4 Buah yang Sebaiknya Dihindari saat Sahur, Bisa Ganggu Puasamu Seharian!

Ayu Novia | Beautynesia
Selasa, 24 Feb 2026 18:30 WIB
4 Buah yang Sebaiknya Dihindari saat Sahur, Bisa Ganggu Puasamu Seharian!
Daftar buah yang sebaiknya dihindari saat sahur/Foto: Freepik/benzoix

Beauties, memilih menu sahur yang tepat bukan hanya soal rasa kenyang, tapi juga soal bagaimana tubuh bertahan nyaman sepanjang hari berpuasa. Salah memilih makanan, termasuk buah-buahan, bisa membuat perut tidak nyaman, gula darah naik-turun, atau bahkan memperparah asam lambung sejak pagi.

Nah, ternyata tidak semua buah cocok dikonsumsi saat sahur, lho. Beberapa di antaranya justru bisa memicu masalah pencernaan, meningkatkan kadar gula darah, atau membuat tubuh cepat lelah di tengah hari. Berikut daftar buah yang sebaiknya dihindari saat sahur. Simak!

1. Buah Sitrus (Jeruk, Lemon, dan Jeruk Bali)

Buah sitrus seperti jeruk, lemon, dan jeruk bali memang kaya vitamin C dan menyegarkan. Namun, mengonsumsinya saat perut kosong saat sahur bisa menjadi masalah, terutama bagi kamu yang memiliki riwayat asam lambung.

Ilustrasi buah sitrus/Foto: Freepik.com/freepik

Buah sitrus seperti jeruk, lemon, dan jeruk bali memang kaya vitamin C dan menyegarkan. Namun, mengonsumsinya saat perut kosong saat sahur bisa menjadi masalah, terutama bagi kamu yang memiliki penyakit asam lambung.

Melansir Healthline, buah sitrus mengandung kadar asam sitrat yang tinggi. Kandungan ini dapat merangsang lambung untuk memproduksi lebih banyak asam, meningkatkan risiko terjadinya refluks asam atau heartburn sepanjang hari.

Jika ingin tetap mendapatkan manfaat vitamin C, kamu bisa memilih buah-buahan yang lebih aman seperti melon, pisang matang sedang, atau pepaya yang lebih ramah bagi lambung.

2. Nanas

Nanas adalah buah tropis yang segar dan lezat, tapi tidak disarankan dikonsumsi saat sahur. Buah ini masuk dalam tiga kategori sekaligus: pemicu asam lambung, peningkat gula darah, dan penyebab kembung.

Ilustrasi nanas/Foto: Freepik.com/freepik

Nanas adalah buah tropis yang segar dan lezat, tapi tidak disarankan dikonsumsi saat sahur. Buah ini masuk dalam tiga kategori sekaligus, yakni pemicu asam lambung, peningkat gula darah, dan penyebab kembung.

Melansir Cincinnati GI, nanas termasuk dalam daftar buah yang umum memicu GERD karena kandungan asamnya yang tinggi. Selain itu, nanas juga memiliki indeks glikemik di kisaran menengah yang dapat memicu lonjakan gula darah lebih cepat dibandingkan buah lainnya.

Lalu, nanas mengandung fruktosa dalam jumlah yang cukup tinggi. Bagi sebagian orang, fruktosa yang tidak terserap sepenuhnya di usus kecil dapat berfermentasi dan menghasilkan gas, yang berujung pada perut kembung dan tidak nyaman. Kalau kamu tetap ingin makan nanas, sebaiknya konsumsi dalam porsi sangat kecil dan setelah makan utama, bukan saat awal sahur.

3. Mangga

Buah yang manis dan harum ini memang menggoda. Tapi di balik kelezatannya, mangga punya kandungan gula yang cukup tinggi dengan serat yang tidak cukup untuk mengimbangi lonjakan gula darah, terutama berbahaya jika dikonsumsi saat sahur.

Ilustrasi mangga/Foto: Pexels/ Riki Risnandar

Di balik kelezatannya, mangga punya kandungan gula yang cukup tinggi dengan serat yang tidak cukup untuk mengimbangi lonjakan gula darah, terutama berbahaya jika dikonsumsi saat sahur.

Melansir Levels.com, mangga mengandung banyak gula namun tidak cukup serat untuk mengimbangi kenaikan gula darah. Bahkan, mengolah mangga menjadi jus atau smoothie semakin memecah serat yang ada, sehingga menyebabkan lonjakan gula darah yang lebih signifikan.

Ketika gula darah naik dengan cepat di awal hari, tubuh akan merespons dengan memproduksi insulin dalam jumlah besar. Hal ini justru bisa membuat gula darah anjlok beberapa jam kemudian yang membuat kamu merasa lemas, lapar, dan sulit berkonsentrasi di tengah hari puasa.

Mengutip HealthcareOnTime, buah tropis seperti mangga mudah dicerna dengan cepat. Beban fruktosa yang tinggi dapat membebani hati yang berperan penting dalam mengatur gula darah, dan juga berpotensi menyebabkan perut kembung bagi sebagian orang.

Sebagai alternatif yang lebih baik, kamu bisa memilih buah dengan indeks glikemik rendah seperti stroberi, blueberry, atau apel  yang memberikan energi lebih stabil sepanjang hari.

4. Pisang Terlalu Matang

Pisang yang sangat matang, terutama yang kulitnya sudah menghitam memiliki indeks glikemik yang jauh lebih tinggi, bahkan bisa mencapai angka 57

Ilustrasi pisang/Foto: detik

Pisang sebenarnya termasuk buah yang direkomendasikan saat sahur karena mengandung kalium, magnesium, dan serat. Namun, pilih pisang yang belum terlalu matang.

Melansir Levels.com, pati dalam pisang akan berubah menjadi gula seiring proses pematangan. Pisang yang sangat matang, terutama yang kulitnya sudah menghitam memiliki indeks glikemik yang jauh lebih tinggi, bahkan bisa mencapai angka 57. Artinya, pisang sangat matang dapat memicu lonjakan gula darah yang hampir setara dengan buah-buahan bergula tinggi lainnya.

Semakin kuning dengan sedikit bintik kecokelatan adalah tingkat kematangan paling ideal untuk sahur. Pada kondisi ini, pati belum seluruhnya berubah menjadi gula, sehingga gula darah naik lebih perlahan dan memberikan rasa kenyang lebih lama.

Jadi, sebelum mengambil pisang untuk sahur, perhatikan warnanya terlebih dahulu. Pisang yang kulitnya sudah banyak berwarna cokelat kehitaman sebaiknya disimpan saja untuk dibuat campuran smoothie atau kue, bukan dikonsumsi langsung saat sahur.

Beauties, itu dia empat buah yang sebaiknya kamu hindari atau batasi saat sahur. Bukan berarti buah-buahan ini tidak sehat ya, hanya saja, waktu dan cara konsumsinya perlu lebih diperhatikan agar puasamu berjalan nyaman dari pagi hingga waktu berbuka tiba. Selamat menjalani ibadah puasa!

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI! 

 

(ria/ria)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE