Hati-hati, BPOM Rilis 12 Daftar Obat Tradisional, Suplemen dan Kosmetik yang Berbahaya untuk Kesehatan!

Tim Redaksi detikHealth | Beautynesia
Rabu, 02 Aug 2023 15:30 WIB
BPOM merilis daftar 12 obat tradisional, suplemen dan kosmetik yang berbahaya/Foto: Unsplash/Roberto

Menjaga kesehatan diri sendiri dari apa yang kita konsumsi dan apa yang kita pakai sangatlah penting. Jangan sampai, karena asalnya kita malah berakhir dengan kesehatan yang terganggu.

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM RI) kembali menemukan deretan obat tradisional yang bisa memicu gangguan pencernaan, fungsi hati, ginjal, dan gangguan hormon. Ditemukan ada delapan produk obat tradisional dan suplemen yang berbahaya dan tidak memenuhi standar. 

Tak cuma obat tradisional dan suplemen saja, beberapa kosmetik juga berisiko menyebabkan kanker dan gangguan kulit seperti okronosis, yakni berubah warna menjadi kehitaman. 

Agar kita bisa lebih hati-hati, berikut daftar 12 obat tradisional, suplemen, dan kosmetik yang dilarang oleh BPOM RI. Simak!

1. Obat Tradisional:

Ilustrasi minum obat/Foto: Freepik.com/Jcomp
  • Pegal Linu Husada cap Tawon Klenceng
  • Pegal Linu cap Akar Daun
  • Sirandi (botol kaca)
  • Sirandi (botol plastik)
  • Liu Shen Shui (sakit perut)
  • Cairan sakit perut Kupu Cair Chi Chung Shui
  • New Tay Pin San Jamu untuk sakit perut dan kembung

2. Produk Suplemen Kesehatan:

  • Feroglobin Kid Drops

3. Produk Kecantikan:

  • CASANDRA Glam Nude Lip Cream 2
  • CASANDRA Lipstick Colorfix (No.6)
  • LA WIDYA CURCUMIN Day Cream
  • BIOGOLD Night Cream

Saat ini, BPOM RI memastikan telah menarik peredaran 12 produk di atas, termasuk dengan menghentikan produksi dan distribusinya. Adapun deretan produk yang tersedia kini telah dimusnahkan. 

Lebih lengkap, baca selengkapnya di sini. 

***

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk gabung ke komunitas pembaca Beautynesia B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

(ria/ria)
Loading ...
Tonton video di bawah ini ya, Beauties!
3 Rahasia Rambut Sehat Berkilau Ala Orang India