sign up SIGN UP

Viral di Medsos, Perempuan Ini Baru Tahu Suaminya Ternyata Perempuan Setelah 10 Bulan Menikah!

Nadya Quamila | Beautynesia
Jumat, 17 Jun 2022 11:45 WIB
Viral di Medsos, Perempuan Ini Baru Tahu Suaminya Ternyata Perempuan Setelah 10 Bulan Menikah!
caption
Jakarta -

Viral di media sosial kisah seorang perempuan di Jambi yang mengaku ditipu kalau ternyata suaminya selama ini adalah perempuan. Setelah 10 bulan menikah, identitas sebenarnya terungkap saat persidangan pemalsuan gelar perguruan tinggi yang digunakan suaminya yang mengaku bernama Ahnaf Arrafif.

Mawar, bukan nama asli, mengungkapkan penipuan yang dialaminya di Twitter melalui akun @FashionkuStyle. Malangnya, tak hanya ditipu, ia juga diperas secara materi lantaran uangnya digelapkan oleh Ahnaf selama 10 bulan pernikahan. 

Awal Perkenalan

Aplikasi kencanIlustrasi aplikasi kencan/Foto: Freepik

Mawar dan Ahnaf pertama kali berkenalan melalui aplikasi kencan Tantan. Saat itu, Ahnaf mengaku berprofesi sebagai dokter dan pengusaha batu bara. Masa pendekatan keduanya terbilang cukup singkat; hanya 2 minggu sebelum akhirnya Ahnaf menemui Mawar di Jambi.

Ahnaf yang kini jadi terdakwa kasus penipuan gelar perguruan tinggi datang dari Lahat, Sumatera Selatan, ke rumah Mawar pada 23 Juni 2021 lalu. Ia sempat menginap di rumah Mawar selama 1 minggu. Bahkan, Ahnaf juga sempat merawat orangtua Mawar yang waktu itu sedang sakit.

"Sempat ngobatin ayah saya. Akhirnya saya percaya dia dokter. Dia ngecek tensi, dia nyaranin obat. Saya cuma beli. Awal-awal datang saja dia ngecek kesehatan orang tua," cerita Mawar, dikutip dari detikSumut.

Diajak Menikah Siri

Perlunya Melakukan Perjanjian Pra-nikah dengan Pasangan/Freepik.comIlustrasi menikah/Foto: Freepik

Pada bulan Juli 2021, Ahnaf hendak melamar Mawar. Lamaran dijadwalkan pada tanggal 9 Juli 2021, namun adik Ahnaf mengabarkan bahwa ibu mereka telah meninggal dunia karena COVID-19. Lamaran pun ditunda, padahal Mawar mengaku persiapan sudah dilakukan, seperti memasang tenda dan lain-lain. 

"3 hari setelah kabar duka tersebut pelaku datang kembali ke Jambi. Tanpa membawa identitas dengan alasan belum jadi. Sampe pada akhirnya tanggal 18 Juli 2021 saya pagi hari disarankan oleh Om dan Bibi saya untuk menikah secara agama saja dahulu atas permintaan pelaku tersebut juga. Spontan saya kaget, namun di katakan bahwa tidak apa-apa menikah siri dulu sambil menunggu surat identitas," tulis Mawar di akun Twitternya.

Mawar mengaku bahwa dia dinikahkan lelaki bernama Imam Sarwono yang menjadi wali hakim karena ayah Mawar dalam keadaan sakit saat itu. Bahkan sang ibu juga sakit, sehingga tidak ada satupun orang tua Mawar yang menyaksikan pernikahannya itu.

Mawar Terus Bertanya Soal Identitas

Selama beberapa bulan lamanya menikah siri, Mawar juga sudah sering bertanya kepada terdakwa soal identitasnya. Namun, terdakwa selalu memberi alasan untuk menutupi identitas aslinya.

Mawar juga mengaku tidak pernah bertemu keluarga kandung suaminya. Dia hanya dibawa ke Lahat untuk menemui orang tua angkatnya pada Desember 2021. Mawar tinggal di sana selama sebulan. Selama tinggal di rumah orang tua angkat suaminya, Mawar tidak dibolehkan berinteraksi.

Terkait profesi terdakwa sebagai dokter, Mawar juga kerap bertanya namun terdakwa selalu menghindar. Mawar mengatakan bahwa terdakwa berprofesi sebagai dokter dengan lulusan kampus di New York saat berkenalan.

Meski sudah berprofesi sebagai dokter, Mawar mengatakan kalau terdakwa tidak bekerja. Dia hanya mengaku menjadi bos di perusahaan batubara.

Mawar Ditipu dan Rugi Hingga Ratusan Juta

Setelah 4 bulan menikah, ibu Mawar mulai timbul kecurigaan terhadap terdakwa. Ibunda Mawar menjadi orang yang berperan dalam membongkar kebohongan identitas Ahnaf.

Sejak dia jatuh sakit lalu kemudian sembuh kembali, Ibu Mawar memang kerap ingin mencari tahu siapa sosok yang telah menikahi siri anaknya itu. Hingga akhirnya, kecurigaan Ibu Mawar terbukti, Ahnaf telah menipu Mawar dan keluarganya bahwa ia bukan seorang pria namun seorang perempuan.

Mawar mengaku tidak hanya ditipu soal jenis kelamin, namun ia juga mengaku hampir pernah dibunuh oleh Ahnaf. Kala itu, Ahnaf mengajak Mawar ke air terjun yang dekat dengan aliran sungai. Ia diminta untuk melangkah maju ke aliran sungai yang dalam. Saat itu, Mawar mengaku memegang erat tangan Ahnaf agar tidak hanyut terbawa arus.

Penipuan yang dialami perempuan di JambiPenipuan yang dialami perempuan di Jambi/ Foto: Tangkapan Layar/Twitter

Tak hanya itu, Mawar juga mengaku telah mengalami kerugian secara materi hingga ratusan juta. Selama 10 bulan pernikahan mereka, ratusan juta uang Mawar digelapkan Ahnaf.

"Totalnya itu 300 juta lebih. Seperti laptop, deposito saya juga diambil. Lalu uang perobatan buat ibu saya sebesar Rp 67 juta juga digelapkannya," kata Mawar saat menjadi saksi sidang dakwaan kasus penipuan gelar perguruan tinggi di PN Jambi, Selasa (14/6), dikutip detikSumut.

Ahnaf kini sudah dilaporkan oleh ibu Mawar ke polisi soal pemalsuan gelar perguruan tinggi yang akhirnya masuk dalam persidangan di Pengadilan Negeri Jambi. Dalam persidangan itu, Ahnaf Arrafif yang memiliki nama asli Era Yani didakwa dengan Pasal 93 jo Pasal 28 ayat (7) UU No 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi, setelah dilaporkan atas kasus penipuan gelar perguruan tinggi.

***

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk, gabung ke komunitas pembaca Beautynesia, B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

(naq/naq)

Our Sister Site

mommyasia.id