8 Kesalahan Sepele yang Membuat Menstruasi Terasa Lebih Berat

Belinda Safitri | Beautynesia
Selasa, 14 Apr 2026 09:00 WIB
8 Kesalahan Sepele yang Membuat Menstruasi Terasa Lebih Berat
Kesalahan sepele yang membuat menstruasi lebih berat/ Foto: Freepik.com/diana.grytsku

Beauties, banyak perempuan mengira nyeri haid atau menstruasi berat hanya dipengaruhi faktor hormon semata. Padahal, kebiasaan sehari-hari yang tampak sepele justru bisa memperparah gejala seperti kram, kembung, hingga perubahan mood yang ekstrem.

Tanpa disadari, pola makan, gaya hidup, hingga kebiasaan kecil seperti scroll HP terus-menerus bisa memengaruhi keseimbangan tubuh saat siklus menstruasi berlangsung. Dirangkum dari Womens Care Obgyn dan Perfect Fit, kenali sejumlah kesalahan sepele yang membuat menstruasi lebih berat agar kamu bisa menghindarinya.

1. Melewatkan Sarapan dan Kurang Protein

Melewatkan sarapan/ Foto: Freepik.com/drobotdean

Saat memasuki fase luteal sebelum menstruasi, tubuh membutuhkan energi yang stabil untuk menghadapi perubahan hormon. Melewatkan sarapan dapat memicu lonjakan dan penurunan gula darah yang drastis, sehingga kamu jadi lebih mudah lelah, sensitif, dan bahkan lebih merasakan nyeri saat menstruasi datang.

Selain itu, kurangnya asupan protein juga memperburuk kondisi ini. Protein berperan menjaga kestabilan energi dan suasana hati. Tanpa protein yang cukup, tubuh cenderung mengidam-idamkan makanan tidak sehat, sehingga membuat gejala PMS seperti kram dan kelelahan terasa lebih berat.

2. Terlalu Banyak Kafein dan Kurang Minum Air

Terlalu banyak kafein/ Foto: Freepik.com/azerbaijan_stockers

Kafein memang membantu kamu tetap terjaga, tetapi konsumsi berlebihan, terutama menjelang menstruasi, bisa meningkatkan rasa cemas, jantung berdebar, hingga gangguan tidur. Kondisi ini membuat tubuh semakin tidak nyaman saat siklus haid dimulai.

Di sisi lain, kurang minum air juga memperburuk gejala. Dehidrasi dapat membuat kram terasa lebih intens, memicu kembung berkepanjangan, bahkan menyebabkan kabut otak. Idealnya, kamu jangan sampai hanya menunggu haus untuk minum, karena itu tanda tubuh sudah kekurangan cairan.

3. Jarang Bergerak

Jarang bergerak/ Foto: Freepik.com/DC Studio

Gaya hidup yang terlalu pasif membuat aliran darah tidak optimal, termasuk ke area panggul. Padahal, sirkulasi yang lancar sangat penting untuk mengurangi kram dan ketegangan otot saat menstruasi.

Olahraga ringan seperti jalan kaki, yoga, atau stretching dapat membantu tubuh melepaskan hormon endorfin yang berfungsi sebagai pereda nyeri alami. Selain itu, aktivitas fisik juga membantu menstabilkan suasana hati sehingga PMS terasa lebih terkendali.

4. Kebiasaan Merokok

Kebiasaan merokok/ Foto: Freepik.com/wirestock

Merokok tidak hanya berdampak pada paru-paru, tetapi juga pada sistem hormon. Nikotin dapat menghambat aliran darah, termasuk ke organ reproduksi, sehingga memperparah kram dan ketidaknyamanan saat haid.

Tak hanya itu, merokok juga dapat mengganggu keseimbangan hormon estrogen dan progesteron. Ketidakseimbangan ini bisa membuat PMS lebih intens, mulai dari nyeri hingga perubahan mood yang lebih ekstrem.

5. Konsumsi Garam Berlebih

Konsumsi garam berlebih/ Foto: Freepik.com/freepik

Mengonsumsi makanan tinggi garam, terutama dari makanan olahan, dapat menyebabkan tubuh menahan lebih banyak air. Akibatnya, kamu akan merasa lebih kembung dan tidak nyaman saat menstruasi.

Untuk mencegah efek ini, sebaiknya Beauties batasi penggunaan garam tambahan dan perbanyak konsumsi buah serta sayur. Nutrisi alami dalam makanan tersebut membantu tubuh mengeluarkan kelebihan natrium sekaligus mengurangi retensi cairan.

6. Tidak Mengelola Stres dengan Baik

Tidak mengelola stres/ Foto: Freepik.com/jcomp

Stres kronis memicu peningkatan hormon kortisol yang dapat mengganggu keseimbangan hormon reproduksi. Ketika ini terjadi, gejala PMS seperti nyeri, emosi tidak stabil, dan kelelahan bisa terasa lebih intens.

Oleh karena itu, mengelola stres bukan sekadar pilihan, tetapi kebutuhan. Aktivitas seperti meditasi, yoga, atau sekadar meluangkan waktu untuk diri sendiri dapat membantu tubuh lebih rileks, sehingga siklus menstruasi terasa lebih ringan.

7. Kurang Tidur

Kurang tidur/ Foto: Freepik.com/jcomp

Tidur memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan hormon. Ketika kamu kurang tidur, tubuh akan lebih mudah stres dan sulit mengatur emosi, yang akhirnya memperburuk gejala PMS.

Selain itu, kurang tidur juga memengaruhi energi, nafsu makan, dan fokus. Maka, penting menciptakan rutinitas tidur yang nyaman agar tubuh bisa pulih dengan optimal sebelum dan selama menstruasi.

8. Kebiasaan Doomscrolling

Doomscrolling/ Foto: Freepik.com/karlyukav

Menjelang menstruasi, otak cenderung lebih sensitif terhadap stres. Kebiasaan doomscrolling atau terus-menerus mengonsumsi konten di media sosial dapat memperburuk kondisi ini karena memicu overstimulasi dan kelelahan mental.

Akibatnya, kualitas tidur menurun dan suasana hati menjadi lebih rapuh. Tubuh yang terus berada dalam kondisi stres akan merespons dengan meningkatkan rasa nyeri, termasuk saat menstruasi. Sebagai solusi, kurangi screen time terutama sebelum tidur untuk membantu tubuh lebih rileks.

Jadi, itulah sejumlah penyebab menstruasi lebih berat. Dengan menghindari kebiasaan-kebiasaan ini, kamu bisa membantu tubuh menjalani siklus menstruasi dengan lebih nyaman, Beauties. 

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(ria/ria)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE