sign up SIGN UP

5 Fashion Show Paling Kontroversial di New York Fashion Week! Dari Tema yang Aneh Sampai Isu Rasisme

Rayoga Firdaus | Kamis, 09 Sep 2021 12:30 WIB
5 Fashion Show Paling Kontroversial di New York Fashion Week! Dari Tema yang Aneh Sampai Isu Rasisme
caption
Jakarta -

Dalam sejarah panjang pelaksanaanya New York Fashion Week tidak lepas dari kontroversi yang dihadirkan oleh para desainer yang berpartisipasi. Baik dari segi rancangan, konsep fashion show hingga isu terkait rasisme turut mewarnai dari acara fashion week yang pada bulan ini akan berlangsung hingga 14 September mendatang. Lantas seperti apa koleksi rancangan paling kontroversial yang pernah ditampilkan di panggung New York Fashion Week? Berikut rangkumannya.

Koleksi Perry Ellis Spring 1993 Rancangan Marc Jacobs

Perry Ellis Spring 1993 Rancangan Marc JacobsPerry Ellis Spring 1993 Rancangan Marc Jacobs/ Foto: Conde Nast Archive/Vogue


Sebelum memiliki label sendiri, desainer Marc Jacobs sempat bekerja untuk salah satu label paling berpengaruh di era '80an dan '90an yakni Perry Ellis. Koleksi rancangannya untuk musim semi 1993 di New York Fashion Week menjadi salah satu yang kontroversial sekaligus ikonis di industri fashion. Betapa tidak, secara mengejutkan Marc Jacobs menampilkan koleksi yang terinspirasi bergaya grunge yang sedang menjadi tren kala itu.

Gaya grunge yang bernuansa urakan dinilai tidak sesuai dengan citra Perry Ellis yang formal. Dalam koleksi tersebut Marc lebih banyak menampilkan, kaus, kemeja, dan dress yang dipadukan secara sembarangan jauh dari kesan rapi dan glamor. Marc pun menjadi bulan-bulanan para jurnalis fashion karena dianggap keluar jalur. Tak tahan dengan kontroversi yang ada, dua bulan setelah koleksi ini dipresentasikan, pihak Perry Ellis pun memecat Marc Jacobs.

Koleksi Alexander McQueen Spring 2000

Alexander McQueen Spring 2000Alexander McQueen Spring 2000/ Foto: Conde Nast Archive/Vogue


Sebelum menjadikan Paris sebagai basis dari bisnisnya, mendiang desainer Alexander McQueen sempat berpartisipasi di New York Fashion Week. Tampil di kota mode yang mencirikan desain yang wearable, perancang asal London, Inggris tersebut berpegang teguh pada karakter desainnya yang rebel dan avant-garde. Untuk koleksi spring 2000 yang dipresentasikannya, dengan konsep runway dipenuhi kubangan air, McQueen menampilkan busana kasual seperti jeans aksen belahan, atasan berpotongan asimetris, bodysuit dan gaun transparan. Namun rancangannya dinilai terlalu radikal untuk New York Fashion Week. Termasuk aksi memamerkan celana boxer bermotif bendera Amerika yang dipakainya di akhir fashion show.

Koleksi Imitation of Christ Spring 2001

Imitation of Christ Spring 2001Imitation of Christ Spring 2001/ Foto: Conde Nast Archive/Vogue


Duo desainer Tara Subkoff dan Matt Damhave, pendiri label Imitation of Christ mengusung konsep fashion show yang kontroversial untuk koleksi musim semi tahun 2001. Yakni pemakaman lengkap dengan kehadiran sebuah peti mati sebagai properti acara. Berlangsung di sebuah gedung pemakaman, para tamu undangan duduk sembari menonton para model yang mengenakan karya kedua desainer berjalan dan memberi penghormatan kepada peti.
Konsep teatrikal seperti ini tentu menjadi kontroversi sendiri. Ada yang memujinya karena menyuguhkan konsep dan perspektif berbeda dari sebuah fashion show. Dan yang lain mencibir karena dianggap tema ini terlalu sensitif untuk dikemas sebagai sebuah fashion show.

Yeezy Season 4

Yeezy Season 4Yeezy Season 4/ Foto: Vogue Paris


Konsep teatrikal yang turut mengundang pertanyaan relevansinya juga terjadi di peragaan label Yeezy milik Kanye West pada tahun 2016 lalu. Berlangsung di area terbuka pada siang hari, para model diminta berdiri sampai acara dimulai. Namun karena mengalami keterlambatan hingga satu jam, dengan cuaca yang semakin panas beberapa model pun tak kuasa untuk berdiri lebih lama lagi. Beberapa staf pun memberikan botol air mineral kepada mereka. Banyak yang mengecam karena konsep dinilai ini kurang manusiawi.

Koleksi Marc Jacobs Spring/Summer 2017

Marc Jacobs Spring/Summer 2017Marc Jacobs Spring/Summer 2017/ Foto: livingly.com/IMAXtree


Pada fashion show koleksi spring/summer 2017 yang bernuansa retro nan glamor serta dibintangi deretan model papan atas seperti Gigi Hadid, Kendall Jenner hingga Irina Shayk, Marc Jacobs malah menuai kritikan pedas. Semua gara-gara gaya rambut gimbal yang dipakai kepada semua model. Marc dianggap kurang peka terhadap budaya. Netizen mempertanyakan, alih-alih menampilkan model berkulit putih dalam gaya rambut tersebut, mengapa ia tidak merekrut mereka yang memiliki rambut asli gimbal?! Marc Jacobs pun akhirnya meminta maaf atas segala kontroversi yang ditimbulkannya tersebut.

(raf/raf)

Our Sister Site

mommyasia.id