sign up SIGN UP

4 Pengaruh Emosi Dapat Mengacaukan Cara Kamu Mengambil Keputusan

Budi Rahmah Panjaitan | Beautynesia
Kamis, 30 Jun 2022 22:15 WIB
4 Pengaruh Emosi Dapat Mengacaukan Cara Kamu Mengambil Keputusan
caption

Beauties pernahkah kamu mendengar kalimat bijak yang mengatakan “jangan mengambil keputusan ketika sedang marah dan jangan berjanji ketika sedang senang”?

Kalimat ini memang memiliki makna mendalam dan seolah menggambarkan bahwa sisi emosional bisa sangat berdampak setelah pengambilan keputusan.

Oleh sebab itulah, Beauties perlu lebih mengenali cara emosi bisa mengacaukan keputusan sehingga nantinya bisa lebih waspada pada setiap emosi yang muncul saat pengambilan keputusan. Dikutip dari laman Inc berikut adalah beberapa cara emosi bisa mengacaukan keputusan.

Rasa Gembira Membuat Kamu Melebih-lebihkan Peluang untuk Sukses

Ilustrasi merasa bahagia/ Foto: Freepik.com/benzoix
Ilustrasi merasa bahagia/ Foto: Freepik.com/benzoix

Tahukah kamu Beauties bahwa saat merasa sangat bersemangat tentang sesuatu bisa membuat kamu lebih cenderung meremehkan risiko, lho. Bersemangat di sini juga bisa diartikan sebagai salah satu representasi rasa kegembiraan yang  tengah dirasakan.

Saat gembira ini pulalah kamu bisa melebih-lebihkan peluang untuk sukses dan mengesampingkan risiko yang padahal mungkin sangat ada. Untuk itu, Beauties perlu memahami setiap emosi yang sedang dirasakan ketika akan mengambil keputusan.

Kecemasan Bisa Merembet

Ilustrasi merasa cemas/ Foto: Freepik.com/cookie_studio
Ilustrasi merasa cemas/ Foto: Freepik.com/cookie_studio

Apa maksudnya? Ketika Beauties merasa cemas pada satu aspek kehidupan semisal kecemasan soal kondisi kesehatan yang sedang dialami, hal ini bisa merembet pada hal lainnya. Bisa saja Beauties menjadi cemas tentang bisnis yang sedang dijalani ataupun aspek lain yang berbeda dari kondisi kesehatan.

Meskipun secara konteks, keduanya adalah situasi yang tidak saling berkaitan, namun kemungkinan Beauties akan sulit untuk memisahkannya. Hal inilah yang kemudian bisa mempengaruhi pengambilan sebuah keputusan.

Perasaan Sedih Bisa Membuat Tenang

Ilustrasi merasa sedih/ Foto: Freepik.com/wayhomestudio
Ilustrasi merasa sedih/ Foto: Freepik.com/wayhomestudio

Tahukah kamu Beauties bahwa penelitian menunjukkan bahwa seseorang cenderung menetapkan tujuan yang rendah ketika merasa sedih. Dalam penelitian ini, dilakukan uji coba di mana partisipan diminta untuk menjual berbagai benda.

Hasilnya menunjukkan bahwa peserta yang merasa sedih mematok harga lebih rendah dari peserta lainnya. Para peneliti menduga bahwa kesedihanlah yang membuat mereka menetapkan standar rendah dengan harapan bahwa dengan mencapai tujuan akan meningkatkan suasana hati mereka.  

Kemarahan dan Rasa Malu Bisa Menyebabkan Pengambilan Keputusan yang Lama

Ilustrasi emosional/ Foto: Freepik.com/benzoix
Ilustrasi emosional/ Foto: Freepik.com/benzoix

Kemarahan dan rasa malu dapat membuat kamu sangat rentan dengan pilihan yang berisiko tinggi serta hasil yang rendah lho, Beauties. Bahkan, para peneliti menduga emosi tidak nyaman yang intens merusak keterampilan pengaturan diri.

Oleh karenanya, Beauties memang sangat perlu kesadaran yang lebih dalam mengenali setiap emosi yang sedang dirasakan sehingga bisa meminimalkan keputusan-keputusan yang tidak seharusnya diambil.

---

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk, gabung ke komunitas pembaca Beautynesia, B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

(fip/fip)

Our Sister Site

mommyasia.id