STATIC BANNER
160x600
STATIC BANNER
160x600

Cocok Disantap Bersama Keluarga, Berikut 3 Rekomendasi Resto Hot Pot Malatang Khas Cina untuk Perayaan Imlek!

Nisrina Salsabila | Beautynesia
Jumat, 20 Jan 2023 18:45 WIB
Cocok Disantap Bersama Keluarga, Berikut 3 Rekomendasi Resto Hot Pot Malatang Khas Cina untuk Perayaan Imlek!
Rekomendasi restoran hot pot malatang untuk makan bersama menyambut Imlek/Foto: Freepik/honeypics

Momen Tahun Baru Cina atau Imlek biasanya dilewati dengan cara berkumpul dan makan-makan bersama keluarga besar. Bagi yang merayakannya, mereka akan menghidangkan sejumlah makanan khas Imlek, seperti mie panjang umur, pangsit, kue keranjang, dan lain-lain. Dalam budaya Cina, makanan dapat menyatukan keluarga, dan hot pot malatang yang tersaji dalam porsi besar bisa menjadi alternatif pilihan menu makanan saat Imlek.

Malatang merupakan sajian tradisional asal Sichuan, Cina, berupa sup kaldu pedas berisi sayuran dan daging. Kenikmatan malatang telah menyebar secara internasional, termasuk Korea Selatan, Australia, juga Indonesia.

Nama malatang berasal dari bumbu utamanya, yaitu bumbu mala khas Sichuan. Dikutip via KoreabyMe, kata mala sendiri dalam bahasa Cina mengacu pada “ma” berarti mati rasa dan “la” berarti pedas, sedangkan sedangkan “tang” secara harfiah diterjemahkan menjadi sup. Ya, mala memang bisa disajikan dalam dua versi, yakni mala tang (berkuah) atau mala xiang guo (tumis).

Berkat keunikan rasa pedasnya, hot pot malatang pun banyak disukai oleh pecinta kuliner Tanah Air. Sejumlah restoran hot pot di beberapa kota besar di Indonesia bahkan telah mengkhususkan diri pada sajian hot pot malatang.

Lantas, seperti apakah cita rasa yang ditawarkan hot pot malatang?

Cita Rasa Kuah Mala

Sesuai namanya, malatang menawarkan sensasi pedas dari bumbu yang terbuat dari campuran cabe, bubuk cabe, Sichuan pepper, cengkeh, kapulaga, adas, bunga lawang, dan banyak rempah lainnya. Penambahan Sichuan pepper membuat rasa pedas kaldu ini menggigit seperti membuat lidah kebas. Bumbu-bumbu tersebut kemudian dicampurkan ke dalam kaldu tulang dan sumsum yang dimasak dengan metode memasak lambat.

Ciri khas kuah mala adalah berwarna merah gelap. Di dalam kuah malatang biasanya ditambahkan potongan jujube (kurma Cina), irisan bawang putih, dan daun bawang. Setelah dipanaskan sebentar, kuah ini siap dimasukkan aneka skewers dan isian lain.

Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE