3 Alasan Kenapa Sebaiknya Kamu Tidak Minum Teh Setiap Hari

Sierra Ayuningtyas Muktisari | Beautynesia
Minggu, 07 Jun 2026 21:00 WIB
3. Meninggalkan Noda di Gigi
Meninggalkan noda di gigi/ Foto: freepik.com

Teh merupakan salah satu minuman yang hampir setiap hari dikonsumsi, baik disajikan dalam kondisi hangat atau dingin.

Selain rasa dan aromanya yang enak, mengonsumsi teh membawa manfaat baik untuk kesehatan seperti membantu menurunkan berat badan, mengurangi risiko penyakit tertentu seperti stroke dan serangan jantung, meningkatkan sistem kekebalan tubuh, dan lainnya.

Namun, ini bukan berarti kamu bisa minum teh setiap hari, Beauties. Pasalnya, ada beberapa alasan yang membuat kamu sebaiknya tidak minum teh setiap hari. Simak penjelasannya berikut ini, yuk!

1. Menyebabkan Mual

Air kelapa membantu meredakan rasa terbakar di dada saat hamil. Minuman ini juga menyeimbangkan pH tubuh.

Menyebabkan mual/ Foto: freepik.com

Senyawa tertentu yang terkandung dalam teh dapat menyebabkan mual, terutama jika dikonsumsi dalam jumlah banyak atau saat perut kosong, Beauties.

Tanin dalam daun teh bertanggung jawab atas rasa teh yang pahit dan kering. Sifat tanin yang sepat juga dapat mengiritasi jaringan pencernaan yang berpotensi menyebabkan gejala tidak nyaman, seperti mual atau sakit perut.

Jumlah teh yang dibutuhkan untuk mendapatkan efek ini dapat sangat bervariasi, tergantung pada orangnya. Orang yang lebih sensitif mungkin mengalami gejala ini setelah minum sedikitnya 1–2 cangkir (240–480 ml) teh, sedangkan yang lain mungkin dapat minum lebih dari 5 cangkir (1,2 liter) tanpa merasakan efek buruk apa pun.

Jika kamu merasakan salah satu gejala ini setelah minum teh, kamu mungkin perlu mempertimbangkan untuk mengurangi jumlah total yang diminum pada satu waktu.

Selain itu, kamu juga dapat mencoba menambahkan sedikit susu atau mengonsumsi makanan bersama teh. Tanin dapat mengikat protein dan karbohidrat dalam makanan yang dapat meminimalkan iritasi pencernaan.

2. Merasakan Pusing

Untuk mengatasi mual dan pusing saat berpuasa, cobalah untuk menghindari pemicunya. Mulai dari konsumsi makanan pedas/berlemak saat sahur, paparan sinar matahari, atau paparan layar komputer/smartphone yang memicu sakit kepala.

Merasakan pusing/ Foto: freepik.com

Melansir dari Healthline, pusing bisa menjadi salah satu efek samping terlalu banyak mengonsumsi kafein dari teh. Gejala ini biasanya dikaitkan dengan dosis kafein yang besar, biasanya lebih dari 400–500 mg, atau sekitar 6 hingga 12 cangkir (1,4 hingga 2,8 L) teh.

Namun, hal itu dapat terjadi dengan dosis yang lebih kecil pada orang yang sangat sensitif. Secara umum, tidak disarankan untuk mengonsumsi teh sebanyak itu dalam sekali minum.

Jika kamu sering merasa pusing setelah minum teh, pilihlah teh dengan kandungan kafein yang lebih rendah atau konsultasikan dokter mengenai kondisi tersebut.

3. Meninggalkan Noda di Gigi

Beberapa makanan dan minuman yang sering kita konsumsi tanpa sadar menyebabkan kerusakan gigi.

Meninggalkan noda di gigi/ Foto: freepik.com

Beauties, mengonsumsi  teh hitam  dapat menyebabkan gigi ternoda atau berubah warna. Namun, menambahkan sedikit susu ke dalam minuman dapat meminimalkan perubahan warna yang terlihat.

---

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(sim/sim)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE