sign up SIGN UP

Mual hingga Diare, Kenali Tanda-tanda Tubuhmu Kelebihan Zat Besi!

Febriyani Rahmania | Kamis, 25 Nov 2021 11:30 WIB
Mual hingga Diare, Kenali Tanda-tanda Tubuhmu Kelebihan Zat Besi!
caption
Jakarta -

Zinc atau zat besi adalah salah satu mineral yang dibutuhkan oleh tubuh untuk memproduksi sel dan melawan infeksi. Lebih dari itu, dikutip dari Health Line, zat besi juga berfungsi sebagai penyembuhan luka, kesehatan reproduksi, dan pembentukan DNA. 

Zat besi bisa diperoleh dari makanan tertentu, seperti daging merah, unggas, biji-bijian, gandum, dan tiram atau oysters. Apabila tubuhmu kekurangan mineral ini, kemungkinan besar akan berdampak pada kesehatanmu secara menyeluruh.

Kerontokan pada rambut, menurunnya konsentrasi, dan berkurangnya indera perasa dan penciuman adalah sebagian ciri dari kekurangan zat besi. Kendati demikian, kelebihan zat besi juga nggak bagus, Beauties.

Ilustrasi sakit perut/Pexels.com/cottonbroIlustrasi kekurangan zat besi. (Foto: pexels.com/cottonbro)/ Foto: Dians Marfuah

Dikutip dari Health Line, otoritas kesehatan menetapkan angka 40 mg per hari untuk orang dewasa dalam mendapat asupan zat besi. Hingga saat ini, nggak ada laporan di mana seseorang mengalami keracunan akibat zinc berlebih.

Namun, keracunan zat besi bisa datang dari suplemen atau konsumsi produk rumah tangga yang mengandung zat besi secara tidak sengaja. Berikut adalah beberapa tanda seseorang mengalami gejala overdosis zat besi yang paling umum.

Mual dan Muntah

Diare dan sakit perut yang hebat disertai muntah merupakan gejala dari kanker usus besarIlustrasi mual dan muntah. (Foto: freepik.com) / Foto: Anisalestari

Salah satu gejala seseorang mengalami kelebihan zat besi adalah mual dan muntah. Hal ini dikonfirmasi oleh Office of Dietary Supplement, bahwa konsumsi zat besi berlebih bisa berbahaya, yang ditandai dengan mual dan muntah. 

Konsumsi zat besi dengan dosis 225 mg bisa menyebabkan mual dan muntah bersifat emetik, yang berarti kemungkinan muntah dan dapat terjadi dengan cepat. Kasus lainnya menunjukkan mual dan muntah terjadi lebih parah setelah 30 menit mengonsumsi zat besi dengan dosis 570 mg dalam satu waktu.

Jika kamu merasa telah mengonsumsi suplemen zat besi dalam dosis besar, segera cari bantuan medis.

Sakit Perut dan Diare

Mual dan muntah biasanya diikuti dengan sakit perut dan diare. Dalam satu ulasan dari 17 studi tentang suplemen zinc dan flu biasa, sekitar 40% peserta melaporkan sakit perut dan diare, di samping itu juga ada laporan efek berupa iritasi usus dan perdarahan gastrointestinal.

Gejala Flu

Flu atau influenzaIlustrasi flu. (Foto: Freepik.com/Marymarkevich) / Foto: Octavia Tunggal Dewi

Mengonsumsi zat besi dengan dosis dari yang ditentukan menyebabkan gejala seperti flu, seperti demam, kedinginan, batuk, sakit kepala, dan kelelahan. Namun, gejala ini nggak hanya terjadi pada kelebihan zat besi, tetapi juga kelebihan mineral lainnya, sehingga harus dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. 

Oleh karena itu, kalau kamu ingin mengonsumsi suplemen, pastikan untuk meminta pendapat kepada dokter atau penyedia layanana kesehatan.

Perubahan Selera

Ilustrasi makan sambil menontonIlustrasi makan. / Foto: pexels.com/KoolShoters

Seperti yang telah dikatakan di atas, zat besi berperan dalam pembentukan indra perasa. Kekurangan zat besi dapat menyebabkan kondisi yang disebut hypogeusia atau disfungsi dalam kemampuan untuk merasakan.

Sebaliknya, kelebihan kadar zat besi dari yang telah ditentukan dapat menyebabkan perubahan rasa, termasuk rasa tidak enak atau rasa logam di mulut. Biasanya, gejala ini dilaporkan dalam penelitian pada tablet hisap zat besi atau suplemen cair untuk mengobati flu biasa.

[Gambas:Youtube]

***

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk, gabung ke komunitas pembaca Beautynesia, B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI

(fer/fer)

Our Sister Site

mommyasia.id