sign up SIGN UP

Stop Remehkan Kesehatan Mental, Ini 5 Mitos Depresi yang Perlu Diluruskan dari Sekarang!

Aqida Widya | Senin, 13 Sep 2021 21:00 WIB
Stop Remehkan Kesehatan Mental, Ini 5 Mitos Depresi yang Perlu Diluruskan dari Sekarang!
Jangan sampai kamu salah paham dengan depresi yang dialami orang-orang di sekitarmu. (Foto: unsplash.com/Angel Lopez)
Jakarta -

Gangguan kesehatan mental seperti depresi mungkin pernah kamu dengar. Namun, apa, sih, sebenarnya depresi itu? Dikutip dari Detik Health, depresi adalah gangguan mental yang memiliki efek sangat kuat dan sangat mempengaruhi kehidupan seseorang. 

Nah, kalau dilihat secara fisik, penderita depresi biasanya menunjukkan gejala, seperti  berat badan yang turun drastis karena nggak nafsu makan atau sebaliknya. Kemudian penderita depresi juga terlihat lemah, lesu, dan mengalami gangguan tidur.

Penyebab depresi bisa bermacam-macam. Mulai dari masalah biologis, gangguan kimia pada otak, hingga faktor genetik. Sayangnya, masih banyak orang yang nggak mempercayai depresi dan justru menyebarkan mitos-mitos tentang gangguan mental ini. Berikut mitos dan fakta seputar depresi.

1. Depresi Itu Nggak Nyata

Mitos dan Fakta seputaran depresi
Depresi/Foto: unsplash.com/Alexandre Chambon

Banyak orang yang percaya kalau depresi hanyalah kesedihan atau kelemahan dari diri seseorang. Faktanya depresi adalah sebuah gangguan kesehatan mental yang kompleks. Sama seperti penyakit fisik lainnya yang punya asal usul penyebab dan apa saja obat-obatannya, depresi pun begitu.

Jadi, depresi itu nggak nyata itu mitos ya, Beauties.

2. Depresi Muncul Karena Kurang Motivasi

Depresi bisa disebabkan oleh masalah biologis dan faktor genetik
Penyebab Depresi/Foto: unsplash.com/Ethan Sykes

Faktanya motivasi saja nggak cukup untuk menyembuhkan depresi. Seseorang yang mengidap gangguan ini harus mendapatkan bantuan dari psikolog maupun psikiater. Psikoterapi dan obat-obatan biasanya menjadi salah satu cara mengatasi depresi. Namun, pengobatan setiap penderita depresi bisa berbeda-beda tergantung seberapa parah gejala depresinya. 

3. Depresi Hanya Diderita Perempuan

Penyebab depresi pada pria dan wanita bisa berbeda
Cara mengatasi depresi/Foto: unsplash.com/Nik Shuliahin

Depresi memang lebih banyak dialami perempuan, tapi bukan berarti pria nggak bisa terkena depresi. Menurut National Institute of Mental Health, baik pria maupun perempuan bisa menderita depresi pada usia berapapun. Hanya saja pria jarang menunjukkan gejala depresi dan cenderung menutupinya. Adapun gejala depresi pada pria biasanya ditandai dengan mudah marah, tersinggung, serta agresif.

Nggak hanya itu, penyebab depresi pada pria dan perempuan juga bisa berbeda. Pada pria, depresi bisa disebabkan oleh penggunaan obat-obatan terlarang, pernah mengalami kekerasan seksual saat kecil, dan gagal mencapai target.  

4. Depresi Bersifat Sementara dan Bisa Hilang Sendiri

mitos depresi hanya diderita wanita
Mitos seputaran depresi/Foto: unsplash.com/Chalis007

Melansir dari Health Hub, faktanya depresi nggak bisa hilang dengan sendirinya. Depresi adalah kondisi medis yang membutuhkan perawatan serta dukungan dari orang-orang sekitar. Bahkan, gejala depresi akan semakin memburuk kalau nggak ditangani. Oleh karena itu, penting untuk mencari bantuan sejak dini untuk mencegah gejala depresi semakin parah.

5. Penderita Depresi Kerjaannya Nangis Terus

penderita depresi harus segera mendapat bantuan dari profesional
Fakta tentang depresi/Foto: unsplash.com/Kyle Broad

Faktanya nggak selalu. Beberapa orang yang menderita depresi bahkan sudah nggak bisa menangis lagi meskipun berada dalam kondisi yang sangat sedih karena hati mereka terasa kosong atau sudah mati rasa.

Nah, Beauties, itulah beberapa mitos dan fakta seputar depresi yang harus kamu ketahui. Apabila dalam kehidupan sehari-hari kamu masih menemukan mitos-mitos di atas, nggak ada salahnya kamu bantu untuk meluruskannya supaya nggak ada lagi mispersepsi tentang depresi ini.

(fer/fer)

Our Sister Site

mommyasia.id