sign up SIGN UP

Catat! Ini Syarat dan Kriteria Penerima Vaksin Booster yang Dimulai Hari Ini, 12 Januari

Raudiya Nurfadilah | Rabu, 12 Jan 2022 15:00 WIB
Catat! Ini Syarat dan Kriteria Penerima Vaksin Booster yang Dimulai Hari Ini, 12 Januari
caption

Mulai 12 Januari 2022, pemerintah Indonesia melakukan program vaksinasi covid-19 dosis ketiga atau booster di berbagai tempat. Pemberian booster ini bertujuan untuk meningkatkan antibodi yang sebelumnya telah terbentuk menjadi lebih kuat agar terhindar dari virus.

Wajib tahu vaksinasi ini diberikan kepada masyarakat yang sebelumnya telah mendapatkan dua dosis vaksin covid-19, Beauties.

Apa Syarat dan Kriteria Penerima Booster?

Syarat dan kriteria penerima booster
Syarat dan kriteria penerima booster/ Foto: Pexels/ Gustavo Fring

Dalam program ini, ada beberapa syarat dan kriteria yang harus dipenuhi oleh penerima di antaranya vaksinasi akan diberikan kepada orang yang sesuai dengan rekomendasi dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yakni usia 18 tahun ke atas dan diprioritaskan untuk lansia, tenaga kesehatan, peserta PBI (Penerima Bantuan Iuran), dan kelompok komorbid dengan immunocompromised.

Vaksinasi booster juga akan diberikan kepada kabupaten/kota yang sudah memenuhi kriteria yakni 70 persen masyarakatnya telah disuntik untuk dosis 1 dan 60 persen sudah menerima dosis 2.

“Jadi sampai sekarang ada 244 kabupaten/kota yang sudah memenuhi kriteria tersebut,” ujar Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin melalui kanal Youtube Sekretariat Presiden.

Ia juga mengatakan bahwa Indonesia memerlukan dosis vaksin sebanyak 230 juta untuk booster. Sedangkan orang yang dapat menerima vaksin booster setidaknya sudah mendapatkan vaksin dosis kedua minimal di atas 6 bulan.

Pada Januari ini, telah ada 21 juta orang yang menjadi sasaran penerima booster dan masuk pada kriteria yang ditentukan.

Jenis Vaksin Booster

Jenis-jenis vaksin booster
Jenis-jenis vaksin booster/ Foto: Pexels/ Pavel Danilyuk

Mengenai jenis-jenis vaksin booster, dilansir dari akun Instagram BPOM RI, ada 5 jenis vaksin yang telah disetujui sebagai booster yakni CoronaVac atau Vaksin covid-19 Bio Farma, Comirnaty oleh Pfizer, AstraZeneca (Vaxzevria dan Kconecavac), Moderna, dan Zifivax.

Kelima vaksin tersebut nantinya akan digunakan sebagai dosis lanjutan homolog (vaksin booster sama dengan vaksin primer) dan heterolog (vaksin booster berbeda dengan vaksin primer) sesuai dengan pertimbangan para peneliti dalam dan luar negeri serta sudah dikonfirmasi oleh Badan POM dan ITAGI.

Mekanisme Pemberian Vaksin

Mekanisme pemberian vaksin
Mekanisme pemberian vaksin/ Foto: Pexels/ FRANK MERIÑO

Mengutip laman Sehat Negeriku Kemenkes, ada dua mekanisme pemberian vaksin booster yakni secara berbayar dan gratis. Khusus untuk vaksinasi non-program pemerintah atau mandiri diberlakukan pembayaran tetapi belum ditetapkan besaran tarif dari vaksinasi tersebut. Jika pun ada informasi yang beredar mengenai harga, sejauh ini itu bukanlah tarif dalam negeri melainkan di luar negeri.

Karena menurut Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan dr. Siti Nadia Tarmidzi, dalam penetapan proses tarifnya harus melibatkan banyak pihak seperti Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP). Tetapi pemerintah juga tetap memberikan vaksinasi booster secara gratis bagi orang-orang yang diprioritaskan.

[Gambas:Youtube]

-----------

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk, gabung ke komunitas pembaca Beautynesia B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

(fip/fip)

Our Sister Site

mommyasia.id