Enak Sih, Tapi Hindari 5 Makanan Ini Jika Mau Daya Ingat Tetap Fokus dan Tajam!

Nadya Quamila | Beautynesia
Jumat, 16 Dec 2022 09:30 WIB
Enak Sih, Tapi Hindari 5 Makanan Ini Jika Mau Daya Ingat Tetap Fokus dan Tajam!/Freepik.com/ stockking

Beauties, kamu mungkin pernah mendengar kalimat "you are what you eat". Artinya, penting untuk mengonsumsi makanan yang sehat dan bergizi agar kesehatan tubuh terjaga. Namun, makanan tidak hanya berpengaruh pada tubuh, namun juga pada kesehatan otak, lho!

Ya, menjaga kesehatan otak tidak kalah penting, salah satunya agar pikiran dan ingatan tetap fokus dan tajam. Makanan seperti sayuran, buah, makanan laut, hingga kacang-kacangan bisa membantu meningkatkan kesehatan otak.

Selain itu, jika kamu ingin menjaga daya ingat tetap fokus dan tajam, ada beberapa makanan tertentu yang harus kamu hindari. Apa saja? Dilansir dari CNBC Make It, yuk simak ulasannya!

Makanan yang Dibuat dengan Minyak Biji Industri dan Olahan

Minyak olahan sering diekstraksi dari kedelai, jagung, rapeseed (sumber minyak kanola), biji kapas, biji bunga matahari dan safflower, dan mengandung banyak asam lemak omega-6.

Kelebihan konsumsi omega-6 dapat memicu tubuh untuk memproduksi bahan kimia yang dapat menyebabkan peradangan pada otak. Jika kamu menumis sayuran atau memanggang ikan atau daging, ahli gizi asal Harvard, Dr. Uma Naidoo menyarankan menggunakan minyak zaitun, kelapa, atau alpukat.

Makanan dengan Tambahan Gula

Ilustrasi/Foto: Freepik.com/wayhomestudio

Otak manusia menggunakan energi dalam bentuk glukosa, sejenis gula, untuk memicu aktivitas seluler. Tapi diet gula tinggi bisa menyebabkan kelebihan glukosa di otak. Hal ini dapat menyebabkan gangguan memori dan berkurangnya plastisitas hippocampus, yaitu bagian otak yang mengontrol memori.

Dr. Naidoo juga mengingatkan bahwa banyak makanan dengan cita rasa gurih juga sebenarnya mengandung gula tambahan. Misalnya saus pasta, saus tomat, saus salad, hingga sup kalengan yang dijual di pasaran.

"Solusinya, tukar makanan tersebut dengan makanan buatan sendiri yang dibuat dengan bahan-bahan utuh," ungkapnya.

Makanan Olahan

Ilustrasi makanan olahan/Foto: pexels.com

Sebuah studi tahun 2022 menemukan bahwa orang yang mengonsumsi makanan olahan dalam jumlah tinggi, seperti makanan yang dipanggang atau soda, lebih mungkin mengalami depresi ringan dibandingkan mereka yang jarang mengonsumsinya.

"Jika Anda tidak tahu bahan apa itu [makanan], sebaiknya hindari untuk dikonsumsi," ungkap Dr. Naidoo.

(naq/naq)