Hati-hati, Kebiasaan yang Dilakukan Sejak Muda Ini Dapat Meningkatkan Risiko Terkena Stroke

Budi Rahmah Panjaitan | Beautynesia
Sabtu, 29 Oct 2022 20:00 WIB
Hati-hati, Kebiasaan yang Dilakukan Sejak Muda Ini Dapat Meningkatkan Risiko Terkena Stroke
Kebiasaan yang bisa dilakukan sejak muda dapat meningkatkan risiko stroke/ Foto: Freepik.com/jcomp

Beauties, setiap 29 Oktober diperingati sebagai Hari Stroke Sedunia atau 'World Stroke Day'. Nah, adanya peringatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya melakukan pencegahan serta pengobatan stroke. Perhatian terhadap stroke ini memang sudah seharusnya dilakukan.

Sebagaimana dikutip dari laman WHO,  stroke menjadi salah satu penyebab utama kematian secara global. Risiko terkena stroke bisa meningkat dengan adanya kebiasaan buruk. Bahkan, kebiasaan yang mungkin sedari muda sudah dilakukan.

Dilansir dari laman Ncbc News, berikut adalah beberapa kebiasaan tersebut:

1. Mengonsumsi Banyak Lemak Trans

Ilustrasi makanan lemak trans/ Foto: Freepik.com/pokpak05
Ilustrasi makanan lemak trans/ Foto: Freepik.com/pokpak05

Salah satu kebiasaan yang bisa meningkatkan risiko stroke adalah mengonsumsi banyak lemak trans. Dari mana asal lemak trans? Salah satunya adalah dari makanan yang diolah dengan cara digoreng, Beauties.

Selain itu, lemak trans juga bisa ditemukan dalam makanan olahan seperti kue dan biskuit. Kelompok perempuan yang mengonsumsi 7 gram lemak trans setiap harinya memiliki risiko stroke 30% lebih banyak daripada mereka yang makan 1 gram.

2. Merokok

Ilustrasi rokok pemicu stroke/ Foto: Freepik.com/freepik
Ilustrasi rokok pemicu stroke/ Foto: Freepik.com/freepik

Selanjutnya adalah kebiasaan merokok. Menurut American Heart Association (AHA), merokok bisa meningkatkan hampir 2 kali risiko stroke. Dengan berhenti merokok, risiko terserang stroke pun bisa berkurang. Satu studi pada 1988 menemukan bahwa mantan perokok usai 5 tahun tidak mengisap rokok memiliki tingkat stroke yang sama dengan bukan perokok.

3. Stres Berlebihan

Ilustrasi stress pemicu stroke/ Foto: Freepik.com/pressfoto
Ilustrasi stres pemicu stroke/ Foto: Freepik.com/pressfoto

Hal yang satu ini memang sulit dipungkiri di tengah naik turunnya roda kehidupan. Namun menjadi tidak bahagia karena stres bisa meningkatkan risiko stroke. Para peneliti di University of Texas Medical Branch di Galveston melaporkan pada 2001, bahwa suasana hati dan sikap positif terlindungi dari stroke.

Untuk itu, bijaksanalah mulai dari sekarang dalam mengendalikan stres, Beauties.

4. Gaya Hidup Tidak Sehat

Ilustrasi junk food pemicu stroke/ Foto: Freepik.com/freepik
Ilustrasi junk food pemicu stroke/ Foto: Freepik.com/freepik

Gaya hidup tidak sehat ini cukup menonjol dari segi pemilihan makanan yang dikonsumsi. Ya, sejatinya, segala sesuatu yang masuk ke dalam tubuh sebagai asupan tentu akan memberikan pengaruh.

Mengonsumsi makanan tidak sehat dari waktu ke waktu bisa meningkatkan risiko stroke. Makanan yang dimaksud bisa merujuk pada makanan olahan atau junk food serta makanan yang mengandung pengawet yang berbahaya bagi kesehatan tubuh.

5. Minum Alkohol

Ilustrasi alkohol pemicu stroke/ Foto: Freepik.com/jcomp
Ilustrasi alkohol pemicu stroke/ Foto: Freepik.com/jcomp

Meminum minuman alkohol juga masuk dalam deretan pemicu stroke, Beauties.

Sebagaimana dikutip dari laman stroke.org.uk, dikatakan bahwa alkohol berkontribusi pada sejumlah kondisi yang dapat meningkatkan risiko stroke.

---

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk, gabung ke komunitas pembaca Beautynesia, B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

(fip/fip)
CERITA YUK!
Theme of The Month :

Theme of The Month :

Theme of The Month :

Theme of The Month :

Theme of The Month :

Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE