sign up SIGN UP

Nadya Gemat: Nggak Ada Seorang Pun yang Pantas Ditindas

Febriyani Rahmania | Kamis, 18 Nov 2021 08:45 WIB
Nadya Gemat: Nggak Ada Seorang Pun yang Pantas Ditindas
caption
Jakarta -

Kekerasan terhadap perempuan merupakan isu yang tak pernah kunjung surut di Indonesia. Setiap hari mungkin bisa kamu menemukan kasus kekerasan terhadap perempuan melalui siaran berita kriminal di televisi.

Sebagai dukungan untuk menghapus kekerasan terhadap perempuan di seluruh dunia, Women's Global Leadership Institute tahun membuat kampanye internasional bertajuk 16 Days of Activism Against Gender Violence atau 16 Hari Anti Kekerasan Terhadap Perempuan (16HAKTP).

Kampanye ini berlangsung pada 25 November-10 Desember di setiap tahunnya bertepatan dengan Hari Hak Asasi Manusia (HAM) Internasional. Sebagai salah satu media massa perempuan, Beautynesia turut mendukung 16HAKTP melalui campaign #BoldMyLips, yang mengajak para figur publik untuk sharing mengenai kekerasan terhadap perempuan.

[Gambas:Instagram]

Nadya Mirandhany atau yang lebih dikenal dengan Nadya Gemat adalah salah satu figur publik yang berkesempatan menyuarakan opininya. Ia turut menyayangkan maraknya penindasan verbal secara virtual.

Terlebih tak sedikit pula korban masih berada di bawah umur. Kejadian-kejadian ini membuktikan bahwa Indonesia masih punya edukasi seksual dan sosial yang sangat kurang. "Apakah ini berarti pelajaran budi pekerti perlu lebih diperhatikan dalam kurikulum? Atau ini berarti edukasi seksual harus lebih gencar dalam hal consent dan juga batasan pribadi dari anak-anak?" kata Gemat dihubungi lewat surat elektronik beberapa waktu lalu.

Terlepas dari fakta di lapangan, Gemat, begitu ia disapa, pun pernah mendapat kekerasan dari orang terdekatnya, tepatnya mantan kekasih. Kepada Beautynesia, ia mengatakan pernah terjerat di hubungan beracun, yang berdampak pada kepercayaan diri.

Enam zodiak yang sulit bilang putusIlustrasi kekerasan terhadap perempuan. (Foto: freepik.com)/ Foto: Retno Wulandari

"Dia harus jadi alasan aku bahagia, aku nggak bisa merasakan senang sendiri bersama teman-teman, semua harus dilaporkan ke pasanganku. Karena kalau tidak, dia akan cemburu dan marah dan menuduh aku menyembunyikan hidupku dari dia, dan dia akan membentak, menghina, dan diakhiri dengan playing victim," ungkap pembawa acara yang juga vokalis band Zigi Zaga ini. 

Beruntung, saat ini ia telah keluar dari hubungan toxic tersebut dan memiliki kondisi mental yang jauh lebih baik. Pada akhirnya, Gemat kembali ke pelukan teman-teman yang bisa membuat kepercayaan dirinya bangkit lagi.

"Menghabiskan banyak waktu dengan teman-temanku membuatku bisa pelan-pelan kembali jadi diri sendiri. Aku jadi mulai melakukan aktivitas yang aku biasa lakukan dengan bebas dan senang hati, tanpa ada beban kalau aku akan disalahkan hanya karena aku membuat diriku bahagia," jelasnya.

[Gambas:Instagram]

Namun, di lain sisi, Gemat juga pernah berada di posisi seorang yang melihat temannya di posisi korban. Ia cukup menyesali pada saat itu ia belum tahu bagaimana cara melaporkan kekerasan seperti ini saat ia remaja.

I wish there was more awareness about violence against girls and women in my school so we would all know that this is not right and we can do something about it to help our friends and fellow students.Gemat

Zodiak yang payah berkomunikasi dan termasuk komunikator yang buruk/ Foto: Freepik.comIlustrasi kekerasan terhadap perempuan. (Foto: freepik.com)

Di akhir pembicaraan, Gemat berpesan untuk para perempuan yang menjadi menjadi korban kekerasan berbasis gender. Menurutnya, apa yang terjadi bukan salah korban.

"Nggak ada satupun orang yang berhak atau pantas untuk ditindas atau dianiaya. Jangan takut untuk minta tolong kepada orang terdekat karena aku yakin mereka tidak akan menghakimi kamu, tapi mereka mau membantu," pesan perempuan yang santer menyuarakan body positivity di Instagram ini.

Gemat juga berharap bentuk bantuan dan penyuluhan di Indonesia semakin berkembang, agar pelaku dapat menerima hukuman yang adil. "Apa yang terjadi kamu tidak mendefinisikan siapa kamu sebagai individu, karena kamu lebih dari apa yang telah kamu alami. Semangat terus!" tandasnya.

***

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk, gabung ke komunitas pembaca Beautynesia, B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

(fer/fer)

Our Sister Site

mommyasia.id