5 Rekomendasi Sarapan Tinggi Protein Selain Telur

Belinda Safitri | Beautynesia
Kamis, 03 Sep 2026 20:00 WIB
5 Rekomendasi Sarapan Tinggi Protein Selain Telur
Rekomendasi sarapan tinggi protein/ Foto: Magnific.com/benzoix

Telur memang sering menjadi andalan ketika ingin mendapatkan sarapan tinggi protein ya, Beauties. Namun, terlalu sering mengandalkan menu yang sama bisa membuat pilihan sarapan terasa monoton, padahal ada banyak makanan lain yang juga dapat membantu memenuhi kebutuhan protein sejak pagi.

Sarapan dengan protein yang cukup juga dapat dipadukan dengan serat, vitamin, mineral, dan lemak sehat agar lebih seimbang. Melansir Health, yuk simak beberapa rekomendasi sarapan tinggi protein selain telur yang bisa menjadi pilihan untuk memulai hari dengan menu yang lebih variatif dan mengenyangkan! 

1. Yogurt Yunani

Yogurt Yunani/ Foto: Magnific.com/stockking

Yogurt Yunani merupakan salah satu pilihan yang mudah dimasukkan ke dalam menu sarapan. Dibandingkan yogurt biasa, jenis yogurt ini umumnya memiliki kandungan protein lebih tinggi sehingga cocok bagi kamu yang ingin meningkatkan asupan protein tanpa harus mengolah makanan terlalu lama. Sekitar tiga perempat cangkir yogurt Yunani dapat menyediakan sekitar 17 gram protein.

Selain protein, yogurt Yunani juga mengandung kalsium, vitamin B12, dan selenium. Pilih produk dengan keterangan “kultur hidup dan aktif” jika ingin mendapatkan manfaat probiotik untuk mendukung kesehatan saluran pencernaan. Agar lebih mengenyangkan, kamu bisa konsumsi bersama buah segar dan biji-bijian. 

2. Oatmeal

Oatmeal/ Foto: Magnific.com/chandlervid85

Oat memang bukan makanan dengan kandungan protein setinggi telur, tetapi bukan berarti harus dikeluarkan dari daftar sarapan tinggi protein. Kuncinya ada pada kombinasi bahan. Beauties bisa menambahkan yogurt Yunani, selai kacang, bubuk protein, atau peptida kolagen ke dalam oatmeal untuk meningkatkan kandungan proteinnya.

Keunggulan lain oatmeal terletak pada kandungan beta-glukan, yaitu serat larut yang dapat membantu mendukung kesehatan jantung serta membantu mengatur kadar lipid dan gula darah. Oat juga menyediakan mineral seperti seng dan zat besi. Untuk sarapan praktis, kamu bisa menyiapkannya sebagai overnight oats sejak malam atau membuat baked oats yang bisa disimpan untuk beberapa kali makan.

3. Tahu

Tahu/ Foto: Magnific.com/Atlas Company

Tahu bukan hanya cocok disantap sebagai lauk makan siang atau malam. Makanan berbahan kedelai ini juga bisa menjadi pilihan menu sarapan tinggi protein, terutama bagi vegetarian atau vegan yang membutuhkan alternatif selain telur. Setengah cangkir tahu dapat mengandung hampir 22 gram protein, tergantung jenis dan produknya.

Tahu juga menyediakan sejumlah nutrisi penting seperti kalsium, selenium, seng, dan zat besi. Teksturnya membuat tahu mudah diolah menjadi menu sarapan gurih. Kamu bisa membuat orak-arik tahu bersama sayuran, kacang-kacangan, dan keju, atau mengiris dan mengolahnya sebagai topping roti panggang dengan alpukat. Dengan tambahan sayuran, menu ini tidak hanya mengandalkan protein, tetapi juga memberikan serat dan berbagai mikronutrien.

4. Kacang-kacangan dan Lentil

Kacang-kacangan/ Foto: Magnific.com/KamranAydinov

Kalau Beauties cari sumber protein nabati untuk sarapan, kacang-kacangan dan lentil layak dipertimbangkan. Makanan ini sangat cocok sebagai pengganti telur dalam hidangan seperti orak-arik maupun tumisan. Sejumlah jenis kacang dengan kandungan protein tinggi di antaranya kacang tanah, almond, mete, kenari hingga kacang hazel. 

Selain protein, kacang-kacangan dan lentil kaya akan serat yang membantu memperlambat proses pencernaan sehingga rasa kenyang dapat bertahan lebih lama. Satu cangkir lentil menyediakan sekitar 17,9 gram protein dan 15,6 gram serat. Kandungan folat, magnesium, dan seng di dalamnya juga membuat kacang-kacangan dan lentil menjadi pilihan bernutrisi.  

5. Smoothie

Smoothie/ Foto: Magnific.com/fabrikasimf

Bagi yang tidak punya banyak waktu untuk menyiapkan sarapan, smoothie bisa menjadi pilihan yang praktis. Namun, jangan hanya mengandalkan buah karena kandungan proteinnya biasanya tidak terlalu tinggi. Tambahkan bahan kaya protein seperti whey, protein kacang polong, atau yogurt Yunani, agar smoothie menjadi lebih seimbang.

Dengan kombinasi bahan yang tepat, smoothie bahkan dapat menyediakan sekitar 35 gram protein atau lebih per porsi. Kamu bisa mencampurkan buah beku dengan susu pilihan, bubuk protein, dan selai kacang untuk mendapatkan rasa yang lebih creamy. Jika ingin menambah kandungan serat dan lemak sehat, masukkan pula chia seed, flaxseed, atau jenis biji-bijian lainnya.

Jadi, itulah beberapa rekomendasi sarapan tinggi protein selain telur. Kamu sendiri biasanya suka sarapan pakai menu apa, Beauties? 

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(ria/ria)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE