Serupa Tapi Tak Sama, Ini Perbedaan antara Gado-gado, Ketoprak dan Karedok
Indonesia dikenal sebagai negara yang kaya akan keanekaragaman adat, budaya, hingga kekayaan alamnya. Selain itu, Indonesia juga dikenal dengan keragaman kulinernya. Bahkan setiap daerah memiliki kuliner khas yang berbeda dari daerah lainnya yang bisa dicoba.
Meski setiap daerah memiliki kuliner khas, ada beberapa kuliner yang memiliki kemiripan tetap berbeda rasa dan dari daerah yang berbeda, yaitu ketoprak, gado-gado dan karedok. Sekilas, gado-gado, karedok, dan ketoprak memang terlihat mirip. Sama-sama menggunakan bumbu kacang dan berisi campuran sayuran atau pelengkap lainnya.
Tidak heran kalau banyak orang masih suka tertukar saat melihat ketiga makanan khas Indonesia ini. Padahal, masing-masing punya ciri khas tersendiri yang membuat rasanya berbeda dan unik. Melansir dari beberapa sumber, berikut ini beberapa perbedaan antara gado-gado, ketoprak dan karedok yang wajib kamu ketahui.
1. Gado-gado
Gado-gado/Foto: Pexels.com/ Dovinda Rd
Banyak yang menyebut gado-gado berasal dari Betawi atau Jakarta. Namun seiring waktu, makanan ini berkembang di berbagai daerah dengan ciri khas masing-masing. Isian dari gado-gado terdiri dari berbagai macam bahan dalam satu piring. Biasanya ada selada, kol, kacang panjang, tauge, kentang, tahu, tempe, telur rebus, dan lontong yang kemudian disiram saus kacang gurih.
Hal yang membuat gado-gado spesial adalah saus kacangnya. Biasanya sambal kacang gado-gado dibuat dari kacang tanah goreng yang dihaluskan bersama bawang putih, cabai, gula merah, garam, dan sedikit asam jawa.
2. Ketoprak
Ketoprak/Foto: Pexels.com/ N Sopyan
Ketoprak dikenal sebagai kuliner khas Betawi yang sudah ada sejak lama. Isi ketoprak sebenarnya cukup sederhana. Biasanya terdiri dari lontong, bihun, tahu goreng, tauge, telur rebus, lalu disiram saus kacang yang sudah dicampur bawang putih dan cabai. Setelah itu ditambahkan kecap manis dan taburan bawang goreng yang membuat aromanya semakin menggoda. Kerupuk juga hampir selalu hadir sebagai pelengkap yang memberikan tekstur renyah saat dimakan.
Bumbu kacang menjadi bagian paling penting dalam ketoprak. Setiap penjual biasanya punya racikan sendiri yang membuat rasanya khas. Ada yang lebih manis, lebih pedas, atau lebih gurih. Proses mengulek bumbu secara langsung saat ada pesanan juga menjadi daya tarik tersendiri karena aroma kacang gorengnya langsung terasa sedap.
3. Karedok
Karedok/Foto: Pexels.com/ Faizal Fahmi
Karedok dikenal sebagai makanan khas Sunda yang berasal dari Jawa Barat. Hal yang membuatnya spesial adalah penggunaan sayuran mentah sebagai bahan utama. Biasanya karedok terdiri dari kacang panjang, kol, tauge, timun, kemangi, dan terong kecil yang semuanya disajikan segar tanpa direbus. Setelah itu, sayuran dicampur dengan bumbu kacang yang diulek langsung agar rasanya semakin menyatu.
Kunci utama kelezatan karedok tentu ada pada bumbu kacangnya. Berbeda dengan gado-gado yang cenderung creamy dan lembut, bumbu karedok biasanya terasa lebih segar dan tajam. Hal ini karena adanya campuran kencur yang memberikan aroma makanan khas Sunda yang kuat. Ditambah cabai, gula merah, bawang putih, dan asam jawa, rasa karedok jadi perpaduan gurih, manis, pedas, dan sedikit segar dalam satu suapan.
Meski berbeda, ketiga makanan ini sama-sama menunjukkan kekayaan kuliner Indonesia yang luar biasa. Dengan bahan sederhana seperti sayur, tahu, dan bumbu kacang, ternyata bisa tercipta rasa yang sangat berbeda dan punya penggemarnya masing-masing.
***
Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!