sign up SIGN UP

LIFE

5 Menu Makanan Double Carbo yang Harus Dihindari Pejuang Diet

Dian Aprilia | Sabtu, 20 Feb 2021 12:30 WIB
5 Menu Makanan Double Carbo yang Harus Dihindari Pejuang Diet
Double carbo/pexels.com
Jakarta -

Orang Indonesia biasanya menganut prinsip ‘belum makan kalau belum makan nasi’. Prinsip ini jadi salah satu penyebab yang membuat banyak orang terbiasa makan double carbo sekali waktu. Salah satu contohnya adalah makan mie instan dicampur dengan nasi putih.

Sebenarnya karbohidrat bukan berarti pantangan untuk orang yang sedang diet. Sebab karbohidrat juga dibutuhkan oleh setiap orang sebagai cadangan energi untuk beraktivitas. Namun konsumsi karbohidrat tetap harus dibatasi atau sesuai dengan kebutuhan saja, sebab jika berlebihan akan berubah jadi lemak dan membuat berat badan naik.

Berikut beautynesia.id telah merangkum 5 kebiasaan makan double carbo yang harus dihindari:

Burger dan French Fries

Burger and french fries
Burger and french fries/pexels.com

Siapa nih yang sering kongkow di restoran cepat saji? Pasti sering pesan dua menu double carbo ini kan? Burger dan french fries memang termasuk menu populer yang sering dipesan secara bersamaan. Bahkan ada beberapa menu paketan yang menggabungkan keduanya.

Sebagaimana kita tahu bahwa kentang adalah sumber karbohidrat, sementara burger juga memiliki kandungan karbohidrat yang tinggi. Keduanya juga memiliki kalori yang tinggi, burger bisa mencapai 260 Kkal ditambah dengan french fries medium sebanyak 380 Kkal.

Nasi dan Mie

Nasi dan mie
Nasi dan mie/instagram.com/duniakulinersurabaya

Nasi dan mie instan seringkali jadi kombinasi makanan yang sering dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia. Sebab saat makan mie satu porsi saja, perut lebih cepat lapar, sementara jika ditambah dengan nasi akan membuat lebih kenyang.

Padahal nasi dan mie instan ini membuat kita mengonsumsi karbohidrat dua kali lipat lebih banyak. Alhasil kita kekurangan asupan gizi lain seperti protein, vitamin, lemak, serat dan lainnya. Jika kita sering mengonsumsinya maka bisa meningkatkan potensi terkena diabetes.

Roti dan Selai Buah atau Cokelat

Roti dan selai
Roti dan selai/pixabay.com

Menurut Spesialis Gizi Klinis di RS Asih, Dokter Diana F. Suganda Sp. GK menyebut bahwa mengonsumsi roti sebaiknya tak diolesi dengan selai. Sebab keduanya sama-sama mengandung karbohidrat.

Konsumsi dengan cara tersebut juga bisa bikin asupan gizi yang masuk jadi tidak seimbang. Oleh sebab itu, sebaiknya kamu mengonsumsi roti dengan telur (protein) dan sayuran (serat dan vitamin) seperti tomat, timun dan selada.

Nasi Rames, Lauk Mie dan Kentang Balado

Nasi rames
Nasi rames/detik.com

Makanan dobel karbohidrat yang juga sering dikonsumsi masyarakat Indonesia adalah nasi rames dengan lauk mie dan juga kentang balado. Hayo ngaku, siapa yang masih sering pesan menu ini di warteg?

Memang enak dan mengenyangkan sih, tapi konsumsi menu tersebut juga bikin asupan gizi yang masuk lebih banyak karbohidrat. Padahal tubuh membutuhkan gizi lainnya seperti protein, vitamin, serat dan lainnya. Dibandingkan kentang dan mie, sebaiknya kamu pilih ayam, telor, atau ikan dengan sayur-sayuran untuk melengakapi nasi rames.

Nasi dan Gorengan

Saat lagi malas masak atau kantong kering, nasi dan gorengan jadi menu yang sering jadi pilihan menarik. Selain praktis, makan nasi dengan gorengan juga cukup enak dan bikin kita tambah porsi berkali-kali.

Padahal gorengan termasuk makanan dengan karbohidrat tinggi, sebab gorengan mengandung tepung terigu. Belum lagi dengan kandungan lemak jenuh yang tinggi sehingga bisa meningkatkan kolesterol jahat pada tubuh kita. Akibatnya jika dikonsumsi terus menerus dan dalam waktu jangka panjang, kamu bisa mengalami obesitas dan rentan kena serangan jantung.

Itulah lima menu makanan dobel karbohidrat yang harus kamu hindari agar asupan gizi tetap seimbang dan juga sehat. 

(arm2/arm2)

Our Sister Site

mommyasia.id