sign up SIGN UP

Marak 'Manusia Silver', Apakah Aman Melumuri Tubuh dengan Cat? Cek Kata Dokter Kulit Berikut, Yuk!

Fina Prichilia | Beautynesia
Selasa, 28 Sep 2021 15:00 WIB
Marak 'Manusia Silver', Apakah Aman Melumuri Tubuh dengan Cat? Cek Kata Dokter Kulit Berikut, Yuk!
caption
Jakarta -

Kamu mungkin sudah nggak asing dengan fenomena manusia silver, yang kerap ditemui di jalan raya. Bahkan belum lama ini, netizen dibuat heboh adanya manusia silver yang masih masih bayi berusia 10 bulan!

Mengutip dari detikHeatlh, manusia silver ini menggunakan cat sablon dalam aksinya tersebut, Beauties. Kemudian cat dicampur minyak tanah atau minyak goreng yang dipakai ulang, jika campuran mulai luruh karena sinar matahari.

Lantas, seberapa berisiko bagi kulit? Berikut ulasannya menurut dokter kulit:

Sejumlah remaja yang mengecat seluruh tubuhnya dengan warna silver mengais rezeki dengan menghibur pengendara di kawasan Kalimalang, Bekasi. Begini aksinya.Sejumlah remaja yang mengecat seluruh tubuhnya dengan warna silver mengais rezeki dengan menghibur pengendara di kawasan Kalimalang, Bekasi. Begini aksinya./ Foto: Rifkianto Nugroho

Berisiko Alergi hingga Kanker

"Segala sesuatu yang dioleskan atau diberikan pada kulit manusia, walaupun itu sebenarnya adalah sesuatu yang boleh dioleskan pada kulit, itu tetap mempunyai potensi untuk menimbulkan masalah, yang paling sering itu contohnya iritasi ataupun alergi," ucap dr Arthur S Simon, SpKK, dokter spesialis kulit dari klinik Dokterkulitku, dikutip dari detikHealth, Selasa (28/9).

"Jadi segala sesuatu yang boleh dikasih saja pada kulit itu masih bisa bikin masalah, apalagi memang bila yang dioleskan atau diberikan pada kulit itu bukanlah sesuatu yang diperuntukkan untuk kulit manusia," sambungnya.

Senada dengan dr Arthur, pada lain kesempatan, dokter ahli kulit dan kelamin dr Fitria Amalia Umar, SpKK, M Kes, mengatakan segala bahan yang tidak untuk kulit maka dapat berbahaya. Efeknya mungkin tidak terasa dalam waktu singkat, Beauties, tetapi akan terjadi dalam jangka panjang.

Rido (10) dan Putra (10) mengamen sebagai manusia silver untuk membantu beban ekonomi orang tua mereka yang terdampak pandemi COVID-19.Rido (10) dan Putra (10) mengamen sebagai manusia silver untuk membantu beban ekonomi orang tua mereka yang terdampak pandemi COVID-19./ Foto: Pradita Utama

"Untuk waktu singkat kita kenal yang namanya dermatitis kontak misal gatal, luka, dan perih yang merupakan reaksi kulit sensitif. Ada juga ruam dan lepuh yang mirip sindrom Steven Johnson. Selain itu ada efek jangka panjang akibat paparan zat kimia berbahaya misal kanker," kata dr Fitria, dikutip dari detikHeatlh.

Karenanya, penggunaan cat sablon yang digunakan manusia silver sebenarnya tidak disarankan, karena bisa timbulkan aneka masalah baru, terutama pada kesehatan kulit.

---------------------

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk, gabung ke komunitas pembaca Beautynesia B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!


Our Sister Site

mommyasia.id