Tanda Kamu Mengalami Burnout Akibat WFH, Waspada ya Ladies!

Munjidah Hamsa | Beautynesia
Jumat, 30 Oct 2020 15:30 WIB
Tanda Kamu Mengalami Burnout Akibat WFH, Waspada ya Ladies!
Burnout bisa muncul selama menjalani WFH di tengah pandemi COVID-19/ sumber: freepik.com

Selama WFH atau work from home, waktu untuk bekerja tidak lagi bisa terbayar dengan menghabiskan weekend atau dayoff selayaknya sebelum pandemi terjadi. Dengan waktu yang diharuskan untuk tetap bekerja, namun tidak lagi bisa berkumpul dan bersenang-senang dengan bebas, stres menjadi bertumpuk. Stres yang tidak dikelola dengan baik ini akan menjadi burnout. Burnout dapat menyebabkan fisik dan mental seseorang kolaps.

WFH atau work from home selama pandemi COVID-19
WFH atau work from home/ sumber: freepik.com

Meskipun kita tidak lagi harus meeting sana-sini, mengejar kendaraan untuk ke kantor, berebut tempat duduk saat jam pulang kantor, WFH juga memiliki penyebab stres dan kelelahan sendiri yang secara tidak sadar menyebabkan kamu burnout. Entah itu gadget yang sedang rewel, masalah komunikasi dengan tim, atau harus bekerja lebih lama di rumah, hal ini bisa menyebabkan stres yang tidak kalah tinggi ketika harus bekerja di kantor.

Stres yang diakibatkan oleh pekerjaan dan isolasi dari kegiatan bersosial yang biasa dilakukan selama pandemi yang berujung pada burnout akan memunculkan memunculkan efek jangka panjang pada kesehatan mental. Mulai dari merasa terus kelelahan, depresi, insomnia, hingga pikun, efek samping psikologis dan emosional dari burnout lambat laun akan kamu rasakan.

Stres bisa muncul di saat menjalani WFH selama pandemi COVID-19 berlangsung.
Stres muncul saat WFH/ sumber: freepik.com

Namun, saat burnout sudah dirasakan oleh psikologis dan emosimu, tubuhmu juga sebenarnya telah memunculkan tanda dan gejala bahwa di dalam dirimu sedang merasakan burnout. Fisik dan mental akan selalu memunculkan tanda bila kesehatan psikologis dan fisik kita sedang tidak dalam kondisi baik-baik saja. Jika kamu tahu tubuhmu sedang memberikan tanda burnout, maka kamu bisa mengatasinya segera sebelum efek sampingnya menjadi jauh lebih buruk dan terlambat.

Stres bisa berujung pada burnout yang bisa menghalangi produktivitasmu untuk bekerja.
Stres berujung pada burnout/ sumber: freepik.com

Ada baiknya kamu kenali tanda-tanda burnout berikut ini agar kamu bisa take a break dan pause dari kegiatan yang menimbulkan stres untuk bisa menghela napas sebentar dan menenangkan pikiran. Inilah tanda-tanda burnout yang patut kamu ketahui.

  •  merasa selalu kelelahan
  •  kurang hingga hilangnya dorongan dan motivasi diri
  •  merasa tidak mampu menyelesaikan tugas jangka pendek atau berisiko kecil
  •  merasa mati rasa secara emosi dan fisik
  •  merasa terkuras secara emosional meski bekerja dalam waktu sebentar
  •  munculnya sifat argumentatif yang lebih kuat
  •  selalu merasa sendiri dan terisolasi
  •  sinisme
  •  selalu merasakan energi negatif
  •  tidak lagi merasakan serunya bekerja
  •  sulit untuk fokus dan berkonsentrasi
  •  pikiran selalu berpacu dan banyak yang dipikirkan
  •  sering mulas atau perut terasa kurang nyaman
  •  mudah tersinggung
Ambillah waktu untuk istirahat, kelola stresmu, dan charge kembali energimu agar burnout saat WFH bisa teratasi.
Beristirahatlah ketika gejala burnout muncul/ sumber: freepik.com

Bagaimanakah burnout berefek pada kesehatan fisik dan mental? Burnout yang tidak dikelola akan menyebabkan efek jangka panjang pada kesehatan tubuh dan mental. Dalam segi mental, kamu akan merasakan stres kronis yang berujung pada rasa kelelahan terus-menerus. Hal ini akan menyebabkan tubuhmu menginginkan substansi yang bisa membuat kelelahan hilang dan melakukan kegiatan merokok dan mengonsumsi alkohol dengan jumlah berlebih yang memperbesar risiko terkena penyakit kronis.

So, nggak mau kan stresmu berujung pada burnout hingga stres kronis? So, pastikan kamu tau warning yang dikeluarkan oleh tubuh dan psikismu. Jika kamu merasakan tanda-tanda di atas, segeralah beristirahat dan hibur dirimu. Kamu bisa ceritakan stres yang kamu rasakan ke tenaga ahli kesehatan mental maupun teman dekat yang bersedia mendengarkanmu. Tetap aman bekerja di rumah selama pandemi ya, Ladies!

(arm2/arm2)
CERITA YUK!
Theme of The Month :

Theme of The Month :

Theme of The Month :

Theme of The Month :

Theme of The Month :

Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE