Siswi SMP 13 Tahun Jadi Budak Seks Perwira Polda Sulsel AKBP M: Diiming-imingi Biaya Sekolah Hingga Diancam

Nadya Quamila | Beautynesia
Rabu, 02 Mar 2022 11:45 WIB
Siswi SMP 13 Tahun Jadi Budak Seks Perwira Polda Sulsel AKBP M: Diiming-imingi Biaya Sekolah Hingga Diancam
Siswi SMP 13 tahun di Sulses jadi budak seks oleh oknum perwira polisi AKBP M/Foto: Pexels

Beauties, baru-baru ini ada kisah pilu dari seorang siswi SMP berusia 13 tahun di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Ia diduga menjadi korban pemerkosaan dan dijadikan budak seks selama 5 bulan oleh oknum perwira polisi AKBP M.

Pemerkosaan yang dialami siswi SMP tersebut diduga sudah terjadi sejak Oktober 2021 lalu hingga Februari 2022. Selama 5 bulan lamanya, ia harus memendam trauma, luka, dan rasa sakit yang dialaminya sebelum akhirnya ia menceritakan apa yang ia alami ke keluarganya.

Dugaan pemerkosaan ini langsung viral diberitakan. Saat ini Propam Polda Sulsel langsung turun tangan mengusut dugaan pemerkosaan ini. Simak fakta seputar kasus dugaan pemerkosaan yang dialami oleh siswi SMP berusia 13 tahun di Sulsel berikut ini.

Kronologi Dugaan Pemerkosaan: Jadi Budak Seks Selama 5 Bulan

Pelecehan Seksual di Metaverse/ Foto: Canva/dodidam10Ilustrasi pelecehan seksual/Foto: Canva/dodidam10

Kasus ini pertama kali terungkap ketika korban menceritakan kisah pilunya menjadi budak seks selama 5 bulan ke tantenya yang berada di Kalimantan. Setelah itu, tantenya yang di Kalimantan menceritakan ke keluarga inti korban.

Kakak kandung sulung korban, AI (28) menceritakan kronologi dugaan pemerkosaan oleh oknum perwira AKBP M. Korban dan pelaku tinggal di perumahan yang sama. Kemudian korban bekerja menjadi pembantu di rumah AKBP M pada pertengahan September 2021.  

Namun baru tiga hari bekerja, AKBP M dengan bejatnya langsung mengajak korban untuk berhubungan badan. Korban langsung menolak hal tersebut. 

"(Adik saya) baru 3 hari kerja di situ dia (AKBP M) baru mau mencoba setubuhi saya punya adek tapi adek saya menolak," kata AI saat dihubungi, Senin (28/2), kepada detikSulsel.

Waspada! Kenali tingkatan pelecehan seksual ini agar lebih berhati-hatiIlustrasi korban pemerkosaan/ Foto: Pexels/Anete Lusina

Usai mendapat perlakuan tak pantas dari AKBP M, sang siswi tidak langsung menceritakan apa yang ia alami ke keluarga. Di bulan berikutnya, Oktober 2021, dia kemudian menjadi korban pemerkosaan.

"Tapi adekku masih lanjut kerja. Dia masuk kerja bulan 9 pertengahan. Bulan 10 adekku sudah dia setubuhi," ungkap AI.

Usai pemerkosaan pertama kali terjadi, AKBP diduga terus memperkosa korban. AI juga mengungkapkan bahwa dalam sebulan, korban diperkosa hingga 3 kali. Alhasil, pemerkosaan rutin terjadi hingga Februari 2022, ketika korban akhirnya mengungkapkan kisah pilu yang dialaminya.

AKBP M Sempat Mengancam Korban

Kasus KDRT meningkat selama pandemi COVID-19Ilustrasi mengancam korban/ Foto: Pexels/Karolina Grabowska

Untuk menutupi aksi bejatnya dan agar tidak terungkap, AKBP M diduga mengancam korban. Ia mengatakan kepada korban bahwa istrinya adalah seorang hakim. Hal inilah yang menjadi salah satu penyebab mengapa korban tidak berani menceritakan apa yang ia alami dan memilih untuk bungkam selama 5 bulan terakhir.

"Penyebabnya dia tidak mau melapor karena di balik itu ada pengancaman. Dia tanya adekku istriku (istri AKBP M) kerja di pengadilan, dia bagian ketuk palu, hakim," kata AI.

Ancaman itulah yang diduga membuat AKBP M leluasa menjadi korban budak seks selama lima bulan. Namun setelah 5 bulan bertahan korban akhirnya memberanikan diri buka suara dengan curhat ke tantenya di Kalimantan.

"Dia tidak sampaikan kepada kita dulu ini. Dia sampaikan ke tantenya di Kalimantan. Dari Kalimantan kita dapat kabar, jadi tidak disampaikan langsung, takut. Jadi kita bisa tahu ini karena dia sampaikan ke tantenya, tantenya ke bapak, bapak ke saya," tutur AI.

Korban Mengaku Diiming-imingi Rumah Hingga Uang oleh Pelaku

Sebelum mengancam korban untuk bungkam atas aksi bejatnya, AKBP M dituding mengiming-imingi korban uang hingga rumah. Selain itu, pelaku juga disebut-sebut akan membiayai sekolah dan membelikan ponsel untuk korban.

"Adekku dia iming-imingi, dia mau biayai sekolahnya, mau nabelikan HP, mau nabelikan rumah. Nah diiming-imingi uang, kekayaan," kata AI kepada detiksulsel, Senin (28/2).

"Setelah itu, adekku mungkin kita tahu mi anak-anak, kalau diiming-imingi begitu apapun pasti mau kasihan," imbuhnya.

Pelaku Langsung Diamankan oleh Propam Polda Sulsel

Pelecehan Seksual di Metaverse/ Foto: Canva/RyanKing999Ilustrasi pelecehan seksual/ Foto: Canva/RyanKing999

Usai kasus dugaan pemerkosaan siswi SMP berusia 13 tahun ini heboh di pemberitaan, Propam Polda Sulsel langsung turun tangan untuk mengusut. AKBP M pun langsung diamankan. Ia ditangkap di rumahnya di Kabupaten Gowa, Sulsel, pada Senin (28/2). Kini ia menjalani proses pemeriksaan intensif di Propam Polda Sulsel.

Selain itu, pihak Propam Polda Sulsel disebut sudah mengantongi hasil visum terhadap korban di RS Bhayangkara, Makassar. Diketahui pihak korban sudah menyetor bukti chat oknum perwira kepada korban dilengkapi hasil visum.

Namun polisi masih enggan mengomentari lebih lanjut soal hasil visum korban. Propam Sulsel juga memastikan akan mendalami keterangan para korban dan AKBP M.

"Nanti kalau terbukti nanti kita proses tuntas ya," tutur Kabid Propam Polda Sulsel Kombes Agoeng Adi Koerniawan.

Lebih lanjut, Kapolda Sulsel Irjen Nana Sudjana juga meminta Propam untuk menindak tegas AKBP M jika terbukti melakukan pemerkosaan.

"Kami memerintahkan Kabid Propam untuk melakukan penyelidikan, pemeriksaan," kata Irjen Nana Sudjana saat dihubungi detikSulsel, Senin (28/2).

"Dan kalau memang betul informasi tersebut dalam hal ini akan kita tindak tegas sesuai aturan yang berlaku," lanjut Nana.

***

[Gambas:Video Beautynesia]

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk gabung ke komunitas pembaca Beautynesia B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

(naq/naq)
CERITA YUK!
Theme of The Month :

Theme of The Month :

Theme of The Month :

Theme of The Month :

Theme of The Month :

Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE