sign up SIGN UP

LIFE

Sudah Mengalami Gejala PMS Tapi Menstruasi Belum Datang? Mungkin Ini Penyebabnya

Ade Irma Suryani | Selasa, 30 Jun 2020 19:00 WIB
Sudah Mengalami Gejala PMS Tapi Menstruasi Belum Datang? Mungkin Ini Penyebabnya
caption
Jakarta -

Sebelum memasuki menstruasi, umumnya kebanyakan dari wanita akan mengalami beberapa gejala PMS seperti nyeri, perut kembung, muncul jerawat, pegal-pegal, mood swing dan sebagainya.

Namun, pernahkah kamu berada dalam kondisi dimana sudah mengalami gejala PMS selama satu atau dua minggu, akan tetapi menstruasi belum juga datang? Hmm, kira-kira apa penyebabnya? Simak informasinya berikut ini.

 

1. Stres

Menstruasi yang tak kunjung datang bisa disebabkan oleh stres.
Stres/Freepik.com

Tak dapat dipungkiri, stres memang kerap membawa dampak buruk bagi tubuh, salah satunya juga berdampak pada siklus menstruasi menjadi tidak teratur. Jadi meskipun kamu sudah mengalami gejala PMS sekalipun, menstruasi bisa saja terlambat datang jika kamu sedang mengalami stres berat yang begitu mengganggu pikiran. Hal ini dapat terjadi lantaran di saat stres, bagian otak yang mengatur siklus menstruasi akan menjadi terganggu dan mengakibatkan tidak lancarnya siklus menstruasi. 

Oleh karena itu, cobalah untuk mengurangi tingkat stres dengan melakukan hal-hal yang dapat menyenangkan hati dan pikiranmu, seperti berolahraga atau melakukan kegiatan yang sesuai hobimu.

 

2. Perubahan Berat Badan yang Drastis

Perubahan berat badan yang drastis seperti berat badan yang terlalu naik maupun turun dapat mengakibatkan terganggunya siklus menstruasi.
Perubahan Berat Badan yang Drastis/Freepik.com

Perubahan berat badan seperti kenaikan dan penurunan secara drastis ternyata juga dapat membuat siklus menstruasi menjadi terganggu. Hal ini sendiri dapat terjadi karena gangguan seperti bulimia, anoreksia atau bahkan kanker.

Di saat seorang wanita terlalu gemuk, maka hal ini dapat memicu meningkatnya kadar hormon estrogen yang bisa menghentikan ovarium dalam melepaskan sel telur. Hal ini dapat membuat wanita yang terlalu gemuk mengalami siklus menstruasi yang jarang. Sedangkan bagi wanita yang terlalu kurus, tubuhnya akan kurang dalam menghasilkan hormon estrogen, sehingga mengakibatkan tubuh tidak cukup membentuk lapisan darah di dalam dinding rahim. Tentunya hal ini dapat membuat tubuh seorang wanita tidak mengalami menstruasi.

3. Sindrom Polikistik Ovarium (PCOS)

PCOS dapat menyebabkan gangguan menstruasi.
Mengalami Gejala PCOS/Freepik.com

Sindrom Polikistik Ovarium atau polycistic ovarian syndrome (PCOS) merupakan suatu gangguan hormon yang ditandai dengan beberapa gejala seperti banyak kista kecil pada ovarium, kadar hormon androgen lebih tinggi yang menyebabkan tumbuhnya bulu-bulu halus di wajah dan dada, serta menstruasi yang tidak muncul atau tidak teratur. Di samping itu, wanita yang mengalami PCOS ini bisa menyebabkan dirinya tidak subur, hipertensi dan diabetes.

 

4. Mengonsumsi Obat-obat Tertentu

Mengonsumsi obat-obatan tertentu juga dapat mengganggu siklus menstruasi.
Mengonsumsi Obat-obat Tertentu/Freepik.com

Selain beberapa penyebab di atas, mengonsumsi obat-obatan tertentu secara rutin juga akan mempengaruhi stabilitas hormon yang dapat menyebabkan gangguan pada siklus menstruasi. Beberapa obat tersebut adalah seperti obat tiroid, obat anti-depresan, obat epilepsi, ibuprofen dan sebagainya. 

Nah, jika siklus menstruasimu menjadi terganggu karena harus mengonsumsi obat-obatan rutin tersebut, maka jangan langsung menghentikannya. Lebih baik konsultasikan dulu dengan dokter terlebih dahulu, agar kamu dapat penangganan yang tepat. 

 

(arm2/arm2)

Our Sister Site

mommyasia.id