5 Tanda Otak Menua Lebih Cepat di Usia Muda, Salah Satunya Hilang Indera Penciuman!

Ade Irma Suryani | Beautynesia
Minggu, 19 Nov 2023 20:30 WIB
3. Kesulitan Menemukan Kata-kata
Ilustrasi perempuan sedang berpikir/Foto: Pexels.com/Renzy Atibagos

Otak merupakan salah satu organ tubuh yang sangat berperan penting bagi kehidupan manusia. Namun, seiring bertambahnya usia, otak juga mengalami penurunan fungsi daya ingat.

Tak hanya dialami oleh para lansia, namun terkadang yang berusia termasuk muda seperti 30 atau 40 tahun pun juga bisa mengalami hal tersebut. Selain mudah lupa, ada juga beberapa tanda yang menunjukkan otak menua lebih cepat. 

Dilansir dari The Healthy, berikut 5 tanda otak menua lebih cepat. Simak!

1. Kehilangan Ingatan Jangka Pendek

Ilustrasi perempuan sedang berpikir/Foto: Pexels.com/Nataliya Vaitkevich

Hilangnya ingatan jangka pendek termasuk salah satu tanda otak menua lebih cepat. Selain itu, hal ini juga bisa berarti ada ancaman Alzheimer. 

"Area otak yang paling terkena dampak Alzheimer adalah memori jangka pendek," kata Michael R. Wasserman, MD, anggota dewan dari American Geriatrics Society's Health in Aging Foundation.

Gejala awal utama penyakit tersebut adalah kehilangan ingatan jangka pendek. Hal ini dapat mencakup segala hal, yaitu lupa kejadian hari itu, ketidakmampuan mengingat instruksi, mengulangi pertanyaan dan melupakan percakapan terakhir.

2. Kehilangan Ingatan Jangka Panjang

Ilustrasi perempuan sedang berpikir/Foto: Pexels.com/Ilyasick Photo

Ketika masalah ingatan seseorang meluas ke hal-hal yang terjadi bertahun-tahun atau puluhan tahun lalu, bisa jadi itu termasuk tanda menderita jenis demensia lain. 

"Bagi penderita Alzheimer, ingatan jangka panjang cenderung bertahan, namun dengan bentuk demensia lain, Anda mungkin memiliki lebih banyak masalah ingatan jangka panjang," kata Dr Wasserman.

 

3. Kesulitan Menemukan Kata-kata

Ilustrasi perempuan sedang berpikir/Foto: Pexels.com/Renzy Atibagos

Kesulitan menemukan kata-kata atau lupa banyak kosakata, misalnya kosakata untuk barang tertentu dan nama orang, bisa jadi pertanda adanya masalah kognitif. 

"Hal ini disebabkan oleh kesulitan pada bagian otak yang mengontrol bahasa, biasanya di lobus temporal atau perietal kiri, dan juga bisa menjadi tanda awal penyakit Alzheimer, gangguan neurodegeneratif lainnya, lesi struktural otak, atau kerusakan terkait stroke," kata David M. Holtzman, MD, Profesor dan Ketua Departemen Neurologi, Universitas Washington.

4. Perubahan Suasana Hati dan Kepribadian

Ilustrasi perempuan sedang sedih/Foto: Pexels.com/Liza Summer

Mudah sedih atau bahkan apatis juga bisa menjadi tanda bahwa otak sedang bermasalah. 

"Menjadi lebih pasif atau mengalami depresi baru pada orang lanjut usia bisa menjadi tanda tambahan gangguan kognitif. Hal ini mungkin disebabkan oleh perubahan pada lobus frontal, amigdala, dan struktur lain akibat penyakit Alzheimer atau kondisi otak lainnya," kata Dr. Holtzman.

5. Kehilangan Indera Penciuman

Ilustrasi perempuan mencium bunga/Foto: Pexels.com/TUBARONES PHOTOGRAPHY

Tak hanya penyakit Parkinson yang bisa menyebabkan penurunan kemampuan penciuman, namun penyakit Alzheimer juga bisa membuat indra penciuman seseorang menjadi lemah. 

***

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk gabung ke komunitas pembaca Beautynesia B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

(ria/ria)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE