7 Alasan Duduk Terlalu Lama Tidak Baik untuk Kesehatan Tubuh

Regitha Mandasari Putri Suryana | Beautynesia
Selasa, 21 Jul 2026 07:15 WIB
1. Membuat Otot dan Sendi Menjadi Kaku
Membuat otot dan sendi menjadi kaku/ Foto : Magnific/Magnific

Di era modern, banyak aktivitas dilakukan sambil duduk dalam waktu yang lama. Mulai dari bekerja di depan komputer, belajar, mengemudi, hingga menikmati hiburan melalui ponsel atau televisi membuat tubuh lebih jarang bergerak. Tanpa disadari, kebiasaan ini dapat menjadi bagian dari gaya hidup yang kurang aktif.

Melansir dari Mayo Clinic, duduk terlalu lama dikaitkan dengan berbagai risiko kesehatan, seperti obesitas, gangguan metabolisme, penyakit jantung, hingga peningkatan risiko kematian akibat penyakit tertentu jika tidak diimbangi dengan aktivitas fisik yang cukup. 

Yuk, pahami mengapa duduk terlalu lama tidak baik bagi tubuh dan bagaimana cara mengurangi dampaknya!

1. Membuat Otot dan Sendi Menjadi Kaku

Membuat otot dan sendi menjadi kaku/ Foto : Magnific/Magnific

Saat duduk dalam waktu lama, otot-otot tubuh, terutama di area leher, bahu, punggung, pinggul, dan kaki, jarang digunakan untuk bergerak. Akibatnya, otot menjadi lebih tegang dan sendi terasa kaku, terutama setelah berdiri atau berjalan kembali.

Jika kebiasaan ini berlangsung terus-menerus, rasa tidak nyaman dapat semakin sering muncul dan mengganggu aktivitas sehari-hari. Melakukan peregangan atau berjalan sebentar secara berkala dapat membantu menjaga kelenturan otot dan sendi.

2. Meningkatkan Risiko Nyeri Punggung

Meningkatkan risiko nyeri punggung/Foto: Magnific/Magnific

Banyak orang mengalami nyeri punggung akibat posisi duduk yang terlalu lama, terutama jika postur tubuh kurang baik. Duduk tanpa penyangga yang tepat dapat memberikan tekanan lebih besar pada tulang belakang dan otot punggung.

Selain menjaga posisi duduk yang ergonomis, kamu juga disarankan untuk sesekali berdiri dan bergerak. Mayo Clinic menyebutkan bahwa mengurangi waktu duduk dan memperbanyak gerakan dapat membantu menjaga kesehatan tubuh serta mengurangi berbagai keluhan akibat terlalu lama berada dalam posisi duduk.

3. Menghambat Sirkulasi Darah

ilustrasi/ Foto : Freepik/ Freepik

Ketika tubuh terlalu lama berada dalam posisi duduk, aliran darah terutama ke bagian kaki dapat menjadi kurang lancar. Kondisi ini dapat menyebabkan kaki terasa pegal, kesemutan, atau bengkak pada sebagian orang.

Berjalan beberapa menit atau menggerakkan kaki secara berkala dapat membantu menjaga sirkulasi darah tetap lancar. Aktivitas ringan ini juga membuat tubuh terasa lebih segar setelah duduk cukup lama.

4. Membakar Kalori Lebih Sedikit

Membakar kalori lebih sedikit/ Foto :Magnific/Magnific

Tubuh membakar lebih sedikit kalori saat duduk dibandingkan ketika berdiri atau bergerak. Jika kebiasaan duduk terlalu lama disertai pola makan yang kurang seimbang, kondisi ini dapat meningkatkan risiko kenaikan berat badan.

Saat duduk tubuh menggunakan energi lebih sedikit, dibandingkan saat berdiri atau berjalan. Oleh karena itu, menambahkan aktivitas ringan seperti berjalan kaki atau naik turun tangga dapat membantu meningkatkan pembakaran kalori sepanjang hari.

5. Meningkatkan Risiko Gangguan Metabolisme

Meningkatkan risiko gangguan metabolisme/ Foto : Magnific/Magnific

Kurangnya aktivitas fisik akibat terlalu lama duduk dapat memengaruhi cara tubuh mengolah gula darah dan lemak. Dalam jangka panjang, kondisi ini dapat meningkatkan risiko gangguan metabolisme jika tidak diimbangi dengan gaya hidup aktif.

Mayo Clinic menjelaskan bahwa duduk dalam waktu lama berkaitan dengan sindrom metabolik, yaitu kumpulan kondisi seperti tekanan darah tinggi, gula darah tinggi, penumpukan lemak di area perut, dan kadar kolesterol yang tidak sehat.

6. Menurunkan Konsentrasi dan Membuat Tubuh Cepat Lelah

Menurunkan konsentrasi dan membuat tubuh cepat lelah/ Foto : Magnific/Magnific

Duduk dalam posisi yang sama selama berjam-jam dapat membuat tubuh terasa lesu dan pikiran menjadi kurang fokus. Hal ini sering terjadi karena tubuh membutuhkan gerakan untuk membantu menjaga energi dan sirkulasi darah tetap baik.

Beristirahat sejenak, melakukan peregangan, atau berjalan beberapa menit dapat membantu mengembalikan konsentrasi. Cara sederhana ini juga membuat tubuh terasa lebih segar saat kembali bekerja.

7. Meningkatkan Risiko Berbagai Penyakit Kronis

Meningkatkan risiko berbagai penyakit kronis/ Foto : Magnific/benzoix

Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa gaya hidup sedentari atau kurang bergerak berkaitan dengan peningkatan risiko berbagai penyakit kronis, seperti penyakit jantung, diabetes tipe 2, dan obesitas. Risiko ini dapat meningkat jika kebiasaan duduk terlalu lama berlangsung setiap hari tanpa diimbangi aktivitas fisik.

Meski demikian, risiko tersebut dapat dikurangi dengan menerapkan gaya hidup yang lebih aktif. Menyempatkan waktu untuk bergerak secara rutin merupakan langkah sederhana yang memberikan manfaat besar bagi kesehatan.

Beauties, itu dia alasan duduk terlalu lama berbahaya bagi kesehatan. Bagaimana, kamu masih sering melakukannya?

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(ria/ria)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE