3 Alasan Kenapa Sebaiknya Kamu Tidak Makan Roti Putih Setiap Hari

Sierra Ayuningtyas Muktisari | Beautynesia
Kamis, 12 Feb 2026 13:00 WIB
3. Naiknya Gula Darah
Naiknya gula darah/ Foto: pexels.com

Roti  khususnya roti putih menjadi salah satu makanan yang disukai banyak orang. Biasanya, roti putih ini dikonsumsi untuk sarapan di pagi hari yang dicampurkan dengan selai, dibuat sebagai sandwich untuk makan siang, atau bahkan camilan sederhana di sela-sela aktivitas.

Meskipun rasanya yang lezat dan mudah diperoleh, ternyata roti putih ini sebaiknya tidak kamu makan setiap hari, Beauties. Pasalnya, ada beberapa risiko kondisi kesehatan yang bisa menyerang jika terlalu banyak mengonsumsi roti putih.

Simak penjelasannya berikut ini.

1. Memicu Konstipasi

salah satu kelompok orang yang sebaiknya menghindari teh hijau adalah mereka yang sering bermasalah dengan perutnya

Memicu konstipasi/ Foto: freepik.com

Alasan pertama kenapa kamu sebaiknya tidak makan roti putih setiap hari yaitu bisa memicu konstipasi.

Makanan-makanan seperti roti putih, nasi putih, pasta putih, dan kue kering banyak yang terbuat dari biji-bijian olahan. Ketika biji-biji tersebut diolah, ada bagian dedak atau kulit luar dan lembaga atau inti biji telah dihilangkan.

Melansir dari Eat This, Not That, dedak atau kulit luar mengandung serat tidak larut, di mana serat ini tidak hancur dalam air dan tetap utuh saat melewati sistem pencernaan menurut Sydney Greene, RD.

Tanpa serat dari dedak atau kulit luar biji-bijian ini, sistem pencernaan kamu mungkin kehilangan tenaga ‘pendorong’ yang bisa memicu konstipasi seiring berjalannya waktu.

2. Bisa Menyebabkan Kenaikan Berat Badan

Konsumsi soda yang tinggi gula dapat meningkatkan asupan kalori tanpa memberi rasa kenyang sehingga berisiko menyebabkan kenaikan berat badan.

Kenaikan berat badan/ Foto: pexels.com

Sering mengonsumsi roti putih bisa menyebabkan kenaikan berat badan, Beauties. Melansir dari Verywell Health, satu potong roti putih bisa mengandung 73 kalori. Karena roti adalah makanan olahan yang terbuat dari tepung olahan, roti juga sering mengandung bahan tambahan seperti gula dan garam, Beauties.

Selain itu, karena roti putih tidak mengandung banyak serat dan protein, makanan yang satu ini tidak bisa membuat kamu kenyang dan dapat memicu kamu makan lebih banyak, sehingga berat badan bisa naik.

3. Naiknya Gula Darah

Kulit mentimun berpotensi membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil.

Naiknya gula darah/ Foto: pexels.com

Roti putih merupakan karbohidrat sederhana yang tinggi gula. Saat mengonsumsi roti putih, tubuh dengan cepat memecahnya untuk energi, memberikan ledakan energi yang cepat, serta lonjakan gula darah.

Ketika tubuh memecah karbohidrat, ia mengubahnya menjadi glukosa yang meningkatkan kadar gula darah. Setelah kadar gula darah naik, kadar tersebut dengan cepat turun yang nantinya bisa membuat kamu merasa lesu dan lelah, Beauties.

Di sisi lain, terlalu banyak mengonsumsi makanan yang memicu lonjakan gula darah bisa meningkatkan risiko terkena kondisi kesehatan kronis seperti diabetes tipe 2, obesitas, dan penyakit jantung.

---

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(sim/sim)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE