Dokter Ungkap Cara Efektif Empaskan Lemak Perut Tanpa Perlu Diet Ketat

Dewi Maharani Astutik | Beautynesia
Rabu, 28 Jan 2026 09:30 WIB
Penelitian Ilmiah tentang Cuka Apel dan Penurunan Berat Badan
Ilustrasi/Foto: Freepik/drobotdean

Dr. Eric Berg adalah seorang ahli yang dikenal dalam dunia kesehatan dan nutrisi, khususnya dalam bidang diet keto dan puasa intermiten. Ia adalah penulis buku The Healthy Keto Plan, yang membahas cara menjalani pola makan keto dengan cara yang sehat.

Saluran YouTube-nya yang populer, dengan 12,9 juta pengikut, barumembagikan manfaat mengintegrasikan cuka apel ke dalam rutinitas harianmu. Dilansir dari RSVP Live, berikut penjelasannya!

Manfaat Cuka Apel untuk Penurunan Berat Badan

Ilustrasi/Foto: Freepik/lifeforstock
Ilustrasi/Foto: Freepik/lifeforstock

Dalam salah satu videonya, Dr. Berg mengajak penonton untuk mencoba cuka apel dengan klaim bahwa minuman sederhana ini dapat menjadi cara mudah dan alami untuk menghilangkan lemak perut, memperbaiki pencernaan, serta meningkatkan metabolisme. Ia juga menjelaskan bahwa hanya dengan mengonsumsi satu cangkir cuka apel per hari, seseorang dapat menghilangkan lemak membandel dan mencapai tujuan penurunan berat badan.

Bagi mereka yang sedang mencari cara mengecilkan perut atau mengalami masalah metabolisme lambat, Dr. Berg menyebut cuka apel bisa menjadi solusi yang tepat. Ia menjelaskan bahwa lemak perut sebenarnya merupakan lemak hati yang meluap ke area perut, dan salah satu cara terbaik untuk mengurangi lemak perut ini adalah dengan mengonsumsi cuka apel.

Menurutnya, cara yang direkomendasikan adalah mencampurkan dua sendok makan cuka apel ke dalam segelas air dan meminumnya tiga kali sehari. Ia juga menekankan bahwa cuka apel mengandung asam asetat yang sangat kuat, yang tidak hanya membantu memecah lemak, tetapi juga berperan dalam mengatasi resistensi insulin—faktor utama penyebab penumpukan lemak di hati.

Dengan mengonsumsi campuran tersebut sebanyak tiga kali sehari, manfaatnya terhadap metabolisme dan pembakaran lemak diklaim makin optimal. Terkait efektivitasnya dalam membantu penurunan berat badan, Healthline melaporkan bahwa beberapa penelitian menunjukkan cuka dapat meningkatkan rasa kenyang sehingga berkontribusi pada pengurangan asupan kalori dan penurunan berat badan.

Penelitian Ilmiah tentang Cuka Apel dan Penurunan Berat Badan

Ilustrasi/Foto: Freepik/drobotdean

Sebuah tinjauan penelitian menemukan bahwa dalam studi jangka pendek, individu yang mengonsumsi cuka apel bersama makanan padat mengalami peningkatan rasa kenyang. Rasa kenyang itu bertahan hingga dua jam setelah makan dan membuat mereka cenderung mengonsumsi lebih sedikit camilan dalam 3 hingga 24 jam berikutnya.

Meskipun penelitian jangka panjang belum menemukan hubungan kuat antara cuka apel dan pengurangan nafsu makan, sebuah uji coba terkontrol secara acak pada tahun 2024 melaporkan hasil yang signifikan. Setelah mengonsumsi tiga dosis cuka apel (15 ml per sendok makan) setiap hari selama 12 minggu, peserta mengalami penurunan berat badan sebesar 6-8 kg dan berkurangnya persentase lemak tubuh, lingkar pinggang dang pinggul, indeks massa tubuh (BMI), serta penurunan kadar gula darah, lemak, dan kolesterol dalam darah. Namun, Healthline menyarankan bahwa masih diperlukan studi yang lebih besar untuk mengonfirmasi hasil ini.

***

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk, gabung ke komunitas pembaca Beautynesia, B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

(naq/naq)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE