sign up SIGN UP

ENTERTAINMENT

Buat Penonton Nangis Tersedu, Ini Dia 3 Rekomendasi Film Korea Paling Sedih Sepanjang Masa Pilihan Netizen

Neysa Alicia | Selasa, 06 Jul 2021 19:30 WIB
Buat Penonton Nangis Tersedu, Ini Dia 3 Rekomendasi Film Korea Paling Sedih Sepanjang Masa Pilihan Netizen
caption

Drama Korea memang memiliki banyak peminat karena jalan cerita yang menarik untuk diikuti. Selain drama, film Korea juga tidak kalah menarik untuk ditonton lho, Beauties!

Seperti tiga judul film berikut yang dinilai sebagai film Korea terbaik dan sukses membuat penonton berlinang air mata. Simak rekomendasi film Korea paling sedih ini yuk!

1. Harmony

Harmony official poster / foto: asianwiki
Harmony official poster / foto: asianwiki

Harmony merupakan film Korea dengan genre musikal yang tayang pada tahun 2010 lalu. Jika membayangkan akan melihat pertunjukan musik klasik yang biasa digemari oleh kaum elit dalam film ini, kamu salah besar, Beauties. Harmony bercerita tentang kehidupan para tahanan wanita di balik jeruji besi. Hong Jeong Hye, resmi ditahan karena tanpa sengaja membunuh suaminya yang kejam. Saat itu kondisinya tengah hamil, dan terpaksa melahirkan di dalam penjara. Setelah melahirkan, Jeong Hye terpaksa menyerahkan anaknya untuk diadopsi, sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Sedangkan Kim Moon Ok, merupakan seorang dosen jurusan musik yang harus menerima hukuman mati lantaran kejahatan yang dilakukan oleh suaminya yang berzina, serta mertuanya. Sama-sama memiliki ketertarikan dengan musik, mereka berdua mengkoordinir para tahanan wanita lainnya, untuk membentuk suatu grup paduan suara. Masing-masing tahanan memiliki kisah pilu, dan terpaksa masuk penjara karena ketidaksengajaan mereka. 

Melihat keberhasilan kelompok paduan suara ini, Kepala Penjara akhirnya memberikan misi kepada mereka untuk tampil di sebuah acara dengan janji menghadiahkan apa yang mereka inginkan. Melalui kesempatan ini, Jeong Hye berusaha keras untuk bisa menggandeng tangan anaknya sekali saja, meskipun sang anak tidak tahu kalau Jeong Hye adalah ibu kandungnya. 

2. Miracle in Cell No. 7

Miracle in Cell No. 7 official poster / foto: asianwiki
Miracle in Cell No. 7 official poster / foto: asianwiki

Kalau bicara tentang film Korea terbaik, film yang satu ini pasti masuk dalam daftarnya. Masih mengangkat kisah tentang kehidupan penjara, Miracle in Cell No.7 sukses membuat penonton menangis tersedu-sedu. Lee Yong Gu, pria yang memiliki keterbelakangan mental sekaligus seorang ayah tunggal, harus masuk jeruji besi karena sebuah kesalah pahaman. Kejadian bermula ketika Yong Gu hendak menyelamatkan seorang gadis kecil yang pingsan karena tergelincir dengan teknik CPR. Namun ternyata, gadis yang merupakan putri dari seorang Komisaris Polisi itu telah meninggal duluan.

Tidak terima menerima kenyataan putrinya meninggal dunia, sang Komisaris menuntut Yong Gu dengan tuduhan pembunuhan dan pemerkosaan anak di bawah umur. Semua terjadi begitu saja, hingga Yong Gu masuk ke dalam masa percobaan. Di dalam penjara, Yong Gu dibantu oleh narapidana yang lain untuk menyelundupkan putri kecilnya, Ye Sung ke dalam sel.

Kuasa hukum sebenarnya tahu kalau Yong Gu bukanlah pelaku dari kasus tersebut. Para narapidana lain juga membantu Yong Gu dengan melatih Yong Gu dalam menjawab pertayaan sidang, agar Yong Gu bisa bebas. Namun sebelum sidang dimulai, Komisaris mendatangi dan memukuli Yong Gu. Ia diancam, dan disuruh mengaku sebagai pelaku. Demi putrinya sendiri, Yong Gu melakukan semuanya, dan dijatuhi hukuman mati. 20 tahun kemudian, Ye Sung, sang putri yang telah menjadi pengacara kembali menaikkan kasus ini, dan akhirnya berhasil membuktikan kalau ayahnya tidak bersalah.

3. A Werewolf Boy

A Werewolf Boy official poster / foto: asianwiki
A Werewolf Boy official poster / foto: asianwiki

Selain drama, Song Joong Ki juga aktif berperan dalam berbagai judul film populer, Beauties. Salah satunya adalah A Werewolf Boy, yang sukses buat penonton terharu. Tayang pada tahun 2012, A Werewolf Boy bercerita tentang kisah cinta antara seorang gadis dengan manusia serigala. 

Kisah ini berawal ketika Kim Sun Yi, wanita berusia 60 tahunan yang sudah lama menetap di Amerika Serikat. Suatu hari ia mendapat kabar dari agen penjual rumah, kalau ada orang yang berminat membeli rumah lamanya di Korea. Sekembalinya ia ke Korea, Sun Yi ditemani oleh sang cucu ke rumah masa kecilnya dulu. Mengunjungi rumah itu, memori masa remaja Sun Yi kembali muncul.

Kembali ke tahun 1965, dimana Sun Yi saat itu masih berusia 17 tahun. Ia menemukan seorang anak laki-laki berusia sekitar 19 tahun yang memiliki kelakuan liar seperti binatang buas. Anak tanpa nama itu tidak dapat berbicara selayaknya manusia, dan juga tidak terindentifikasi golongan darahnya. Ibu Sun Yi yang mengira anak tersebut merupakan korban korban dari perang Korea, akhirnya memutuskan untuk mengadopsinya dan memberi nama Chul Soo. 

Awalnya Sun Yi mengira Chul Soo memiliki gangguan mental, karena Chul Soo senang ketika dijinakkan seperti ketika melatih seekor anak anjing. Chul Soo juga menunjukkan kesetiaannya pada Sun Yi, dan selalu ada untuk menjaga serta menolongnya. Saat itu ada pria yang menunjukkan ketertarikkannya dengan Sun Yi bernama Ji Tae. Melihat kedekatan Sun Yi dan Chul Soo, Ji Tae membuat sebuah masalah. Merasa terancam, Chul Soo mengeluarkan naluri binatangnya, dan yang akhirnya membuat ia diserang warga. Sun Yi terpaksa ikut lari bersama keluarganya, dan meninggalkan catatan kepada Chul Soo. Ia menyuruh Chul Soo untuk menunggunya di rumah, dan akan segera menyalamatkannya. 

Puluhan tahun berlalu, Sun Yi yang sudah menjadi nenek kembali menuju gudang rumah lamanya. Ia sangat kaget ketika menemukan Chul Soo di gudang, dengan rupa yang tidak menua sama sekali. Melihat Sun Yi datang, Chul Soo menyerahkan catatan yang ditinggalkan Sun Yi dulu. Sun Yi menyadari kalau Chul Soo telah menunggunya selama ini. Ia langsung mengambil buku cerita dan membacakannya untuk Chul Soo, sesuai janjinya dulu. 

Keesokkan paginya, Sun Yi tidak menemukan Chul Soo. Ia lalu menelepon agen penjual rumah dan membatalkan untuk menjual rumah tersebut. Sun Yi akhirnya pergi meninggalkan rumah bersama cucunya, dan Chul Soo menatap kepergian mereka dari jauh.

Beauties, dari ketiga judul di atas mana yang paling sedih saat ditonton menurut kalian? 

(ria/ria)

Our Sister Site

mommyasia.id