6 Fakta Unik Tentang Sidik Jari yang Masih Jarang Diketahui, Apa Saja?

Ayu Novita Sari | Beautynesia
Senin, 29 Apr 2024 06:15 WIB
5. Sidik Jari Mencegah Luka
Sidik jari mencegah luka/Foto:pexels.com/Angela Roma

Beauties, mungkin kamu pernah mendengar bahwa sidik jari itu unik, karena tidak ada orang lain di dunia yang memiliki pola yang sama seperti sidik jari yang kamu miliki.

Sidik jari sudah terbentuk sejak sebelum kamu lahir. Polanya akan tumbuh seiring dengan pertumbuhan kamu.

Berikut ini beberapa fakta menarik tentang sidik jari yang masih belum banyak orang ketahui!

1. Sidik Jari telah Ada Sebelum Kamu Dilahirkan

Sidik jari telah ada sebelum dilahirkan/Foto:freepik.com/partystock

Dilansir dari Reader's Digest, tonjolan di ujung jari kita dibentuk sejak kita dalam kandungan ibu. Tepatnya dimulai dari usia kandungan sekitar 10 minggu.

Kemudian pada usia 17 minggu, pola-pola aneh, acak, dan unik ini sudah mulai terbentuk sepenuhnya. 

Gen yang mengontrol perkembangan lapisan dermal di bagian tubuh ini tampaknya menentukan ukuran, bentuk, dan pola yang menonjol.

 

2. Penting untuk Indra Peraba

Indra peraba/Foto:freepik.com/Angela Roma

Penelitian telah menunjukkan bahwa, tonjolan pada sidik jari kita meningkatkan sensitivitas sentuhan kita.

Menurut penelitian dalam Journal of Neuroscience, bagian tepi sidik jari kita memiliki bidang reseptif yang berguna untuk membantu menunjukkan sensitivitas sentuhan manusia. 

3. Sidik Jari Awalnya seperti Folikel Rambut

Folikel rambut/Foto:freepik.com/freepik

Menurut penelitian Headon, sidik jari awalnya tampak seperti potongan sel yang sama yang kemudian membentuk folikel rambut.

Namun, bukannya berubah menjadi folikel rambut, sel-sel ini membentuk tonjolan yang berpola lingkaran. Lingkaran yang kecil yang bertanggungjawab untuk membentuk struktur kulit. 

4. Ada Orang yang Terlahir Tanpa Sidik Jari

Orang yang terlahir tanpa sidik jari/Foto:freepik.com/rawpixel.com

Orang yang terlahir tanpa sidik jari disebut adermaloglyphia. Kelainan ini sangat jarang terjadi dan menyebabkan kegagalan pembentukan punggung bukit sebelum lahir.

Bantalan jari penderita adermatoglyphia seluruhnya rata. Kelainan genetik ini hanya ditemukan pada beberapa orang saja. 

5. Sidik Jari Mencegah Luka

Sidik jari mencegah luka/Foto:pexels.com/Angela Roma

Pernahkah kamu memperhatikan, bahwa untuk melepuh di ujung jari tangan atau kaki lebih sulit dibandingkan bagian tubuh lainnya?

Hal ini terjadi karena tonjolan kulit yang membentuk sidik jari membantu mencegah lecet. Tonjolan kulit tersebut yang membuat kita lebih mudah meregang dan berubah bentuk, sehingga dapat melindungi kita dari lecet atau melepuh. 

6. Sidik Jari Hewan

Sidik jari koala/Foto: pexels.com/Mirko Ott

Tak hanya manusia yang memiliki sidik jari, hewan monyet dan kera memiliki sidik jari yang fungsinya mirip dengan manusia.

Namun, ada lagi hewan yang sidik jarinya lebih mirip dengan manusia, yaitu koala. Koala mempunyai tonjolan di jari-jarinya yang mampu menghasilkan sidik jari hampir mirip dengan sidik jari manusia. 

***

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk, gabung ke komunitas pembaca Beautynesia, B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

(naq/naq)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE