sign up SIGN UP

Pejuang Diet Harus Tahu, Ini Tanda-tanda Tubuhmu Kekurangan Kalori

Dian Aprilia | Jumat, 01 Jan 2021 12:30 WIB
Pejuang Diet Harus Tahu, Ini Tanda-tanda Tubuhmu Kekurangan Kalori
caption
Jakarta -

Dalam menjalankan program diet, tentu para pejuang diet harus membatasi kalori yang dikonsumsi sehari-hari. Hal ini dilakukan agar berat badan turun dan juga mengurangi tumpukan lemak yang ada dalam tubuh. Namun hati-hati, terlalu berlebihan dalam mengurangi jumlah konsumsi kalori juga bisa berakibat negatif bagi tubuh, lho.

Pasalnya diet yang terlalu ketat, kadangkala membuat seseorang kebablasan sehingga membuat tubuh kekurangan kalori. Tidak hanya berdampak pada kesehatan fisik, kekurangan kalori juga bisa berdampak pada kesehatan mental juga.

Oleh sebab itu, agar kamu tidak sampai kebablasan dalam mengurangi konsumsi kalori harian, berikut beautynesia.id telah merangkum tanda-tanda tubuhmu kekurangan kalori agar bisa kamu hindari:

Emosional

Angry
Angry/pexels.com

“Lo resek kalau lagi laper”, jargon iklan yang satu ini memang ada benarnya. Sebab rasa lapar bisa memicu munculnya rasa marah atau menjadikanmu emosional. Tak selalu berarti buruk, perasaan marah ini juga bisa menjadi sinyal atau tanda kamu kekurangan nutrisi penting, termasuk kalori.

Mengapa hal itu bisa terjadi? Sebab dengan kurangnya asupan makanan yang seimbang, otak mengalami kekurangan nutrisi, sehingga membuat otak bekerja lebih lambat untuk mengontrol emosi yang datang.

Mudah Lelah

Lelah
Lelah/pexels.com

Kalori memiliki peran penting dalam memberikan pasokan energi bagi tubuh. Kalori yang cukup akan membuat kita bisa bekerja dan menjalani aktivitas sehari-hari dengan maksimal.

Sementara itu, saat kamu kekurangan kalori, maka akan membuatmu cenderung lelah sepanjang waktu. Apalagi jika kamu memiliki aktivitas yang padat, maka kebutuhan kalorimu juga akan lebih besar. Jika asupan kalori yang dikonsumsi kurang, maka dapat menyebabkan kelelahan karena energi yang ada tidak cukup untuk aktivitas di luar fungsi dasar tubuh.

Infertilitas

Ilustrasi infertilitas
Infertilitas/pexels.com

Bagi kamu yang ingin segera memiliki anak, pastikan kalori dan nilai gizi makanan yang dikonsumsi seimbang. Sebab kurang asupan gizi bisa mengganggu kesuburan wanita.

Saat asupan kalori atau persentase lemak tubuh Anda turun terlalu rendah, maka sinyal hormon yang diperlukan untuk pematangan sel telur rentan terganggu. Tanpa keseimbangan hormon reproduksi yang tepat, kehamilan akan sulit terjadi. Oleh sebab itu, pastikan untuk konsumsi makanan dengan nutrisi seimbang, cukup kalori dan menghindari stres.

Susah Fokus

Tidak fokus
Tidak fokus/pexels.com

Otak membutuhkan setidaknya 20 persen kalori pada tubuh. Jika makanan yang kamu konsumsi tidak memiliki jumlah kalori yang cukup, kamu akan sulit untuk fokus dan berkonsentrasi. Dalam kasus yang parah, kurangnya kalori bahkan bisa menyebabkan seseorang mengalami hilang ingatan.  

Susah BAB

Stomachache
Stomachache/pexels.com

Susah buang air besar juga menjadi salah satu tanda bahwa kamu kekurangan kalori. Sebab pergerakan usus yang tak teratur bisa dikarenakan kurangnya asupan kalori.

Hal ini dikarenakan mengonsumsi makanan yang sangat sedikit akan menghasilkan limbah yang sedikit pula yang berujung pada sembelit. Apalagi jika asupan serat ke dalam tubuh juga sangat kurang. Sebab serat memiliki peranan penting dalam melancarkan pencernaan tubuh. Saat tubuh kurang serat, maka pencernaan pun jadi kurang lancar.

Itulah 5 pertanda yang menunjukkan bahwa kamu kekurangan kalori. Diet boleh-boleh saja dan dianjurkan ya, tapi jangan sampai diet justru berlebihan dan malah memunculkan masalah kesehatan.

(arm2/arm2)

Our Sister Site

mommyasia.id