STATIC BANNER
160x600
STATIC BANNER
160x600

Waspada! 5 Penyakit Ini Jadi Penyebab Kematian Tertinggi di Dunia, Salah Satunya Kanker

Dewi Maharani Astutik | Beautynesia
Minggu, 30 Oct 2022 09:30 WIB
Waspada! 5 Penyakit Ini Jadi Penyebab Kematian Tertinggi di Dunia, Salah Satunya Kanker

Mortalitas adalah ukuran angka kematian rata-rata dari penduduk di kawasan terukur, mulai dari kota, negara, hingga seluruh dunia. Tingginya angka kematian di beberapa negara disebabkan oleh banyak faktor, mulai dari usia, bencana alam, hingga penyakit.

Dilansir dari Our World in Data, ada beberapa penyakit yang mencatat korban jiwa paling banyak di dunia sehingga disebut sebagai penyebab kematian tertinggi di dunia. Penyebab kematian tertinggi di dunia akibat penyakit ini juga jarang menunjukkan angka perubahan yang drastis jika dibandingkan dengan penyebab lainnya. Apa saja? Simak ulasan berikut ini!

Penyakit Kardiovaskular

Sering lembur bisa berbahaya bagi kesehatan jantung.Ilustrasi penyakit jantung/Foto: Freepik.com

Sebutan ini digunakan untuk merujuk pada penyakit-penyakit yang memengaruhi jantung dan pembuluh darah, misalnya hipertensi (tekanan darah tinggi), penyakit jantung koroner (serangan jantung), penyakit serebrovaskular (stroke), gagal jantung, dan berbagai penyakit yang menyerang jantung.

Kanker

3 Langkah Mudah Deteksi Kanker Payudara Sendiri Sedari Dini/Foto:Freepik.com/KhosrorkIlustrasi/Foto: Freepik.com/Khosrork

Pada tahun 2017, diperkirakan ada setidaknya 9,6 juta manusia yang meninggal karena penyakit kanker. Satu dari enam orang di dunia yang meninggal karena kanker membuat penyakit ini menjadi penyebab kematian nomor dua di dunia setelah penyakit kardiovaskular.

Yang lebih mencengangkan lagi, seiring dengan makin berkembangnya jumlah populasi dan bertambahnya usia penduduk di dunia, jumlah kematian akibat kanker di seluruh dunia ikut meningkat.

Demensia

Ilustrasi penyakit (Foto: Pexels/Kindel Media)
Ilustrasi penyakit (Foto: Pexels/Kindel Media)

Kondisi ini menyebabkan penurunan kapasitas dan kemampuan kognitif atau intelegensi dari penderitanya, yang meliputi memori, pemahaman, penilaian terhadap sesuatu, bahasa, dan kapasitas belajar.

Gangguan kognitif tersebut membuat seseorang kerap mengalami masalah dalam kehidupan sehari-hari, salah satunya adalah kesulitan menelan saat makan yang membuat mereka tersedak hingga mengalami pneumonia yang berlanjut menjadi sepsis. Kondisi dehidrasi dan kurang gizi juga identik dengan penderita demensia.

Diare

Memawa handphone ke toilet sebabkan diareIlustrasi/Foto: Pexels/Andrea Piacquadio

enyebab utama diare adalah virus dan bakteri patogen. Penyakit ini rawan terjadi pada daerah-daerah yang penduduknya memiliki pendapatan rendah sehingga kesulitan mendapat akses sanitasi yang baik, sumber air minum yang bersih, hingga fasilitas kesehatan yang memadai.

Penyakit ini rawan menyerang bayi dan anak-anak. Bahkan menjadi salah satu penyebab utama kematian pada anak karena komplikasi fatal yang timbul ketika diare tidak kunjung membaik seiring dengan berjalannya waktu.

Tuberkulosis

Ilustrasi penyakit (Foto: Pexels/Vlada Karpovich)
Ilustrasi penyakit (Foto: Pexels/Vlada Karpovich)

Tuberkulosis (TB) adalah penyakit yang disebabkan oleh adanya bakteri Mycobacterium tuberculosis yang memengaruhi paru-paru. Selain memengaruhi paru-paru, penyakit ini juga menyerang organ lain seperti ginjal, kelenjar getah bening, sistem saraf pusat, tulang belakang, jantung, hingga sendi.

Meskipun terinfeksi, tidak semua orang menunjukkan gejala umum TB. Kondisi yang disebut dengan TB Laten ini terjadi ketika penderitanya memiliki sistem imun yang berhasil mencegah agar bakteri tidak menyebar.

***

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk, gabung ke komunitas pembaca Beautynesia, B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

(naq/naq)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.