sign up SIGN UP

RELATIONSHIP

Harus Dijauhi, Ini Tanda Hubungan Asmara yang Toxic

Ade Irma Suryani | Minggu, 14 Jun 2020 14:15 WIB
Harus Dijauhi, Ini Tanda Hubungan Asmara yang Toxic
caption

Dalam menjalin suatu hubungan, setiap orang pasti menginginkan hubungan percintaan yang sehat dan bahagia. Sebuah hubungan yang tidak sehat atau toxic tentunya akan berdampak buruk pada psikologis seseorang. Ketahui tanda-tanda dari hubungan percintaan yang toxic berikut, yuk!

1. Kamu Mulai Berubah secara Perlahan

image
Berubah Secara Perlahan/Freepik.com

Semenjak kamu menjalin hubungan dengan pasanganmu, pernahkah orang-orang di sekitarmu berkomentar bahwa kamu mulai berubah? Sebenarnya tidak masalah jika hal tersebut mengarah pada perubahan yang baik, namun akan sangat berbeda jika sebaliknya.

Jika selama ini kamu tidak sadar bahwa kamu telah mengalami perubahan pada identitas dirimu atau perubahan diri yang cenderung mengarah ke hal-hal negatif, maka hal ini tentu saja menjadi tanda bahwa kamu sedang menjalani hubungan yang tidak sehat. Hal terpenting yang perlu kamu sadari adalah hubungan percintaan yang sehat tidak akan mengubah dirimu menjadi sesuatu yang bukan dirimu, apalagi sampai mengubahmu menjadi sesuatu yang buruk. Hubungan yang sehat tentunya akan membuat kedua pasangan menjadi lebih baik.


2. Kamu Tidak Lagi Menjadi Diri Sendiri 

image
Tidak Menjadi Diri Sendiri/Freepik.com

Tanpa disadari, cinta yang terlalu berlebihan pada pasanganmu juga bisa mengubahmu menjadi seperti yang diinginkan oleh pasangan. Kamu pun rela berubah menjadi sosok yang lain demi membuat pasanganmu senang. Apapun yang menjadi keinginan dan pendapat pasanganmu langsung kamu setujui dan turuti, meskipun terkadang harus menyampingkan keinginan dan pendapat pribadi.

Berada dalam hubungan toxic semacam ini, lama-kelamaan kamu bisa kehilangan identitas diri. Hubungan percintaan yang sehat tentunya akan saling menghargai dengan cara menerima kelebihan dan kekurangan masing-masing, tanpa mengubahmu menjadi sesuatu yang bukan dirimu. 

3. Kamu Terus Mentolerir Perselingkuhan Pasangan

image
Selalu Memaafkan Meski Pasangan Selingkuh Berulang Kali/Freepik.com

Siapa yang tidak sakit hati jika diselingkuhi? Tentunya tak seorang pun menginginkan hal tersebut terjadi. Saat kamu mengetahui pasanganmu telah berselingkuh, mungkin kamu masih bisa mentolerir dan memaafkan kesalahannya. Namun jika perselingkuhan terjadi lebih dari sekali atau berulang kali dan kamu masih mencoba mentolerirnya, berarti kamu telah berada dalam hubungan yang toxic.

Meskipun pada akhirnya pasanganmu mengaku menyesal, namun tetap mentolerir perselingkuhan yang terjadi sampai berulang kali adalah sesuatu yang konyol dan hanya akan semakin menyakiti dirimu nantinya. Jika pasanganmu benar-benar menghormatimu sebagai pasangannya, tentu ia tidak akan tega untuk menyakitimu berulang kali.

4. Kamu Terlalu Cemburu Berlebihan

image
Cemburu Berlebihan/Freepik.com

Adanya sikap cemburu dalam menjalin hubungan percintaan adalah sesuatu yang normal. Namun, kecemburuan yang terlalu berlebihan pada pasanganmu dapat menimbulkan masalah besar. Apalagi jika kecemburuanmu tidak berdasar sama sekali. Agar tidak sampai merusak hubunganmu dengan pasangan, kamu harus mencoba mengendalikan berbagai pikiran negatif yang ada tentang pasanganmu.

Kecemburuan yang berlebihan juga menjadi tanda kurangnya rasa saling percaya. Lama-kelamaan pastinya pasanganmu juga akan risih dan kesal karena merasa tidak diberi kepercayaan. Kamu bisa membicarakan pada pasanganmu tentang permasalahan apa yang kerap membuatmu menjadi cemburu.

5. Kamu Mengalami Kekerasan dari Pasangan

image
Mengalami Kekerasan/Freepik.com

Apapun bentuk kekerasan yang terjadi dalam suatu hubungan, baik itu kekerasan fisik, verbal maupun mental, hal tersebut tetap tidak bisa dibenarkan. Saat kamu melihat adanya perilaku pasangan yang menunjukkan kekerasan, meskipun termasuk hal yang kecil sekalipun, kamu tidak boleh membiarkannya demi alasan apapun.

Untuk menghadapi hubungan semacam ini, cobalah gunakan logikamu untuk bisa berpikir jernih. Jangan biarkan dirimu membuat alasan apapun dalam membenarkan tindakan kekerasan yang dilakukan pasangan, meskipun kamu mencintainya. Jika semuanya terlihat sulit untuk diperbaiki, maka alangkah lebih baiknya kamu segera mengakhiri hubungan ini sebelum menjadi semakin parah nantinya.

(hld/hld)

Our Sister Site

mommyasia.id