sign up SIGN UP

LIFE

Tips Isolasi Mandiri dari Dr. Reisa Saat PPKM Darurat, Harus Bagaimana?

Cynthia Claudia | Senin, 19 Jul 2021 10:30 WIB
Tips Isolasi Mandiri dari Dr. Reisa Saat PPKM Darurat, Harus Bagaimana?
caption

Juru Bicara Pemerintah untuk COVID-19 yang juga merupakan Duta Adaptasi Kebiasaan Baru, Dr. Reisa Broto Asmoro membagikan tips kepada masyarakat tanah air setelah tes COVID-19 yang dinyatakan positif tapi tidak merasakan gejala serius. Mereka yang hanya menderita gejala ringan tidak membutuhkan bantuan medis atau bahkan jika tanpa gejala sama sekali bisa hanya melakukan isolasi mandiri di rumah.

Ketika melakukan isolasi mandiri, masyarakat diminta segera melaporkan diri ke Ketua RT atau RW, jika bisa satgas setempat juga lebih baik. Mereka merupakan pihak yang bertanggung jawab untuk melaporkan ke puskesmas terdekat. Lalu pihak puskesmas akan berkomunikasi dengan dokter dari pelayanan jasa kesehatan daring atau telemedicine yang akan memberi saran selama isoman.

Multivitamin
Multivitamin/ Foto: Pexels/Polina Tankilevitch

Saran-sarannya berupa rekomendasi obat atau multivitamin yang perlu dikonsumsi serta perubahan gaya hidup. Seperti yang kita ketahui sekarang, obat-obatan bagi yang melakukan isoman di rumah akan dibagikan secara gratis dari pihak telemedicine. Sudah ada 11 telemedicine yang siap memberikan konsultasi serta obat-obatan dan multivitamin gratis karena telah bekerja sama dengan Kemenkes.

Memilih Lokasi Isolasi Mandiri yang Terpisah

Isoman
Isoman/ Foto: Pexels/Cottonbro

Mengingat di saat kita satu rumah dengan keluarga, pastikan untuk memilih lokasi isolasi mandiri yang terpisah dengan keluarga. Hindari kontak secara langsung dengan mereka. Lalu, sering membersihkan ruangan isoman dan membuka jendela untuk pertukaran udara yang lebih baik.

Ingat untuk tidak berbagi alat makan dan alat mandi karena mampu menularkan virus secara cepat. Perlengkapan ibadah juga sebaiknya tidak dibagi. Ia juga menekankan bahwa masyarakat harus sering minum air putih agar tidak dehidrasi dan hanya mengonsumsi makanan bergizi untuk menjaga daya tahan tubuh setiap hari.

Menyiapkan Oximeter

Isoman dengan oximeter
Isoman dengan oximeter/ Foto: Pexels/Stanley Ng

Cara isolasi mandiri di rumah selanjutnya adalah dengan menyiapkan oximieter untuk mencatat saturasi oksigen di dalam tubuh dan tidak lupa juga untuk periksa suhu badan secara rutin dengan termometer. Kalau badan sudah lebih fit, sebaiknya lakukan olahraga ringan dan biasakan juga untuk berjemur minimal 30 menit di bawah sinar matahari saat pagi hari.

Dokter dari pihak telemedicine akan selalu mengawasi selama masa isoman jadi pastikan HPmu selalu siap sedia. Jika memang timbul gejala berat, segera jadwalkan konsultasi online dengan dokter dan mereka bisa membantu untuk merujuk ke RS terdekat.

Secara keseluruhan, Dr. Reisa menekankan bahwa isoman memang dilakukan sendirian. Tetapi dukungan dari keluarga, teman dekat, dan dokter dari telemedicine pastinya akan membantu dalam proses penyembuhan. Manfaatkan waktu isoman untuk tetap berpikir positif, semangat, dan tekun menjalankan rutinitas ya, Beauties!

(arm2/arm2)

Our Sister Site

mommyasia.id