di Indonesia. Namun karena Ramadan tahun in kita masih berhadapan dengan pandemi Covid-19, jangan lupa tetap mematuhi protokol kesehatan, ya!

***

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk, gabung ke komunitas pembaca Beautynesia, B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

(naq/naq)
CERITA YUK!
Theme of The Month :

Theme of The Month :

Theme of The Month :

Theme of The Month :

Theme of The Month :

Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE