Tidak Selalu Cuan, Ini 5 Hal yang Harus Kamu Tahu Sebelum Investasi Emas

Dian Aprilia | Beautynesia
Sabtu, 13 Mar 2021 19:00 WIB
Tidak Selalu Cuan, Ini 5 Hal yang Harus Kamu Tahu Sebelum Investasi Emas
Emas/pexels.com

Sebelum investasi emas, sebaiknya kamu perlu tahu dulu tentang seluk beluk investasi tersebut. Sebab setiap investasi memiliki karakteristik dan juga konsekuensinya masing-masing. Selain mengetahui karakteristik instrumen investasi, kamu juga perlu tahu profil risiko kamu sebagai investor.

Investasi emas seringkali disebut sebagai investasi yang aman, sebab harga emas diyakini terus naik, apalagi secara jangka panjang. Namun emas cenderung tidak menghasilkan cuan di jangka pendek.

Menilik dari profil risiko, investor agresif biasanya akan menyimpan sebagian besar dananya di saham dan sebagian kecil di emas. Sementara investor konservatif biasanya menyimpan sebagian besar dananya dalam bentuk emas, atau investasi aman lainnya.

Berikut beautynesia.id telah merangkum 5 hal yang harus kamu tahu sebelum investasi emas:

Batangan, Perhiasan, atau Tabungan Emas

Emas
Emas/pexels.com

Hal pertama yang perlu kamu tahu sebelum investasi emas adalah memilih wujud emas. Saat ini investasi emas sudah dilakukan dalam banyak cara, ada yang dalam bentuk batangan, perhiasan dan juga tabungan emas. Nah sebelum membeli emas, kamu perlu tahu dulu tujuan investasimu.

Jika kamu ingin investasi yang ada nilai estetik dan bisa dipakai, kamu bisa pilih emas perhiasan. Namun konsekuensinya, nilai jual kurang stabil dan lebih murah jika dibanding emas batangan. Sementara itu, jika memilih emas batangan, harga cenderung stabil dan nilai jual tinggi.

Namun, kamu perlu menyiapkan tempat penyimpanan yang aman, seperti brankas atau safe deposit box. Pilihan terbaru adalah tabungan emas, dimana kamu menyimpan emas dalam bentuk saldo sehingga lebih mudah, murah, dan aman.

Tempat Penyimpanan

Brankas
Brankas/pexels.com

Setelah menentukan jenis emas, langkah berikutnya adalah memilih tempat penyimpanan. Bagi kamu yang memilih tabungan emas, kamu tidak perlu bingung memilih tempat penyimpanan, karena sudah disimpan secara otomatis di lembaga yang kamu pilih.

Namun bagi kamu yang memilih emas perhiasan dan batangan, kamu harus memikirkan tempat penyimpanannya. Pilih yang benar-benar bisa menjamin emasmu dalam kondisi aman atau setidaknya bisa meminimalisir potensi kehilangan. Kamu bisa memilih brankas di rumah ata safe deposit box di bank. Pilihannya bergantung pada pertimbangan dan kapasitasmu sebagai investor.

Harga Emas Bisa Naik Turun

Harga emas
Harga emas/pexels.com

Harga emas memang diyakini naik terus, padahal hal tersebut bisa terjadi karena adanya inflasi. Faktanya emas sama juga dengan instrumen investasi lainnya yang bisa naik dan turun.

Oleh sebab itu, emas tidak dianjurkan bagi kamu yang ingin menyimpan dan menjualnya kembali di jangka pendek. Karena harganya cenderung belum naik dan bahkan bisa bikin rugi. Kalau ingin dapat untung banyak, kamu perlu menunggu hingga beberapa tahun ke depan saat harganya sudah melonjak. 

Bukan untuk Dana Darurat

Dana darurat
Dana darurat/pexels.com

Hal keempat yang perlu kamu tahu adalah emas tidak cocok dijadikan dana darurat. Sebab dana darurat berfungsi sebagai dana cadangan saat kamu menghadapi situasi darurat, seperti perbaikan kendaraan sehabis kecelakaan, sakit parah, bencana alam dan lainnya. Untuk itu perlu penyimpanan yang bisa dicairkan dengan mudah.

Meski emas cenderung mudah dicairkan dengan cara dijual, kita tidak tahu pasti apakah pada saat menjual emas, harga sedang anjlok atau naik. Jika naik, ya beruntung, tapi kalau sedang anjlok itu yang susah. Alhasil modal awalmu tidak memberikan cuan malah rugi deh.

Waspada Investasi Bodong

 Meski emas terlihat menggiurkan untuk jadi investasi, kamu tetap perlu waspada dengan modus-modus investasi bodong yang mengatasnamakan investasi emas. Biasanya, pelaku akan mengiming-imingi dengan keuntungan besar dan berkali-kali lipat.

Oleh sebab itu, sebaiknya kamu membeli dan berinvestasi emas di perusahaan yang sudah jelas legalitasnya seperti Antam, Pegadaian, atau berbagai lembaga legal dan kredibel lainnya.

Itulah 5 hal yang perlu kamu tahu sebelum berinvestasi emas agar bisa cuan dan terhindar dari penipuan.

(arm2/arm2)
CERITA YUK!
Theme of The Month :

Theme of The Month :

Theme of The Month :

Theme of The Month :

Theme of The Month :

Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE