STATIC BANNER
160x600
STATIC BANNER
160x600
BILLBOARD
970x250

10 Cara Jitu Melindungi Kesehatan Mental dari Tingginya Interaksi di Media Sosial, Cobain yuk!

Siti Kholifatun Nadiah | Beautynesia
Sabtu, 28 May 2022 09:30 WIB
10 Cara Jitu Melindungi Kesehatan Mental dari Tingginya Interaksi di Media Sosial, Cobain yuk!

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), media sosial berarti laman atau aplikasi yang memungkinkan pengguna dapat membuat dan berbagi isi atau terlibat dalam jaringan sosial. Ini artinya media sosial dapat memudahkanmu dalam memberikan dan mendapatkan berbagai macam informasi.

Kemudahan yang diberikan oleh media sosial tersebut tentunya juga tak luput dari kekurangan yang ada. Salah satu kekurangan dari media sosial adalah ketika kamu sudah tidak bisa lagi menyaring mana informasi yang baik untuk kesehatan mentalmu dan mana yang tidak. Hal ini terjadi karena media sosial tidak pernah memandang umur dan kondisi para penggunanya.

Alhasil, media sosial bisa memberikan dampak buruk pada kesehatan mentalmu. Oleh karena itu, penting melindungi kesehatan mental dari tingginya interaksi di media sosial. Merangkum dari Glamour, berikut 10 cara jitu untuk melindungi kesehatan mental dari tingginya interaksi di media sosial. Penasaran, Beauties? Yuk, simak!

Cukupi Kebutuhan Gizi

Ilustrasi makanan bergizi
Ilustrasi makanan bergizi/Foto: Freepik/Jcomp

Langkah awal dalam melindungi kesehatan mental dari tingginya interaksi media sosial adalah dengan mencukupi kebutuhan gizi. Seperti yang diketahui bahwa penyakit mental dapat dimulai dari stres.

Stres dapat diatasi dengan mulai memperhatikan kebutuhan gizi yang ada, seperti tercukupinya nutrisi dan mineral untuk tubuh. Dengan tercukupinya gizi maka tubuhmu akan menjadi sehat sehingga kamu dapat menyaring setiap informasi yang ada di media sosial.

Istirahat yang Cukup

Ilustrasi perempuan yang tidurnya tercukupi
Ilustrasi perempuan yang tidurnya tercukupi/Foto: Freepik/Tirachardz

Setelah gizi tercukupi maka selanjutnya adalah mencukupi kebutuhan untuk istirahat. Jangan terlalu lama berselancar di atas gadget karena semakin lama kamu melakukan kegiatan itu maka semakin berkurang istirahatmu. Jika hal itu terjadi secara terus-menerus tentunya tidak akan baik untuk kesehatan mental. Kurangnya istirahat juga menjadi salah satu pemicu terjadinya stres, lho, Beauties.

Melakukan Perawatan Diri

Perawatan diri menjadi alternatif dalam melindungi kesehatan mental. Beberapa kegiatan yang bisa kamu lakukan adalah seperti mencoba bermeditasi, mencari udara segar dengan berjalan-jalan, memasak, pergi ke salon, menulis, mewarnai, hingga melakukan yoga. Pilihlah dari sekian perawatan diri yang bisa membuatmu bahagia.

Membatasi Diri Dalam Bermain Media Sosial

Ilustrasi media sosial
Ilustrasi media sosial/Foto: Pexels/Tracy Le Blanc

Satu hal yang perlu kamu ingat, tidak semua hal yang ada di dunia ini baik untuk diketahui. Ada kalanya menjadi orang yang tidak tahu itu lebih baik. Kamu bisa mencoba dengan membatasi semua informasi yang masuk ke media sosialmu.

Tidak Langsung Menelan Informasi Mentah-mentah

Kurangi menelan infomasi secara mentah-mentah. Ada baiknya jika kamu memiliki sumber berita yang terpercaya atau jika kamu tidak memiliki itu, kamu bisa melakukan pengecekan di setiap artikel berita. Maksudnya, cobalah cari sumber berita lain jika kamu merasa berita tersebut meragukan.

Atur Keamanan Hingga Privasi Media Sosial

Kesehatan mentalmu dapat dilindungi dengan cara mengatur keamanan hingga privasi yang ada di media sosialmu. Kamu bisa memilih untuk berhenti atau mulai mengikuti suatu akun yang sekiranya akan berdampak pada kesehatanmu.

Minta Bantuan Orang Lain Jika Kurang Paham dengan Informasi di Media Sosial

Ilustrasi orang yang saling membantu dalam bermedia sosial
Ilustrasi orang yang saling membantu dalam bermedia sosial/Foto: Pexels/Andrea Piacquadio

Seorang terapis dan pemilik Ma'at Psychological Services, Afiya Mbilishaka, PhD, menyarankan untuk meminta bantuan kepada teman atau anggota keluarga untuk merangkum berita yang kamu terima. Tujuannya adalah untuk mencegah stres yang mungkin akan terjadi.

Berlangganan Buletin

Buletin, yang ditawarkan oleh banyak outlet berita, adalah cara mudah untuk mendapatkan rangkuman rutin tentang pembaruan penting dari sumber terpercaya. Ketika berita disampaikan kepadamu dengan cara yang terkendali secara konsisten maka kamu dapat menghindari pencarian berita baru yang berpotensi tidak ada habisnya.

Selain itu, berlangganan buletin juga mudah dikelola daripada menyegarkan beranda outlet berita setiap beberapa menit. Ini menjadi cara lain dalam melindungi kesehatan mentalmu di tengah tingginya informasi yang berseliweran di media sosial.

Tetapkan Batasan Dasar untuk Diri Sendiri

Ilustrasi orang yang sedang bermedia sosial
Ilustrasi orang yang sedang bermedia sosial/Foto: Pexels/Cottonbro

Cobalah aturan kecil dan sederhana untuk mengatur parameter seputar eksposur media sosialmu. Misalnya, kamu dapat membuat jam pertama pagimu bebas berita. Lalu, untuk siang harinya kamu bisa memeriksa berita atau media sosialmu.

Matikan Notifikasi Push

Ini adalah strategi yang jelas tetapi sering kurang dimanfaatkan. Strategi ini direkomendasikan oleh Riana Elyse Anderson, PhD, asisten profesor di Departemen Perilaku Kesehatan dan Pendidikan Kesehatan di University of Michigan. Kamu dapat menerapkan strategi ini untuk melindungi kesehatan mentalmu dari tingginya informasi di media sosial dengan cara mengaktifkan pemberitahuan untuk satu atau dua sumber berita tertentu dan mematikan yang lainnya.

Nah, Beauties itulah tadi 10 cara jitu yang bisa kamu coba lakukan untuk melindungi kesehatan mentalmu dari tingginya interaksi di media sosial. Namun, jika kamu merasa kesehatan mentalmu belum membaik, segeralah berkonsultasi ke dokter atau ahlinya, ya!

***

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk, gabung ke komunitas pembaca Beautynesia, B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

(naq/naq)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE