sign up SIGN UP

LIFE

Tren Bersepeda di Tengah Pandemi, Ternyata Punya 4 Manfaat Ini

Jovita | Jumat, 17 Jul 2020 09:00 WIB
Tren Bersepeda di Tengah Pandemi, Ternyata Punya 4 Manfaat Ini
caption

Ada banyak olahraga yang bisa dilakukan di tengah pandemi, salah satunya bersepeda. Terlalu sering berdiam di dalam rumah menjadikan olahraga luar ruang seperti bersepeda semakin diminati. Tren bersepeda sudah mulai dirasakan beberapa minggu pasca pemberlakuan kebijakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Jakarta.

Olahraga sepeda juga menjadi pilihan menarik karena bermanfaat bagi kesehatan serta dapat dilakukan dengan tetap memerhatikan protokol pencegahan penyebaran virus corona. Tapi jangan hanya ikut-ikutan tren, kamu juga perlu tahu manfaat bersepeda di tengah pandemi. Adapun manfaatnya adalah sebagai berikut.

1. Menjaga kesehatan mental

Bersepeda Menjaga Kesehatan Mental/ Foto: pixabay.com
Bersepeda Menjaga Kesehatan Mental/ Foto: pixabay.com

Tidak dapat dipungkiri, pandemi COVID-19 terpaksa membuat masyarakat lebih banyak menghabiskan waktu di dalam rumah. Kondisi ini kemudian menjadi salah satu faktor pemicu stres, depresi, dan gangguan kesehatan mental lainnya. 


Salah manfaat bersepeda di tengah pandemi adalah untuk mengurangi dan meminimalisir gangguan-gangguan psikis tersebut. Bersepeda memiliki efek sama seperti rekreasi, yang meningkatkan produksi dopamin untuk memicu rasa bahagia. Hormon dopamin inilah yang kemudian membantu dalam mengusir rasa stres maupun tekanan yang sedang dialami. Dengan rutin bersepeda, kamu sudah melakukan aksi nyata untuk menjaga kesehatan mental.

2. Menguatkan jantung

Bersepeda Menguatkan Jantung/Foto: pixabay.com
Bersepeda Menguatkan Jantung/ Foto: pixabay.com

Jauh sebelum tren bersepeda meroket, jenis olahraga satu ini sudah digemari oleh sebagian masyarakat. Hal ini dikarenakan manfaatnya yang dapat menguatkan jantung. Bersepeda mampu memperkuat otot jantung, menurunkan denyut nadi istirahat dan mengurangi kadar lemak darah.

Penelitian juga menunjukkan bahwa orang yang rutin bersepeda ke tempat kerja, terpapar polusi dua hingga tiga kali lebih sedikit daripada yang menggunakan mobil. Hal ini membuat fungsi paru-paru orang bersepeda jadi meningkat. Riset dari Denmark yang meneliti 30.000 orang berusia 20 hingga 93 tahun juga membuktikan bersepeda secara teratur melindungi kita dari penyakit jantung.

3. Mengontrol berat badan

Bersepeda Mengontrol Berat Badan/ Foto: Pixabay.com
Bersepeda Mengontrol Berat Badan/ Foto: Pixabay.com

Manfaat bersepeda di tengah pandemi yang selanjutnya adalah membantu mengontrol berat badan. Tidak hanya stres, pandemi saat ini juga memicu pola makan jadi berantakan. Ada yang jadi lebih jarang makan, tapi ada juga yang makan berlebihan hingga berat badan jadi tidak terkontrol.

Dengan adanya tren bersepeda, kamu cenderung lebih semangat untuk mengikuti olahraga yang sedang hits ini. Bersepeda merupakan salah satu cara yang baik untuk mengontrol atau mengurangi berat badan karena dapat meningkatkan tingkat metabolisme, membangun otot, dan membakar lemak tubuh.

Penelitian menunjukkan bersepeda selama satu jam membantu membakar 300 kalori. Riset dari Inggris juga membuktikan, bersepeda selama setengah jam setiap hari membantu membakar lima kilogram lemak dalam setahun.

4. Mengatasi insomnia

Bersepeda Mengatasi Insomia/ Foto: pixabay.com
Bersepeda Mengatasi Insomia/ Foto: pixabay.com

Terakhir, jika pandemi COVID-19 membuat Beautynesian mengalami insomnia, olahraga sepeda akan jadi pilihan yang tepat untuk mengatasinya. Olahraga sepeda dipercaya dapat mengatasi gangguan yang tidur, seperti insomnia. Cobalah bersepeda selama 20-30 menit setiap hari. Dengan begitu waktu tidurmu akan lebih teratur. Bersepeda di pagi hari, ketika matahari belum terlalu terik, dapat membantu jam biologis kembali normal dan menyingkirkan hormon kortisol yang dapat menyebabkan insomnia.

(hld/hld)

Our Sister Site

mommyasia.id