4 Alasan Perut Buncit Tidak Hilang Meski Sudah Diet dan Olahraga

Ade Irma Suryani | Beautynesia
Kamis, 05 Mar 2026 10:30 WIB
2. Faktor Genetik
Ilustrasi ibu dan anak/Foto: Freepik.com/freepik

Memiliki perut buncit sering kali menjadi hal yang bisa membuat tidak percaya diri. Namun, terkadang menghilangkan lemak perut yang berlebih juga menjadi hal yang sulit. Mungkin kamu sudah berusaha makan lebih sehat atau rajin berolahraga, namun lemak perut yang membandel juga tak kunjung hilang. 

Melansir dari Healthshost, berikut beberapa alasan perut buncit tidak kunjung hilang meski sudah melakukan diet dan olahraga. Simak informasi selengkapnya di bawah ini.

1. Tidak Makan dengan Cukup

Ilustrasi tidak selera makan/Foto: Freepik.com/freepik

Dalam proses menurunkan berat badan, banyak orang menerapkan defisit kalori. Artinya, mengonsumsi sedikit kalori daripada kebutuhan harian tubuh, sehingga tubuh mengambil sisa energi dengan membakar cadangan lemak. Cara ini memang efektif untuk membantu menurunkan berat badan. 

Namun, akan menjadi masalah ketika kamu terlalu banyak mengurangi asupan makanan. Tanpa disadari, kamu mungkin juga ikut mengurangi asupan gizi penting, baik makronutrien maupun mikronutrien.

Misalnya, protein berperan penting dalam membantu membuat merasa kenyang lebih lama, serta menjaga dan membentuk massa otot. Vitamin dan mineral juga dibutuhkan untuk menjaga kesehatan kulit, rambut, dan mendukung kesehatan tubuh secara keseluruhan. 

Jika tubuhmu kekurangan nutrisi penting tersebut, maka penurunan berat badan yang terjadi bisa jadi bukan karena lemak berkurang, namun karena hilangnya massa otot dan cairan tubuh. Akibatnya, lemak perut yang membandel justru tidak banyak berkurang, meskipun kamu sedang menjalani defisit kalori. 

2. Faktor Genetik

Ilustrasi ibu dan anak/Foto: Freepik.com/freepik

Menurut studi dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (Centers for Disease Control and Prevention/CDC), faktor genetik dapat mempengaruhi cara kerja metabolisme tubuh. Artinya, gen yang kamu warisi dari orang tua berperan dalam menentukan bagaimana tubuh menyimpan dan membakar lemak.

Jika ibu atau anggota keluarga dengan garis genetik yang sama memiliki kecenderungan menumpuk lemak di area perut, kamu pun bisa memiliki hal serupa. 

3. Stres

Ilustrasi merasa stres/Foto: Freepik.com/freepik

Stres yang berlebihan dan berkepanjangan tentu bisa berdampak buruk bagi tubuh. Saat stres, tubuh melepaskan hormon kortisol. 

Menurut sebuah studi pada tahun 2012, kadar kortisol yang tinggi dapat memperlambat metabolisme. Akibatnya, tubuh membakar lebih sedikit kalori dari yang seharusnya dan lebih mudah menyimpan lemak, yang pada akhirnya bisa menyebabkan kenaikan berat badan. Kelebihan berat badan ini sering kali terlihat jelas di area perut. 

4. Sering Begadang

Ilustrasi begadang/Foto: Freepik.com/pvproductions

Menurut sebuah studi yang diterbitkan dalam Journal of Clinical Sleep Medicine, kurang tidur atau kualitas tidur yang buruk berkaitan dengan pola makan yang tidak sehat dan melambatnya metabolisme tubuh. 

Akibatnya, tubuh lebih mudah mengalami kenaikan berat badan. Dalam jangka panjang, kondisi ini dapat meningkatkan risiko obesitas dan penumpukan lemak, terutama di area perut, sehingga aktivitas sehari-hari terasa lebih berat dari sebelumnya. 

Itulah beberapa alasan mengapa perut buncit tidak kunjung hilang meski sudah diet dan olahraga. Semoga informasi di atas dapat bermanfaat.

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!  

(ria/ria)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE