sign up SIGN UP

LIFE

Puasa Malah Bikin Berat Badan Bertambah, Kok Bisa?

tjitradewi | Jumat, 16 Apr 2021 16:45 WIB
Puasa Malah Bikin Berat Badan Bertambah, Kok Bisa?
caption

Sebagian besar orang menjadikan puasa sebagai momen tepat untuk mempersehat diri. Puasa secara ilmiah mampu mendetoksifikasi tubuh. Selain itu, salat Tarawih juga membuat tubuh kita makin banyak bergerak.

Tak jarang, beberapa orang secara alami dapat menurunkan berat badannya saat menjalankan ibadah puasa Ramadan. Hal ini tak mengherankan, mengingat saat puasa jam makan kita menjadi terbatas sehingga meminimalisir kebiasaan ngemil. Jendela makan yang singkat juga membuat kita lebih dapat merasakan kenyang.

Ilustrasi beribadah saat Ramadan.
Ilustrasi beribadah saat Ramadan. (Freepik)

Namun, ada lho beberapa orang yang justru naik berat badannya saat Ramadan tiba. Jangan-jangan, kamu salah satunya! Nah, kok bisa ya? 

Meski saat puasa jam makan dan minum menjadi terbatas, beberapa orang melakukan 'balas dendam' saat berbuka puasa. Setelah dari Subuh hingga Maghrib menahan lapar dan dahaga, saat buka puasa biasanya dijadikan ajang melampiaskan keinginan. Belum lagi ditambah kebiasaan ngabuburit baik offline maupun online yang membuat lapar mata.

Bakwan jagung.
Bakwan jagung. (Instagram.com/yscooking)

Di beberapa daerah, menu wajib buka puasa adalah gorengan. Tak cukup satu, biasanya gorengan ini disandingkan dengan lontong dan juga bumbu kacang. Selain itu, anjuran salah kaprah untuk berbuka dengan yang manis sudah tertanam sejak lama di masyarakat kita. Berbagai macam sajian manis pun terhidang, mulai dari kolak, biji salak, hingga es buah yang super legit.

Setelah salat tarawih, biasanya baru dilakukan makan besar, yang terdiri dari karbohidrat, lauk pauk, dan juga sayur. Belum lagi ditambah ngemil di sela-sela waktu yang ada. Saat sahur, beberapa orang makan dengan porsi besar karena takut lemas dan lapar saat menjalankan puasa pada siang hari.

Ilustrasi lemas
Ilustrasi lemas. (Freepik)

Padahal jika dilihat dari kalorinya, satu buah gorengan rata-rata mengandung 80-150 kalori, belum ditambah bumbu kacang yang bisa mencapai 100 kalori sendiri. Jika kita makan 3 buah gorengan saat berbuka, kita sudah bisa konsumsi 400 kalori sendiri! Kalori ini sama dengan nasi satu centong ditambah ayam goreng lho!

Belum lagi jika kamu suka mengonsumsi takjil. Satu mangkok kolak bisa mengandung 300 kalori. Kalori yang sama juga terdapat dalam semangkok es buah. Jika digabungkan dengan kalori dari gorengan, menu berbuka puasa kamu sudah bisa mencapai 700 kalori sendiri, hampir sama dengan sebungkus nasi padang dengan porsi sedang. Terlihat ringan tapi ternyata tinggi kalori ya!

Anggap saja porsi makan sehabis tarawih sekitar 700 kalori, ditambah kalori sahur dengan jumlah yang sama, belum lagi cemilan di antara makan tersebut. Dalam sehari kamu bisa mengonsumsi lebih dari 2.500 kalori, padahal kebutuhan kalori pada orang dewasa berkisar di angka 2.000 kalori. Kelebihan kalori ini lah yang membuat berat badan justru naik saat puasa.

[Gambas:Instagram]

Buah-buahan sangat baik dikonsumsi saat berbuka puasa.
Buah-buahan sangat baik dikonsumsi saat berbuka puasa. (Freepik)

Sebenarnya boleh saja mengonsumsi gorengan atau makanan dan minuman manis, namun sebaiknya batasi jumlahnya dan jangan terlalu sering. Rasa ingin mengonsumsi yang makanan manis bisa dialihkan dengan makan buah dan juga kurma yang memiliki nilai gizi lebih tinggi, tentunya jangan konsumsi secara berlebihan. Terlebih, jika kamu berencana melakukan diet menurunkan berat badan selama puasa ramadan.

(kik/kik)

Our Sister Site

mommyasia.id