sign up SIGN UP

Sosok Maryellis Bunn, Pendiri 'Museum of Ice Cream' yang Bisa Raup Hingga Rp7 M dari Satu Kali Pameran!

Camellia Quinita Ramadhani | Beautynesia
Kamis, 04 Aug 2022 11:00 WIB
Sosok Maryellis Bunn, Pendiri 'Museum of Ice Cream' yang Bisa Raup Hingga Rp7 M dari Satu Kali Pameran!
Maryellis Bunn/Foto: Getty Images for Museum of Ice C/Cindy Ord

Menjadi sukses di usia muda adalah hal yang didambakan kebanyakan orang. Tapi tentu untuk meraihnya tidak semudah yang dibayangkan. Namun, Maryellis Bunn, perempuan berusia 26 tahun pendiri Museum of Ice Cream (MOIC) di New York City ini membuktikan bahwa usia bukanlah halangan untuk mewujudkan mimpi. Ia berhasil sukses di usia muda dengan mendirikan bisnisnya itu dan bisa meraup hingga Rp7 miliar dari satu kali pameran!

Yuk, intip kisah Maryellis Bunn dalam mendirikan Museum of Ice Cream dan meraup keuntungan yang fantastis di usia muda!

Awal Mula Mendirikan Museum of Ice Cream

Maryellis Bunn Pendiri MOIC Raup Rp70 M di usia muda/Foto: CNBCMaryellis Bunn/Foto: CNBC

Bermodalkan keinginannya untuk mencoba hal-hal baru, Bunn mengawali bisnisnya pada tahun 2016 lalu di distrik Meatpacking, New York. Ia merekrut teman-teman dekatnya untuk menjadi tim strategis dan membangun MOIC untuk pertama kalinya.

MOIC adalah pameran seni yang menampilkan replika es krim dan permen warna-warni berukuran besar. Bunn sengaja memaksimalkan desain interior dan fasilitas di dalam MOIC agar dapat dijadikan spot foto yang instagrammable, Beauties.

[Gambas:Instagram]

Beberapa instalasi ikonik di MOIC di antaranya kolam dengan taburan replika meses warna-warni, replika bus New York City dengan layar di jendela yang memutarkan video perjalanan imajinatif, basket dengan keranjang berbentuk kerucut es krim, dan tentunya tempat favorit semua pengunjung, yaitu titik pembagian kue dan es krim gratis. Meski es krim dan kue yang dicicipi gratis, tiket masuk ke MOIC tetap berbayar. Harga tiket masuk MOIC beragam, mulai harga 12 USD hingga 18 USD, bergantung pada fasilitas yang ditawarkan.

Mulanya, akronim MOIC memiliki kepanjangan Movement of Imagination and Creativity. Nama ini berkaitan dengan motivasi Bunn untuk membuat proyek yang menggabungkan antara kreativitas, imajinasi, dan kekuatan komunikatif warna untuk menyampaikan pesan kepada pengunjung. Namun, seiring berjalannya waktu, rupa-rupa es krim yang disediakan staff museum menjadi ciri khas MOIC sehingga membuat museum ini lebih dikenal sebagai Museum of Ice Cream.

Bisa Meraup Hingga Rp7 Miliar dari 1 Kali Pameran!

Museum of Ice Cream AS/Foto: Instagram/@museumoficecream
Museum of Ice Cream AS/Foto: Instagram/@museumoficecream

Dalam rangka melebarkan sayap bisnisnya, Bunn telah membuka banyak cabang MOIC seperti di San Fransisco, Los Angeles, Miami, SoHo, Austin, bahkan hingga ke luar negeri yakni di Singapura. Dilansir dari laman CNBC, dari satu pameran MOIC, Bunn bisa meraup keuntungan sekitar 500 ribu USD satu kali pameran atau setara dengan Rp7 miliar!

Tidak puas dengan membuka cabang Museum of Ice Cream, Bunn juga membuka The Pint Shop, yakni toko es krim dengan mesin dan wadah es krim berwarna-warni pada tahun 2018 silam. Jika Museum of Ice Cream fokus pada pameran karya seni, The Pint Shop berfokus pada penjualan produk es krim dan suvenir dengan berbagai pernak-pernik yang tampak lezat.

Untuk dapat masuk ke The Pint Shop, pengunjung tidak dikenakan biaya. Hanya saja, jika pengunjung ingin masuk ke ruang mencicipi, mereka harus membayar lebih yakni sekitar 28 USD atau setara dengan Rp415 ribu.

The Pint Shop/Foto: CNBC
The Pint Shop/Foto: CNBC

Seiring dengan kegigihan Bunn beserta tim dalam mengembangkan bisnisnya, popularitas MOIC dan The Pint Shop juga semakin naik. Sejak berdirinya, kini akun Instagram @museumoficecream telah diikuti sebanyak 484 ribu orang. Meski telah mumpuni untuk dianggap sukses, namun Bunn tidak berhenti memikirkan ide-ide baru untuk menyalurkan kreativitasnya. Ia mengatakan bahwa ambisinya untuk mewujudkan mimpi tidak mengenal rasa takut akan kegagalan.

“Aku tidak takut. Aku mencoba semuanya. Jika rencananya tidak bekerja, maka memang tidak berhasil. Tapi aku tidak takut gagal. Tidak ada yang menahanku,” tutur pengakuannya kepada CNBC. Selain kegigihan, Bunn juga memberi tips bahwa kunci kesuksesan juga dipengaruhi oleh orang-orang yang bekerja bersamanya.

“Anda harus membangun tim yang tepat dengan orang yang tepat. Saya hanya berhasil karena orang-orang di tim saya,” lanjut Bunn.

Bagaimana, Beauties? Kamu tertarik untuk mengunjungi pameran Maryellis Bunn? Semoga kisah perempuan hebat kali ini bisa menginspirasimu, ya!

***

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk, gabung ke komunitas pembaca Beautynesia, B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

(naq/naq)

Our Sister Site

mommyasia.id