STATIC BANNER
160x600
STATIC BANNER
160x600
BILLBOARD
970x250

Tubuh Mudah Terserang Penyakit Saat Musim Pancaroba? Ini Alasan dan Cara Mencegahnya!

Nisrina Salsabila | Beautynesia
Senin, 24 Oct 2022 10:30 WIB
Tubuh Mudah Terserang Penyakit Saat Musim Pancaroba? Ini Alasan dan Cara Mencegahnya!

Pancaroba adalah peralihan musim di negara tropis antara musim kemarau dan musim hujan. Fenomena alam ini menandakan peralihan dari musim kemarau menuju musim penghujan, dan sebaliknya.

Saat musim pancaroba tiba, biasanya keadaan cuaca tidak menentu (cuaca ekstrem), banyak angin kencang, dan terjadi hujan deras yang diiringi petir serta angin kencang. Sehingga dalam satu hari bisa saja hujan turun tiba-tiba, kemudian panas terik secara tiba-tiba juga.

Ilustrasi gejala Deltacron demam dan menggigil.Ilustrasi demam dan menggigil/foto: pexels.com/ pavel danilyuk

Nah, perubahan cuaca seperti ini seringkali membuat tubuh menjadi lebih mudah terserang berbagai jenis penyakit, seperti flu, batuk, demam, radang tenggorokan, dan lainnya.

Lantas, bagaimana pancaroba dapat menimbulkan penyakit-penyakit tersebut?

Dokter umum dari RS Permata Depok, dr. Kevin William Hutomo, menjelaskan tentang hal ini lewat detikHealth (11/10/2017).

Saat pancaroba, angin cenderung berhembus dengan kecepatan lebih tinggi dibandingkan musim penghujan mau pun kemarau. Ini membuat cuaca jadi tidak menentu, misalnya dari panas tiba-tiba turun hujan. Jadi saat seseorang kehujanan, lalu diperparah dengan intensitas angin yang tinggi dan aktivitas fisik yang berlebih, daya tahan tubuhnya akan cenderung menurun.

Dr. Kevin menambahkan, penyakit-penyakit langganan saat musim pancaroba sebenarnya bisa dihindari namun tergantung pada kemampuan daya tahan tubuh seseorang.

Faktor Pendorong Meningkatnya Penyakit Selama Pancaroba

musim pancaroba memicu penyakit tertentu
Faktor pendorong yang memicu penyakit saat pancaroba/Foto: iStock/Tanja Ristic

Mengutip Time, Dr. Bradley Chipps, presiden American College of Allergy, Asma & Imunologi mengatakan, perubahan musiman yang besar dalam hal tekanan udara, suhu, dan angin dapat mengiritasi saluran udara dan saluran hidung seseorang. Ini pada akhirnya dapat membuat seseorang mudah jatuh sakit.

  • Suhu udara

Menurut ahli, kelembapan serta suhu udara ketika pancaroba lebih mendukung kuman berkembang biak. Misalnya, suhu udara yang lebih dingin pada musim hujan dapat megeringkan selaput lendir pada hidung, yang memungkinkan virus masuk ke tubuh lebih cepat, termasuk virus influenza, rhinovirus, dan coronavirus.

Ini seperti yang dijelaskan oleh ahli kedokteran keluarga, Neha Vyas, MD dalam Cleveland Clinic

  • Angin

Banyaknya angin kencang saat peralihan musim mampu menerbangkan berbagai debu-debu dan kotoran yang mungkin terdapat virus dan bakteri di dalamnya, sehingga banyak sekali muncul penyakit infeksi, termasuk infeksi mata.

Kiat Jaga Imun Tubuh selama Pancaroba

musim pancaroba memicu penyakit tertentu
Jaga daya tahan tubuh selama musim pancaroba/Foto: Freepik/schantalao

Inilah cara terbaik menjaga imunitas tubuh supaya tetap fit saat musim pancaroba.

  • Disiplin jalani protokol kesehatan, termasuk memakai masker ketika beraktivitas di tempat umum serta sering mencuci tangan dengan sabun dan air terutama sebelum menyentuh mulut, mata, atau hidung usai beraktivitas. Ini sangat berguna untuk memaksimalkan pertahanan tubuh dari virus apapun.
  • Rutin berolahraga minimal 3 kali seminggu.
  • Penuhi asupan makanan bergizi seimbang lewat buah-buahan dan sayur-sayuran segar.
  • Cukupi kebutuhan minum air putih per hari untuk menjaga hidrasi tubuh.
  • Tidur cukup selama 7-9 jam per hari. Daya tahan tubuh berkaitan erat dengan waktu tidur yang cukup, karena tubuh melakukan regenerasi sel dan memproduksi antibodi secara maksimal saat tidur.
  • Bila perlu, konsumsi suplemen atau multivitamin untuk menjaga daya tahan tubuh.

______________

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk, gabung ke komunitas pembaca Beautynesia, B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

(ria/ria)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE