sign up SIGN UP

Iritasi hingga Infeksi, Ternyata Ini Deretan Risiko Jika Kamu Pakai Pantyliner Setiap Hari!

Friska NR | Senin, 13 Sep 2021 15:00 WIB
Iritasi hingga Infeksi, Ternyata Ini Deretan Risiko Jika Kamu Pakai Pantyliner Setiap Hari!
caption

Pantyliner tentu sudah tidak asing lagi bagi banyak perempuan. Memiliki bentuk seperti pembalut namun berukuran lebih mungil, produk ini berfungsi untuk menyerap cairan dan keringat dengan daya tampung yang lebih sedikit.

Pantyliner umumnya digunakan untuk menyerap cairan keputihan atau flek yang sering terjadi di luar jadwal menstruasi. Oleh karena itu, tidak sedikit perempuan yang menggunakan produk ini setiap hari untuk sekadar berjaga-jaga.

Padahal, kebiasaan memakai pantyliner setiap hari ternyata tidak disarankan lho, Beauties. Pasalnya, kebiasaan ini malah bisa memberikan sejumlah dampak buruk bagi kesehatan vagina.

Berikut di antaranya:

1. Iritasi

panty liner
Pantyliner bisa sebabkan iritasi/Foto: Freepik/maksymiv_yura

Menurut dr. Mayoni Gooneratne, penggunaan pantyliner berisiko menyebabkan iritasi pada vagina. Hal ini karena pantyliner yang dijual di pasaran umumnya mengandung bahan sintetis dan pewangi yang tidak ramah untuk vagina.

"Jika digunakan terlalu lama dan sering, kandungan pewangi pada pantyliner dapat mengakibatkan iritasi pada jaringan vulva dan vagina yang sensitif." ungkapnya dilansir dari laman Mirror.

2. Reaksi Alergi

panty liner
Pantyliner bisa sebabkan risiko alergi/Foto: Freepik/maksymiv_yura

Risiko lain yang dapat ditimbulkan adalah munculnya reaksi alergi. Seperti yang disebutkan sebelumnya, pantyliner umumnya mengandung tambahan bahan pewangi bahkan pemutih. Kedua bahan ini memang diketahui bisa menimbulkan reaksi alergi pada sebagian orang, sehingga menyebabkan vagina terasa gatal, panas hingga menimbulkan ruam kemerahan.

3. Infeksi Jamur

panty liner
Pantyliner bisa sebabkan risiko infeksi jamur/Foto: Freepik/maksymiv_yura

Saat menggunakan pantyliner, penting untuk memilih produk yang memiliki bahan breathable agar sirkulasi udara di area kewanitaan tetap berjalan baik. Jika tidak, vagina akan menjadi lebih lembap, sehingga menjadi tempat ideal bagi pertumbuhan jamur.

Bagaimana Aturan Pakai Pantyliner yang Tepat?

panty liner
Aturan pakai pantyliner/Foto: Freepik/marinka_boo

Pantyliner sebenarnya aman-aman saja digunakan asal mengikuti aturan yang tepat. Menurut dr. Jessica A. Shepherd, MD, pantyliner tidak disarankan untuk digunakan seharian penuh, melainkan harus diganti maksimal setiap 4 jam sekali. Kamu juga perlu membiarkan area kewanitaan 'bernapas' agar tidak menjadi tempat bertumbuhnya jamur.  

"Kunci untuk memakai pantyliner tanpa menyebabkan masalah pada vagina adalah dengan rutin menggantinya maksimal 4 jam sekali. Hindari juga menggunakan pantyliner setiap saat, agar vagina memiliki kesempatan untuk bernapas." jelasnya, melansir dari Share Care.

(fip/fip)

Our Sister Site

mommyasia.id