sign up SIGN UP

Catat! Ini 7 Makanan Sehat yang Baik Dikonsumsi Setelah Melahirkan

Retno Anggraini | Beautynesia
Rabu, 04 May 2022 23:00 WIB
Catat! Ini 7 Makanan Sehat yang Baik Dikonsumsi Setelah Melahirkan
caption
Jakarta -

Ketika waktu melahirkan semakin dekat, calon orangtua mulai sibuk mempersiapkan segala macam untuk mempermudah proses persalinan nanti. Namun yang tak kalah penting, calon ibu juga harus memikirkan makanan sehat apa yang sebaiknya dikonsumsi setelah melahirkan.

Ada beberapa makanan yang sangat baik dikonsumsi ibu setelah melahirkan karena dapat membantu mengembalikan energi tubuh yang hilang. Kira-kira apa saja, ya? Merangkum dari Healthline, ini dia 7 makanan sehat yang baik dikonsumsi setelah melahirkan. Jangan lupa dicatat!

Sup Ayam

Sup ayam
Sup ayam/Foto: Freepik.com/timolina

Biasanya, perempuan akan berkeringat lebih banyak pada minggu-minggu pertama setelah melahirkan. Hal ini dikarenakan tubuh sedang menyesuaikan diri dengan fluktuasi hormon yang dramatis. Ibu menyusui juga diperkirakan membutuhkan tambahan 1 liter cairan per hari dibandingkan yang lain.

Sup ayam terpilih menjadi makanan sehat yang baik dikonsumsi setelah melahirkan untuk memenuhi kebutuhan tambahan cairan sang ibu. Selain itu, sup ayam juga dapat membantu mempercepat proses pemulihan organ reproduksi pasca melahirkan.

Roti Gandum

Roti gandum
Roti gandum/Foto: Freepik.com/jcomp

Tidak hanya penting untuk perkembangan bayi di awal kehamilan, asam folat juga penting untuk ASI yang dibutuhkan bayi. Pastikan kebutuhan asam folat tercukupi setelah melahirkan. Salah satu sumber asam folat terbaik berasal dari roti gandum. Selain asam folat, roti gandum juga kaya akan serat dan zat besi.

Kurma

Kurma
Kurma/Foto: Freepik.com/azerbaijan_stockers

Kurma dapat membantu tubuh menciptakan hormon prolaktin setelah melahirkan. Prolaktin sendiri merupakan hormon yang memberitahu tubuh untuk memproduksi ASI berlebih. Kurma juga kaya akan kalsium, serat, dan pemanis alami yang cocok untuk bantu isi energi yang hilang dengan cepat.

Oatmeal

Oatmeal
Oatmeal/Foto: Freepik.com/lifeforstock

Wasir merupakan salah satu efek samping yang dialami ibu setelah melahirkan. Untuk mengatasi wasir, salah satunya dengan konsumsi makanan kaya serat, seperti oatmeal. Kandungan karbohidrat, zat besi, dan kalori pada oatmeal juga dapat meningkatkan produksi ASI, lho!

Daging Sapi Tanpa Lemak

Daging sapi tanpa lemak
Daging sapi tanpa lemak/Foto: Freepik.com/timolina

Banyak ibu yang masih mengalami pendarahan selama berhari-hari, bahkan berminggu-minggu setelah melahirkan. Hal ini bisa membuat tubuh kekurangan zat besi dan mengganggu produksi ASI. Ibu bisa mengonsumsi daging sapi tanpa lemak karena kandungan protein, vitamin B12, dan zat besi di dalamnya mampu memberikan energi tambahan serta mencegah terjadinya anemia.

Telur

Telur
Telur/Foto: Freepik.com/jcomp

Telur merupakan sumber protein penting untuk membantu menenangkan otot-otot setelah mengalami kontraksi pada saat proses persalinan. Kandungan lemak omega-3 yang terkandung pada telur juga baik untuk meningkatkan fungsi otak dan menurunkan gejala depresi yang sering dialami ibu pasca melahirkan, serta dapat memperlancar produksi ASI.

Apel

Apel
Apel/Foto: Freepik.com/KamranAydinov

Asupan nutrisi yang lengkap sangat dibutuhkan bagi ibu menyusui, salah satu sumbernya adalah buah apel. Konsumsi apel setelah melahirkan dapat membantu ibu terhindar dari beberapa kondisi kesehatan tertentu, sehingga produksi dan kualitas ASI akan lebih baik.

Apel juga kaya akan vitamin C, di mana sangat dibutuhkan untuk memulihkan energi setelah melahirkan. Serta kandungan antioksidan pada apel dapat bantu lindungi tubuh dari radikal bebas.

Itulah 7 jenis makanan yang sebaiknya ibu konsumsi setelah melahirkan untuk mempercepat pemulihan energi dan memperlancar produksi ASI. Jangan lupa dicatat, ya, Beauties!

***

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk gabung ke komunitas pembaca Beautynesia B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

(naq/naq)

Our Sister Site

mommyasia.id